Saturday, 9 May 2015

Safari Jum’at Ketua MUI Sampaikan Keutamaan Isra Mir’aj Nabi Muhammad.SAW


Dalam khutbah Jum’atnya Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Tapin, Drs.H.M.Hamdani di Masjid Al Azhar Desa Hiyung Kecamatan Tapin Tengah. “Mari kita panjatkan syukur kepada Allah.SWT yang senantiasa melimpahkan taufik dan hidayahNya kepada kita semua hingga dapat menunaikan ibadah sholat fardhu jum’at dan selalu meningkatkan takwa kita terhadap Allah.SWT. Tak lupa shalawat dan salam tetap tercurah terhadap junjungan baginda Nabi Muhammad.SAW beserta seluruh keluarga dan para sahabat serta pengikut beliau hingga akhir zaman, “tutur Beliau diawal khutbahnya.
Saat ini kita masih dalam suasana peringatan Isra dan Mir’aj. Peristiwa ini merupakan hallikwal Illahiah bagi Nabi Muhammad.SAW dalam bentuk tanda-tanda kebesaran, kekuasaan, dan kesempurnaan Allah.SWT. Pada perjalanan ini Nabi Muhammad.SAW selaku seorang Hamba Allah kala itu yang diberikan kehormatan oleh Allah.SWT sesuai firman Allah.SWT ayat Al Isra ayat 1.
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil haram ke Al Masjidil aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. [QS Al-Isra’ : 1]
Disini Nabi kita Muhammad.SAW seorang hamba Allah yang taat dan setia serta patuh kepada Allah mendapatkan pangkat dari Allah.SWT sebagai seorang Rasul dan Nabi terakhir. “Tidak mudah mendapatkan pangkat sebagai Rasul dan Nabi bagi insan manusia di dunia. Karena seorang Rasul dan Nabi merupakan manusia pilihan yang sudah ditetapkan oleh Allah.SWT untuk memangku jabatan dan amanah yang langsung dari Allah.SWT. Dan Beliaulah Baginda Nabi Muhammad.SAW adalah Nabi dan Rasul terakhir, “katanya.
Dalam perjalanan Isra Miraj Nabi Muhammad.SAW dalam satu malam merupakan peristiwa sejarah umat Islam. Mir’aj Nabi Muhammad SAW dari satu masjid ke masjid lainnya. Pada malam itu Nabi Mir’aj dengan waktu singkat dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Palestina yang dilanjutkan bertemu dengan Allah.SWT untuk menerima wahyu dari Allah.SWT berupa kewajiban ibadah sholat lima waktu dalam sehari semalam. Bagi umat Islam wajib mempercayai dan yakinkan perjalanan itu. “Disinilah kadar keimanan kita diuji oleh Allah.SWT untuk dapat meyakini peristiwa Isra Mir’aj Nabi Muhammad.SAW, “katanya.

Raja Istigfar Di Bulan Rajab dari Nabi Muhammad.SAW.

Alhamdulillah kembali menangis lagi seraya zikir dan shalawat terhadap Nabi Muhammad.SAW di bulan Rajab ini. Satu diantara bulan yang dimuliakan Allah.SWT didalamnya dimana pada bulan ini terjadi peristiwa penting atas baginda Nabi Muhammad.SAW. Yaa Allah tetapkan terus diri kami dalam curahan asuhan kasih dan sayangmu. Semoga kami dapatkan ‘Saat’ dalam sholat Jum’at ini. Yaa Allah engkaulah maksud kami dan maghfirah serta ridhoMu tujuan kami. Illahi Anta Maksudi Wa Ridhoka Matlubi Atini Mahabahtaka Wa Marifataka.
Rasulullah SAW, bersabda kepada Sayidina Ali bin Abi Thalib: “Wahai Ali, tulislah Raja Istigfar ini. Karena siapa yang membacanya, atau menyimpan tulisannya di dalam rumah atau pada harta bendanya, atau tulisan itu dibawa ke mana saja ia pergi, maka Allah memberi kepadanya pahala 80.000 nabi, 80.000 shiddiqin, 80.000 malaikat, 80.000 orang mati syahid, 80.000 orang yang beribadah haji, dan pahala membangun 80.000 masjid”.
Dan barangsiapa yang membacanya sebanyak 4 kali, atau 2 kali sepanjang hidupnya, maka diampuni dosanya oleh Allah Ta’ala, walaupun ia ditetapkan akan masuk neraka. (Al Hadist). Oleh karena itu, sebaiknya istigfar ini dibaca/rutin setiap malam atau siang, agar memperoleh pahala sebesar itu.
Rasulullah SAW. Juga bersabda : “Barang – siapa yang membaca Istigfar Rajab ini, maka aka dibangunkan 80 negeri di surga, setiap negeri mempunyai 80 mahligai, setiap mahligai mempunyai 80 rumah, setiap rumah mempunyai 80 kamar, setiap kamar ada 80 bantal, dan setiap bantal 80 bidadari.
Inilah bacaan Istigfarnya :

Bismillahirahmanirahim
Astaghfirullaahal’adhiim 3x Alladzi laailaaha illaa huwal chayyul qayyumu wa atuubu ilaihi min(g) jami’il ma’aashiy wadz dzunuubi wa atuubu ilaihi min(g) jamii’i maa karihallaahu qaulaw wafi’law was’am’aw wabashraw wachaashiraa. Allaahumma innii astaghfiruka limaa qaddamtu wamaa akhkhartu wamaa asraftu wamaa asrartu wamaa a’lan(g)tu wamaa an(g)ta a’lamu bihii minnii an(g)tal muqaddimu wa an(g)tal mu’akhkhiru wa an(g)ta ‘alaa kulli syai’in(g) qadiir(un). Allaahumma innii astaghfiruka min(g) kulli dzambin(g) tubtu ilaika minhu tsumma ‘uttu fiihi wa astaghfiruka bimaa arattu bihii wajhakal kariima fakhaalattuhu bimaa laisa laka bihii ridlaw wa astaghfiruka bimaa wa’adtuka bihii nafsii tsumma akhlaftuka wa astaghfiruka bimaa da’aa li ilaihill hawaa min(g) qablir-rukhashi mimmasytabaha ‘alayya wa huwa ‘in(g)daka machdhuuruw wa astaghfiruka minanni’amillatii an’amta bihaa ‘alayya fasharaftuhaa wa taqawwaitu bihaa ‘alalma’aashii wa astaghfiruka manadz dzunuubilllatii laa yaghfiruhaa ghairuka walaa yaththali’u ‘alaihaa ahadun(h) siwaaka wa laa yasa’uhaa illaa rahmatuka wachilmuka walaa yun(g)jii minhaa illaa ‘afwuka wa astaghfiruka min(g) kulli yamiinin chalaftu bihaa fachantstu fiihaa wa anaa in(g)daka ma`khuudum bihaa wa astaghfiruka yaa laailaaha illaa an(g)ta subchaanaka  innii kun(g)tu minadh dhaalimiin(a). Wa astaghfiruka yaa laailaaha illaa an(g)ta ‘aalimul-gaibi wasy syahaadati min(g) kulli sayyi`atin ‘amiltuhaa fii bayaadlin nahaari wasawaadil laili fiimalaaiw wakhalaa’iw wa sirriw wa ‘alaaniyatiw wa an(g)ta ilayya naadhirun idzartakabtuhaa taraa maa ataytuhu minal ‘ishyaani bihi ‘amdan aw khatha`an aw nisyaanay yaa chaliimu yaa kariimu wa astaghfiruk yaa laa~ilaaha illaa an(g)ta subchaanaka innii kun(g)tu minadh dhoolimiin.  Rabbighfirlii warchamni watub ‘alayya wa an(g)ta khoirur raachimiina wa astaghfiruka min(g) kulli fariidlotiw wajabat ‘alayya fii aanaa`il laili wa athraafin nahaari fataraktuhaa ‘amadan aukhotho`an awnis-yaanan awtahaa wunaw wa anaa mas`uulum bihaa wa min(g) kulli sunnatim min(g)sunani sayyidil mursaliina wa khootamin nabiyyiina muchammadin(g) shollolloohu ‘alayhi wa sallama fataraktuhaa ghaflatan aw sahwan aw jahlan awtahaawunan(g) qallat awkatsurat wa anaa ‘aa`idum bihaa wa astaghfiruka yaa laailaaha illa an(g)ta wachdaka laa syariika laka subchaanaka rabbil’aalamiin(a). lakal mulku wa lakalchamdu wa lakasy syukru wa an(g)ta chasbunaa wani’mal wakiilu ni’mal mawlaa wa ni’man nashiiru wa laa chawlawalaaquwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adhiimi wa shollolloohu ‘alaa sayyidinaa muchammadiw wa aalihii wa shochbihii wa sallama tasliiman(g) katsiiraw walchamdulillaahirabbil’aalamiin(a).

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan kecuali Dia, Yang Hidup tegak. Aku bertaubat kepada-Nya dari segala perbuatan maksiat dan dosa. Aku bertaubat kepada-Nya dari segala ucapan, perilaku, pendengaran dan perasaan yang Engkau benci.
Ya Allah, sesungguhnya aku mohon ampun kepada-Mu dari segala dosa yang telah lalu dan yang kemudian, yang melewati batas, yang aku sembunyikan dan yang terang-terangan serta dosa yang Engkau lebih mengetahuinya dari pada saya. Engkau yang Qadim dan yang Akhir, dan Engkau atas segala sesuatu berkuasa.
Ya Allah, sesungguhnya aku mohon ampun kepada-Mu dari setiap dosa, aku bertaubat kepada-Mu dari dosa yang kemudian diulanginya. Aku mohon ampun kepada-Mu atas amal yang tujuannya untuk-Mu telah dicampuri hal-hal yang tidak Engkau ridhai. Aku mohon ampun kepada-Mu atas khianatku terhadap janji-Mu padaku, dan aku mohon ampun kepada-Mu atas pelanggaran terhadap sesuatu yang terlarang, aku mohon ampun kepada-Mu dari segala nikmat pemberian-Mu kepadaku yang aku menyalahgunakannya pada perbuatan durhaka, dan aku mohon ampun kepada-Mu atas segala dosa yang tiada pengampunannya kecuali Engkau, dan tidak menampakkannya  kepada seseorang pun selain kepada-Mu, dan tidak melapangkannya kecuali rahmat dan santunan-Mu dan tidak dapat selamat darinya kecuali atas ampunan-Mu, aku mohon ampun kepada-Mu dari setiap sumpah yang aku langgar, dan aku mohon ampun kepada-Mu wahai Dzat yang tiada Tuhan kecuali Engkau. Maha Suci Engkau, bahwasanya aku menganiaya diri. Aku mohon ampun kepada-Mu wahai Dzat yang tiada Tuhan kecuali Engkau yang mengetahui barang yang ghaib dan nyata, dari setiap kejahatan yang aku lakukan di siang hari ataupun di malam hari, tersembunyi atau terang-terangan, Engkau senantiasa melihat aku, setiap aku melakukan maksiat pasti Engkau melihatnya baik perilaku yang aku sengaja, salah ataupun lupa wahai Dzat yang Penyantun lagi Pemurah. Dan aku mohon ampun kepada-Mu yang tiada Tuhan kecuali Engkau, Maha Suci Engkau bahwasanya aku menganiaya diri. Ya Allah Tuhanku ampunilah aku dan kasihanilah serta terimalah taubatku, Engkau sebaik-baiknya mengasihi. Aku mohon ampun kepada-Mu atas pelanggaranku meninggalkan ibadah fardhu yang diwajibkan kepadaku dalam sehari semalam, baik yang aku sengaja atau yang tidak, yang lupa atau yang aku abaikan, dan aku diturut karenanya dan dari setiap perjalanan (sunah) Nabi Muhammad.SAW, yang aku tinggalkan karena lupa dan khilaf, dungu atau menggampangkannya, sedikit atau banyak dan aku mengulanginya. Aku mohon ampun kepada-Mu wahai Dzat yang tiada Tuhan kecuali Engkau. Yang Esa, tiada sekutu bagi-Mu. Maha Suci Engkau Penguasa alam semesta, kepunyaan-Mulah kerajaan, dan bagi-Mulah segala puji dan syukur. Engkau yang mencukupi aku, Engkau adalah sebaik-baik Pelindung dan Penolong, tiada kekuatan dan kemampuan melakukan ibadah kepada-Mu, serta menjauhi larangan-Mu kecuali dengan pertolongan dari-Mu Yang Luhur dan Agung.

Semoga Allah memberikan Shalawat dan salam sebanyak-banyaknya kepada Nabi Muhammad.SAW, keluarga dan sahabat-sahabat beliau. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

Monday, 27 April 2015

Masjid Raya Nurul Falah Rantau Ramai Disinggahi Jamaah Haulan Abah Guru

RANTAU, ~ Subhanallah Wa Alhamdulillah Allahu Akbar sebanyak inikah umat Mu Yaa Allah dibawah guyuran hujan tanda rahmat kasih sayang Allah liputi wilayah abah guru sekumpul. KH.Zaini Abdul Ghani, selama tiga pekan terakhir di bulan Rajab dalam acara haulan Beliau berkahi wilayah Kalimantan. Acara haulan terbagi tiga golongan. Pertama, haulan Abah Guru Sekumpul pada Malam Sabtu (24/4/2015) golongan Khawasul Khawas terdiri dari para Habib, Habaib, Ulama, Arifin Billah, Alim Billah. Kedua, haulan Abah Guru Sekumpul pada Malam Minggu (25/4/2015) golongan Khawas kalangan santri Pondok Pesantren. Ketiga, haulan Abah Guru Sekumpul pada Malam Senin (26/4/2015) para jamaah umat muslim didaerah.

Masjid Raya Nurul Falah Rantau Kabupaten Tapin semarak ramai disinggahi umat jamaah haulan Guru Sekumpul dari Banua Enam yang singgah istirahat maupun ibadah sholat di Masjid ini, baik saat ingin berangkat sebelum acara haulan maupun kembali dari acara haulan.    

Alhamdulillah hallikhwal keanggunan terkemas dalam rindu kami terbalas akan kembali merasakan aktifitas seperti dulu lagi kendati setahun sekali pada saat Haulan Abah Guru Sekumpul yang kita cinta kasih dan sayang karena Allah.SWT. “Jika dulu setiap minggunya kita menghadiri Majelis Pengajian Beliau, dan singgah sholat sekaligus istirahat sejenak di Masjid ini sebelum melanjutkan perjalanan kembali pulang ke banua kami, “kata H.Yasri, Senin (27/4) kemarin dan bersedia untuk diabadikan fotonya bersama teman-temannya yang sama-sama telah dari menghadiri acara Haulan Abah Guru Sekumpul di Martapura Kalsel.

      Sungguh pembangunan masjid ini sangat bermanfaat sekali yang tentunya mengandung nilai ibadah di sisi Allah.SWT kelak. Lihat saja banyak sekali mereka yang tengah berpergian baik dari arah Banjarmasin maupun Banua Enam singgah untuk istirahat sejenak sekaligus beribadah sholat di Masjid ini. Masjid Raya Nurul Falah Rantau dengan halaman yang luas dan bisa istirahat sejenak baik itu dengan duduk di lantai semen tabuhan Masjid, maupun berebah istirahat pejamkan mata sejenak di lantai luar masjid ini.

      Yaa Allah shalawat dan salam semoga selalu tercurah terhadap baginda Nabi muhammad.SAW beserta seluruh keluarga beliau hingga akhir nanti. Tinggikanlah derajat beliau abah guru sekumpul dan kabulkanlah harapan beliau terhadap anak, keluarga, sahabat, murid, dan umat muslim yang ingat selalu padanya. Berilah kami petunjuk dan hidayahMu untuk dapat taat dan taqwa terhadapMu dengan curahan cinta kasih dan sayang Nabi Muhammad.SAW karena Allah.SWT. Syukur Alhamdulillah mampukan kami menjaga wasiat beliau hingga nanti. Yaa Allah berkahilah mereka yang telah membangun masjid ini dan diterima amalnya disisiMu kelak. Amin. 

Friday, 24 April 2015

Bulan Rajab Isra Mir'aj Nabi Muhammad.SAW

      Tak terasa saat ini kita sudah berada di bulan Rajab. Pada bulan inilah seluruh umat muslim memperingati Isra’ Mir’aj. Bulan Rajab merupakan satu diantara empat bulan yang mulia dan memiliki keistimewaan dari Allah.SWT. Pada suatu malam di bulan Rajab inilah Rasulullah Nabi Muhammad.SAW Mir’aj kepada dirinya maupun ke seluruh alam semesta termasuk ke langit dan bertemu dengan Allah.SWT serta para Nabi-Nabi terdahulu. Di malam Mir’aj ini pula berawal perintah sholat lima waktu sehari semalam bagi umat Nabi Muhammad.SAW. “Alhamdulillah keringanan waktu sholat bagi umat beliau teraih”.

      Sebagaimana Khatib sholat Jum’at di Masjid Baiturahmah Pasar Raya Rantau kemarin diawal khutbahnya mengajak jamaah masjid untuk meningkatkan takwa kepada allah.SWT. Ia juga menyampaikan bahwa di bulan Rajab ini terjadi peristiwa penting yakni malam Mir’aj Nabi Muhammad.SAW bertemu Allah.SWT secara langsung dan mendapatkan wahyu berupa perintah sholat lima waktu bagi umatnya. “Untuk itu sebagaimana umat Nabi Muhammad.SAW pada bulan Rajab inilah kita hendaknya instropeksi diri masing-masing sudah sempurna kah sholat kita selama ini. Allah.swt juga mengwajibkan hambanya untuk melakukan sholat, Karena pada saat hisab nanti sholatlah yang pertama kali dihisab. Jika baik sholatnya, tentu baik pula amal kebaikan lainnya, “katanya berpesan kepada para jamaah.

      Selain itu pula ia mengatakan untuk selalu mengisi masjid-masjid dengan melaksanakan sholat berjamaah. “Jangan sampai masjid kosong sementara waktu sholat tiba. Untuk apa masjid megah sementara jamaah sholat tak ada orangnya, “katanya.

      Shalawat dan salam semoga selalu tercurah atas baginda Nabi Muhammad.SAW beserta seluruh keluarga dan para sahabat beliau hingga akhir zaman.

      Mari kita petik pelajaran dari hadist shahih ini terkait isra mir’aj Nabi Muhammad.SAW. “Ketika aku di isra’kan (diperjalankan), aku bertemu Musa Alaihis Salam”. Lalu Nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam (SAW) mensifatinya dengan mengatakan bahwa ia adalah pria yang tidak gemuk yang berambut antara lurus dan keriting serta terlihat begitu gagah.
Nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, “Aku pun bertemu Isa.” Lalu beliau mensifati ‘Isa bahwa ia adalah pria yang tidak terlalu tinggi, tidak terlalu pendek dan kulitnya kemerahan seakan baru keluar dari kamar mandi.
Nabi Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku pun bertemu Ibrahim-Shalawatullah ‘Alaih dan aku adalah keturunan Ibrahim yang paling mirip dengannya.” Aku pun datang dengan membawa dua wadah. Salah satunya berisi susu dan yang lainnya khomr(arak). Lantas ada yang mengatakan padaku, “Ambilah mana yang engkau suka.” Aku pun memilih susu, lalu aku meminumnya.” Ia pun berkata, “engkau benar-benar berada dalam fithrah.Seandainya yang kau ambil adalah khomr, tentu umatmu pun akan ikut sesat.” (HR.Muslim No.168).

Sebagaimana khatib jum’at sebelumnya yang menyampaikan terkait ibadah sholat yang dilakukan oleh umat Nabi-Nabi terdahulu dengan Umat Nabi Muhammad.SAW. Pada malam Isra Mir’aj Nabi Muhammad juga dipertemukan dengan para nabi-nabi sebelum Beliau. Mereka membahas Ibadah sholat berupa keringanan yang diberikan Allah.SWT bagi umat Nabi Muhammad.SAW dalam melaksanakan Ibadah kepadaNya dibandingkan umat Nabi-Nabi sebelumnya.

      “Jika umat terdahulu ibadah sholat diwajibkan dalam sehari semalam sebanyak 50 kali. Sementara bagi umat Nabi Muhammad.SAW ibadah sholat diwajibkan dengan diberikan keringanan hanya 5 kali dalam sehari semalam”. Demikian keringanan diantaranya yang diberikan Allah.SWT terhadap umat Nabi Muhammad.SAW, yang semua ini berkat perjuangan Nabi Muhammad.SAW dalam menyampaikan amanah berupa Wahyu dari Allah.SWT kepada umatnya. Alhamdulillah sholat yang diwajibkan untuk kita hanya 5 kali dalam sehari semalam dan ringan bukan dibandingkan sebelumnya. 


Thursday, 23 April 2015

Wasiat Abah Guru Sekumpul



Wasiat Abah Guru Sekumpul Yang Kita Cinta Kasih Dan Sayang Karena Allah.SWT

1.  Menghormati Ulama.
2.  Murah Diri, Murah Harta, Manis Muka.
3.  Memaafkan kesalahan orang lain.
4.  Jangan Menyakiti Orang Lain, Jangan bermusuh-musuhan.
5.  Jangan bersifat tamak dan memakan harta riba.
6.  Jangan merasa baik pada orang lain.
7.  Berpegang pada Allah.SWT Qobul segala hajat.
8.  Yakin keselamatan itu berada pada yang benar.
9.  Banyak-banyak sabar apabila mendapatkan musibah, banyak-banyak syukur atas nikmat.                                                 
10.Tiap-tiap orang iri dengki atau adu asah jangan dilayani, serahkan saja kepada Allah (Tawakal).

   Alhamdulillah sebentar lagi kita melaksanakan haulan Guru yang kita cinta kasih dan sayang karena Allah.SWT yang Insya Allah dilaksanakan pada hari Sabtu 25 April 2015. Yaa Allah semoga engkau tinggikan derajatnya selalu Beliau.

Menghormati Ulama, hormat kepada ulama maksudnya disini dengan tidak bughah terhadap kepemimpinannya dalam suatu wilayah kepemimpinannya. Hargai fahamnya dengan tidak meninggikan bahu tangan kita terhadap Ulama karena ilmu pengetahuannya semuanya dari Allah.SWT dan Nabi Muhammad.SAW.

Sebagaimana Guru Sekumpul Martapura H.Ijai mengatakan untuk menghormati Ulama, “Memajang foto Alim Ulama dirumah kediamannya itu berpahala berlipat-lipat ganda banyaknya dari Allah.SWT. Apalagi mengkoleksinya. Pasalnya, dengan memandang figur sosok Alim Ulama tersebut seseorang dapat pengaruh dari sifat alim ulama itu yang pada umumnya baik dimana pengaruh kebaikannya akan tertular ke yang bersangkutan. Apalagi dapat bergaul dengan mereka para alim ulama yang tentunya mengandung nilai ilmu dari setiap perkataan dan perbuatannya, “katanya.

Murah Diri, Murah Harta, Manis Muka.
Murah Diri, dengan berlaku baik terhadap orang lain dan siap sedia membantu orang lain yang tengah dilanda kesulitan maupun musibah.

Murah Harta, dengan tak berlebihan dalam menyangkut kedunian dan tetap tuntut kehidupan akhirat, hidup dengan sederhana tak kikir antar sesama bak Wakil Allah atau seorang dermawan. Allah menganugerahi seseorang berupa Ilmu lalu digunakan Ilmu itu di jalan Allah secara ikhlash dengan niat karena Allah Ta’alla. Demikian pula Harta Materi yang diberikan Allah lalu digunakan di jalan Allah dengan niat Ikhlash karena Allah Ta’alla. Juga kekuatan berupa Tenaga yang diberikan Allah, bahwasanya diri manusia itu tiada daya dan upaya lemah melainkan semuanya atas pertolongan Allah. Dengan tenaga itu digunakan dijalan Allah dengan niat ikhlas karena Allah.SWT.


Manis Muka, dengan senyum pada setiap kali bertemu umat muslim. Sebagaimana kata Nabi Muhammad.SAW karena senyum itu adalah sebagian daripada Ibadah kepada Allah.SWT. Next (Bersambung)

Friday, 17 April 2015

Keringanan Beribadah Bagi Umat Nabi Muhammad.SAW

      Subhanallah (Maha Suci Allah), dalam khutbah Jum’at siang tadi yang disampaikan Guru Agama di salah satu masjid di Lumbu Raya Benua Nenek dan Kakek yang menyampaikan taklik (pengikut suatu golongan) antara umat Nabi-Nabi terdahulu dengan Umat Nabi Muhammad.SAW melalui aspek Ibadah Sholat berupa keringanan yang diberikan Allah.SWT bagi umat Nabi Muhammad.SAW dalam melaksanakan Ibadah kepadaNya dibandingkan umat Nabi-Nabi sebelumnya.

     “Jika umat terdahulu ibadah sholat diwajibkan dalam sehari semalam sebanyak 50 kali. Sementara bagi umat Nabi Muhammad.SAW ibadah sholat diwajibkan hanya 5 kali dalam sehari semalam. Begitu juga kalau umat nabi terdahulu dalam menghadapi nazis, dimana jika bagian tubuhnya seperti kulit terkena nazis mereka menggoresnya hingga terluka. Sementara bagi umat Nabi Muhammad.SAW cukup dibasuh dengan air”. Demikian keringanan diantaranya yang diberikan Allah.SWT terhadap umat Nabi Muhammad.SAW, yang semua ini berkat perjuangan Nabi Muhammad.SAW dalam menyampaikan amanah berupa Wahyu dari Allah.SWT kepada umatnya. Semoga shalawat dan salam selalu tercurah terhadap baginda Nabi Muhammad.SAW hingga akhir jaman nanti.

      Selain itu jika pada umat Nabi-Nabi terdahulu. Mereka jika melaksanakan kesalahan akan dihadapkan dengan hukum yang tegas dan keras. Misalnya, dimana setiap seorang umat terdahulu berbuat kesalahan dan dosa nama serta kesalahan mereka ditempelkan pada pintu-pintu atau dinding kediaman rumahnya. Jika pada umat Nabi Muhammad.SAW mereka mendapatkan keringanan serta kebijaksanaan yang arif dalam meletakan sesuatu persoalan pada tempatnya. Allah.SWT dengan sifatnya yang maha sempurna lagi maha pengasih dan maha penyayang serta maha pengampun yang selalu memberikan kesempatan kepada umat Nabi Muhammad.SAW untuk beribadah kepadaNya selama masih hidup di alam dunia. “Karena itulah secara arif dan kasih sayang Nabi Muhammad.SAW  mempertegas umat beliau untuk mempersiapkan diri dengan meningkatkan ketakwaan kita terhadap Allah.SWT dengan mengerjakan perintahnya dan menjauhi larangannya dan bertobatlah bagi yang terjerumus pada kesalahan ketimbang menyesal dikemudian hari”.

Alhamdulillah menangis lagi dalam sholat Jum’at hari ini seraya membaca surat Al Fatihah dengan melihat mereka yang meninggal pada Malam Jum’at dan Hari Jum’at. Semoga ini rahmat kasih sayang Allah terhadap kami disini dan semoga juga mendapatkan “Saat” pada sholat jum’at kali ini serta terkabulkannya doa kami oleh Allah.SWT.


“Illahi Anta Maksudi Wa Ridhoka Matlubi Atini Mahabahtaka Wa Marifataka”. Yaa Allah tinggikanlah derajat mereka yang meninggal dan telah disholatkan kaum muslimin lebih dari 40 orang dengan jumlah shaf yang cukup banyak dan kabulkanlah doanya yang menyaksikan bahwa yang meninggal dunia adalah orang yang baik. Yaa Allah semoga kami dapat meningkatkan ketakwaan kami selalu disisa umur kami dan terus memperbaiki diri menjadi lebih baik hingga berakhir hidup dalam keadaan “Khusnul Khatimah”. Amin Ya Rabbal Alamin. 

Wednesday, 15 April 2015

Riwayat Nabi Muhammad.SAW di Akhir Hayat Beliau


      Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam). Catatanku hari ini pilu hati hallikhwal diri ini lagi seraya membaca hadist riwayat Nabi Muhammad.SAW yang kami cinta kasih dan sayang karena Allah.SWT.
Riwayat Baginda Rasulullah ketika beliau mengalami sakit keras dan farah sehingga tak bisa lagi ke Masjid. Putri beliau Fatimah.RA kedatangan tamu yang mengetuk pintu rumah beliau sambil mengucapkan salam dan kedatangannya untuk menemui Nabi Muhammad.SAW. Selanjutnya Fatimah.RA menyatakan bahwa Rasulullah Nabi Muhammad.SAW sedang mengalami sakit yang cukup keras. Lalu baginda Nabi Muhammad.SAW bertanya kepada Putri Beliau Fatimah.RA kendati sudah tahu tamu yang berkunjung tadi. Siapakah dan mau apa ? kata Nabi bertanya kepada putrinya kendati Nabi sudah tahu siapa tamu tadi.
Selanjutnya dikatakan Nabi Muhammad.SAW. Tamu yang berkunjung tadi adalah Malaikat Izrail dan ingin menjemput Beliau. Namun sebelum menjemput, Nabi Muhammad.SAW meminta kepastian kepada Allah.SWT demi umatnya sambil berdoa secara lemah lembut sudah selesai kah tugas dan tanggung jawab beliau dalam mengemban amanah dari Allah.SWT sebagai Rasulullah Kenabiannya. Kenapa Malaikat Izrail, kata Fatimah.RA. Apakah Malaikat Jibril sudah tidak mendatangi lagi. Dijawab Nabi Muhammad.SAW, “Malaikat Jibril sudah menunggu bersama dengan malaikat lainnya untuk menyambut Nabi Muhammad.SAW diatas langit untuk menuju Surga”.
Dijawab Nabi Muhammad.SAW bukan itu yang kupikirkan. Melainkan suatu kepastian yang lain akan nasib umatnya sepeninggal dirinya yang telah diupayakan Nabi Muhammad.SAW semasa hidupnya dalam memperjuangkan dan menyebar agama Islam.
Selanjutnya dikatakan Malaikat Jibril, Bahwasanya tidak ada Nabi dan Rasulullah selain Nabi Muhammad.SAW karena Nabi Muhammad.SAW adalah Nabi terakhir dari Nabi sebelumnya. Allah juga menyatakan bahwa bumi tak akan merusak hancur jasad para Nabi yang telah terkubur. Sementara cahaya kenabiannya akan tetap selalu ada untuk selalu memberikan petunjuk dan hidayahnya ke seluruh hati umat Muslim yang akan cenderung kepada Beliau Nabi Muhammad.SAW sampai hari akhir nanti. Disamping itu dikatakan Malaikat Jibril bahwa Allah juga menyampaikan  setiap seorang umat Nabi Muhammad.SAW yang mengingat serta mengikuti ajaran dan nasihat Beliau tentu cahaya kenabian Rasulullah Nabi Muhammad.SAW akan selalu besertanya dimanapun Ia berada. Kendati jasad telah terkubur, namun cahaya Nabi Muhammad yang kita cinta kasih dan sayang karena Allah.SWT akan selalu tetap ada memberikan petunjuk dan hidayahnya kepada umatnya hingga akhir zaman nanti.
Ketika umat Nabi Muhammad.SAW mengingat Beliau dengan shalawat. Allah.SWT dengan bentangan curahan kuasanya yang maha sempurna lagi maha kuasa akan menurunkan cahaya nabi Muhammad.SAW dari atas langit berupa Noor Muhammad untuk memberikan petunjuk dan hidayahnya. Karena itulah Allah menyatakan bahwasanya barang siapa bershalawat terhadap Nabi Muhammad.SAW Allah akan membalasnya dengan berlipat-lipat ganda kebaikan baginya.
Mengetahui kepastian dari Allah.SWT akan itu selanjutnya Nabi Muhammad.SAW. berkata. Ya sudah silahkan ambil dan jemput serta diakhir hayat beliau mengucapkan dan berpesan kepada umat Islam. “Jaga Sholatmu...Jaga Sholatmu...Jaga Sholatmu...” dan “Umati...Umati...Umati...”. Selanjutnya beliau kembali kepada Allah.SWT ke tempat paling tertinggi disisi Allah.SWT.

Demikian pula gambaran para Mursyid Guru Al-Arif dan Alim Ulama kita yang terkubur. Beliau akan tetap ada mendampingi murid-muridnya. Untuk itu, jangan taklik atau ikut-ikutan kendati sang Mursyid sudah di dalam kubur akan tetapi ilmu dan pelajarannya berupa petunjuk dan hidayahnya dari Nabi Muhammad.SAW melalui beliau akan selalu ada tertanam di diri kita berupa iman kepada Allah. Mulai dari tingkat tertinggi berupa kalimat syahadat dengan menyatakan Aku Bersaksi Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad Utusan Allah hingga tingkatan iman berupa menyingkirkan duri dari jalan. “Yaa Allah semoga engkau tempatkan para guru Mursyid yang kami cinta kasih sayang karena Allah ditempat yang tertinggi dapat bersama Rasulullah Nabi Muhammad.SAW. Semoga Noor Cahayanya selalu beserta kami“.

Monday, 13 April 2015

Alhamdulillah Terus Menjadi Sasaran Rahmat Illahi Rabbi



     Alhamdulillah Saya menangis lagi sambil Berzikir Shalawat dan Sholat serta Sujud pada Allahu Rabbi pada hari ini seiring hari pelaksanaan ribuan santri terdiri anak-anak Sekolah Dasar melantunkan Ayat Suci Al-Qur’an secara khusyuk di wilayah ini dalam acara Khataman Massal Al-Qur'an di Kulur.
Terkenang massa lalu dan kini tengah terpaku pada titel jabatan dan gelar yang tak berhasil teraih sebagaimana mereka yang ada dan tengah mengawasi sekaligus memperhatikan kami disini.
Alhamdulillah kembali ada pesan kakak kami yang kami cinta kasih dan sayang karena Allah.SWT. “Jangan terpaku pada titel dan gelar, potensi manusia adalah fitrah dari Allahu Rabbi, dimana kemulianNya melebihi dari apapun di dunia ini. Maka mulia mana orang yang membangun karir dengan orang yang konsisten membangun hati dengan akhlak ” ?
Yaa Allah Saya terfitnah lagi. Hingga membuat konsentrasi Ibadah dan Kerja Kami terhambur. Yaa Allah bukannya seseorang yang terfitnah doanya mustajab bak ‘saat’ waktu sholat jum’at. “Waktu yang pasti dan cepat dikabulkan permintaanNya oleh Allah.SWT”.
Yaa Allah Bentangilah Maghfirah dan AmpunanMu Kepada Kami yang penuh khilaf dan jahil ini. Bentangilah kami selalu curahan Cinta Kasih dan SayangMu terhadap Kami disini dan lindungilah Kami dari azab dan kemurkaanMu Illahi Rabbi. Jadikanlah diri kami sasaran cemburuMu selalu yang berupa Rahmat dan Kasih SayangMu selalu terhadap kami disini. Alhamdulillah Saya zikir Shalawat Sujud dan Sholat serta Baca Al-Qur’an seraya menangis lagi. Yaa Allah berilah kesempatan kepada Kakak kami yang berjuang menjalani hidupnya dalam usahanya kini dan tolonglah kami pula. “Yaa Allah bulan Ramadhan sebentar lagi, perlihatkanlah kembali kepada Kami disini malam kemulianMu itu lagi sebagaimana engkau lihatkan kepada Kami waktu itu.” Salam kami selalu untuk Muhammad Yusran Yasri dan Hj.Masridah Ayah Bunda Yang Kami Cinta Kasih Sayang karena Allahu Rabbi”. Amin.


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls