Thursday, 22 October 2015

10 Muharam di Tahun Baru Islam

      ALHAMDULILLAH (Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam) mari petik hikmah di bulan bersejarah yang memiliki keutamaan didalamnya.

10 (Asyura) Muharam yang dikenal Tahun Baru Islam ini banyak tercatat sejarah. Sebagaimana Khatib Jum’at di Masjid Baiturahmah Pasar Rantau menyampaikan diantara kejadian-kejadian sejarah di Tahun Baru Islam ini, Pertama, Nabi Adam.AS diciptakan dan juga diturunkan dari Syurga setelah jatuh khilaf memakan buah kuldi lalu bertobat kembali kepada Allah.SWT. Kedua, Nabi Nuh.AS diselamatkan dari bencana banjir besar diatas perahu kapalnya. Ketiga, Nabi Ibrahim.AS diselamatkan dari jilatan kobaran api. Keempat, Nabi Yunus.AS diselamatkan dari perut ikan. Kelima, Nabi Ayub.AS disembuhkan dari penyakit yang mematikan.

Keutamaan bulan Muharram adalah dapat menghapus dosa selama setahun sebelumnya. Nah tobat dibulan ini dengan melaksanakan sunah berpuasa pada tanggal 9 (Tasu'a) dan 10 (Asyura) Muharam atau berpuasa satu hari saja pada tanggal 10 (Asyura) dengan harapan Allah.SWT menghapus dosa setahun yang lalu. Sebagaimana anjuran Nabi Muhammad.SAW, melalui Hadist-Hadist Beliau terkait tentang Puasa 'Asyura. 1. Dari Abu Qatadah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam, bersabda : “ Aku berharap pada Allah dengan puasa ‘Asyura ini dapat menghapus dosa selama setahun sebelumnya.” (H.R. Bukhari dan Muslim) 2. Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata : “Aku tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam , berupaya keras untuk puasa pada suatu hari melebihi yang lainnya kecuali pada hari ini, yaitu hari ‘Asyura dan bulan Ramadhan.” (H.R. Bukhari dan Muslim) 3. Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata : Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari‚ Asyura, maka Beliau bertanya : “Hari apa ini?. Mereka menjawab :“ini adalah hari istimewa, karena pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, Karena itu Nabi Musa berpuasa pada hari ini. Rasulullah pun bersabda: “Aku lebih berhak atas Musa daripada kalian“ Maka beliau berpuasa dan memerintahkan shahabatnya untuk berpuasa. (H.R. Bukhari dan Muslim) 4. Dalam riwayat lain, Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata : Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda : “Jika tahun depan kita bertemu dengan bulan Muharram, kita akan berpuasa pada hari kesembilan (tanggal sembilan).“ (H.R. Bukhari dan Muslim) 5. Imam Ahmad dalam Musnadnya membawakan tambahan: “Hari ‘Asyura adalah hari ketika perahu Nabi Nuh berlabuh di bukit Judiy, lalu Nabi Nuh berpuasa sebagai bentuk syukur.” Lantas bagaimanakah Berpuasa ‘Asyura ? Ibnu Qoyyim rahimahullah dalam kitab Zaadul Ma’aad –berdasarkan riwayat-riwayat yang ada- menjelaskan : - Urutan pertama, dan ini yang paling sempurna adalah puasa tiga hari, yaitu puasa tanggal sepuluh ditambah sehari sebelum dan sesudahnya (tgl 9, 10 & 11). - Urutan kedua, puasa tanggal 9 dan 10. Inilah yang disebutkan dalam banyak hadits. - Urutan ketiga, puasa tanggal 10 saja. Puasa sebanyak tiga hari (9, 10,dan 11) dikuatkan para para ulama dengan dua alasan sebagai berikut : 1. Sebagai kehati-hatian, yaitu kemungkinan penetapan awal bulannya tidak tepat. 2. Dimasukkan dalam puasa tiga hari setiap bulan.


Friday, 16 October 2015

Sujud Pada Allah.SWT dan Takut kepadaNya


                                Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam), Aktifitas Jum’at saat melaksanakan ibadah sholat sekaligus mencari sa’at sholat Jum’at di Masjid Baiturahmah Rantau. Kali ini bersama anak dengan harapan esok dirinya dapat menjadi anak yang sholeh lagi bertakwa terhadap Allah.SWT. Alhamdulillah terasa curahan kasih sayang kami dapati kendati anak mengantuk saat khutbah Jum’at berkumandang, Alhamdulillah menangis lagi seraya zikir dan bershalawat terhadap Nabi Muhammad.SAW kala mendengar kumandang khatib menceritakan perjuangan umat Muslim di Padang Arafah melawan letih disertai dahaga kala hijrahnya mereka di musim kemarau panas seperti sekarang ini. Saat khatib usai menyampaikan khutbahnya dan mulai melaksanakan sholatnya, “Bah minum haus. Yaa Allah sangat terasa sekali begitu dalam terdengar”. Nanti setelah kita selesai tunaikan sholat jum’at jawabku terhadap anaku yang kucinta kasih dan sayang karena Allah seraya bersiap tunaikan kewajiban ibadah sholat Jum’at dua rakaat.
Subhanallah maha suci Allah Tuhan seru sekalian alam. Catatan perjalanan kaum muslimin di musim panas bulan haji seperti saat ini terkenang dalam sejarah yang disampaikan Khatib jum’at. Ternyata tak hanya kisah dalam catatannya saja, dahaga hausnya kaum muslimin dan muslimat yang menunaikan haji juga terasa pada diri anakku bernama Muhammad Fawwaz Naufal. “Yaa Allah masukanlah kami pada golongan kaum muslimin dan muslimat umat Nabi Muhammad.SAW. Dan juga yang Cinta, Kasih, dan Sayang terhadap Nabi Muhammad.SAW semata-mata karena Allah.SWT.” Sungguh perjuangan hijrahnya di padang Arafah kala itu terasa seiring lantunan kisah yang disampaikan khatib, jadi teringat pesan Guru menyampaikan ada satu hari dimana nilai hall keadaan diri menyelimuti musim dengan cuaca panasnya sama dengan perjalanan kaum muslimin dan muslimat di padang mashyar kelak secara berderetan. Apakah beberapa pekan terakhir ini termasuk hari dan bulan yang dimaksud Guru Kiyai Ulama yang ku hormati, cinta, kasih dan sayang Karena Allahu Rabbi dan tidak ku bughah upayaku ini terhadap Beliau ?
Pada malam harinya terdengar kabar duka cita keluarga meninggal dunia. Innalillahi Waa Innalilahi Rajiun, dan usai sholat Shubuh tafakur seraya zikir pada Allah.SWT. “Yaa Allah ternyata sungguh benar engkau bahwa waktu hidup di dunia ini hanya sementara. Dimana tiada satu pun dapat melawan apa yang sudah ditetapkan takdir olehMu.”
Jika demikian Ihh ngeri..., tentu kami yang masih hidup di dunia berikutnya. Cukupkah bekal kami saat ini, sementara khilaf dan lalai masih belum terbuang lagi. Besar harapan Kami dengan tetap terus bergantung pada Allah Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah.
Yaa Allah semoga engkau beri kami hidayah dan petunjukMu selalu untuk dapat menjalani sisa hidup kami dengan terus tingkatkan ketakwaan dan iman terhadapMu. “Yaa Allah Engkaulah Maksud Kami, Maghfirah, dan RidhoMu terhadap kami tujuan hidup kami” Illahi Anta Maksudi Waridhoka Matlubi Attini Mahabahtaka Wamarifataka. (Nasrullah)

Thursday, 8 October 2015

Tahun Baru 1 Muharram 1437 Hijriyah



     Alhamdulillah Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru sekalian Alam, tak terasa kita sudah memasuki tahun baru 1 Muharram 1437 Hijriyah. Umur semakin bertambah di musim panas seperti sekarang ini khususnya di tahun ini seluruh makhluk di alam semesta kembali ke fitrahnya. Dari kotor kembali bersih dengan bantuan semesta yang bertasbih. 

      Sebagaimana Khatib Jum’at di Masjid Humasa Rantau mengajak para jamaah untuk terus meningkatkan ketakwaan dan kualitas keimanan kita terhadap Allah.SWT dengan terus memperbaiki diri dengan melaksanakan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarangNya.
      Subhanallah (Maha Suci Allah) yang menciptakan setiap pasangan di alam semesta ini. Sebagaimana firman Allah dalam kitab suci yang patut dan wajib kita percaya sebagai umat muslim.
“Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah ”. (QS:51:49)
Setiap pasangan merupakan sunahtullah, Termasuk manusia di jagad raya ini yang merupakan satu diantaranya yang diciptakan Allah secara berpasang-pasangan, ada Wanita dan Pria, Malam dan Siang, Sehat dan Sakit, Kaya dan Miskin, 0 - 1(biner), Fusi-Fisi,  dan banyak lainnya di alam semesta jagad raya ini.
Jantan dan Betina merupakan jenis kelamin, malam dan siang. Keduanya terdapat perbedaan yang jelas lagi nyata, semua tak sama. 
0-1 sebuah pasangan digit adalah kode biner yang merupakan bahasa mesin komputer dimana electronic computer hanya mengerti bahasa ini, semua bahasa pemrograman dari mulai C, Asembly, Basic, Unix, dan lainnya selalu diterjemahkan kedalam bahasa mesin digit biner yakni 0-1, dua digit berpasangan yang tak dapat dipisahkan. Selain itu Fusi-Fisi adalah reaksi inti nuklir jika fusi peleburan dan fisi pemecahan, dua pasangan tak terpisahkan jika fisi reaksi inti nucleus atom yang berat dan tak stabil berpecah menjadi inti yang lebih ringan, atau inti dari berat menjadi ringan. Kebalikannya fusi adalah reaksi inti atom yang bersatu menjadi sebuah atom dengan inti yang lebih berat. Selain pasangan tadi, Biocomputer yang lagi diupayakan para ilmuwan yang katanya akan membuat komputer massa depan dengan basa DNA yang didalamnya ada senyawa Adenine-Thymine-Guanine-Cystosine. DNA atau deoxyribonucleic acid (eit, ingat bukan Aica Aibon ya) adalah komponen penting dalam kromosom setiap makhluk hidup. Dan baru diketahui ini adalah sebuah kode digital yang tingkatannya lebih canggih dari kode biner, karena memiliki sifat inherent di setiap makhluk hidup. (Hehehe..Aica Aibon gitu loh, Tobat Ya Allah di Inabah Suryalaya). Dan banyak pasangan lainnya seperti algoritma-Logaritma, Sinus, termasuk saya yang baru berkeluarga dan memiliki pasangan hidup, hehehehe begini kalinya ya berpasangan dan setelah punya anak.
Setiap pasangan di alam semesta ini merupakan sunahtullah, karena manusia tak pernah ada yang sempurna dan tak luput dari dosa. Tidak mungkin manusia selalu bersih dan tidak pernah berbuat dosa. Hidup dalam sunahtullah itu merupakan jalan mustahab lagi halal karena berpadunya dua pasangan dalam diri seperti hitam dan putih, dosa dan bersih. Misalnya, suatu ketika seseorang terbesit jatuh khilaf yang dalam hatinya terbesit sesuatu niat yang buruk, lalu sontak saat itu langsung ingat dengan sang kuasa seraya berkata ‘Astagafirullah’ secara bersamaan antara khilaf dan ingat (zikir) kepada Allah. Berlakunya sunahtullah pada diri, karena dalam kehidupan dunia kita selalu di-iringi pada dua pilihan yang saling berpasangan. Untuk itu, tetap semangat lanjutkan hidup guna meraih ridho illahi, teruskan sampai ke tanah suci mencium kubur Nabi seraya meminta kepada Illahi. “Ya Allah engkau maha pengampun lagi penerima tobat, maka ampunilah kami yang lalai mengingatmu dan berdosa. Ampunilah kami ya Allah yang maha pengasih, penyayang dan lemah lembut. Kabulkanlah hajat kami”.     

Wednesday, 23 September 2015

Idhul Adha


    Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allahu Akbar Walilahilham. Alhamdulillah kita sudah melaksanakan kewajiban kita melaksanakan sholat Ied di Hari Raya Idhul Adha atau yang akrab hari raya qurban atau lebaran haji. Dari riwayat Zubdatul Wa’idhin, Nabi SAW katakan: Siapa sholat dan ibadah jahir seperti yang Nabi lakukan, berarti ia termasuk golonganku dan siapa tidak sholat sebagaimana yang aku lakukan, dan enggan berqurban berarti ia bukan jamaahku, jika ia termasuk orang kaya. Ingatlah bahwa qurban itu termasuk amal-amal penyelamat yang menyelamatkan pemiliknya dari kejelekan dunia dan bahaya di akhirat.

Mengingat Guru Sekumpul Syekh Abdul Ghani Martapura, “Mandilah jika hari Raya sebelum sholat berjamaah ke masjid. Siapkan diri pada pagi hari kendati hawa dingin lawanlah dan kencangkan tekad diri dengan tetap siram badan dengan air. Berhiaslah lalu menuju Masjid untuk tunaikan sholat Ied berjamaah di Masjid”.

Berkah di Hari Raya Idhul Adha bagi umat muslim yakni berlimpahnya rezeki dari Allah.SWT. Satu diantaranya adalah daging qurban dan tradisi orang menggelar ‘Haulan’ bagi saudaranya yang telah meninggal. Nikmatilah kebersamaan dengan berdoa bersama dan membaca Yasinan kendati sedikit orang yang datang bersykurlah atas nikmat yang telah Allah berikan. Sholat dan Ibadah qurban merupakan amalan yang selalu dilakukan oleh Umat Islam di Hari Raya-nya. Demikian pun Ibadah Qurban merupakan amalan yang disyariatkan agama Islam di tahun kedua hijriyah.

“Maka dirikanlah (kerjakan) shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah.” (QS Al-Kautsar: 1-2) Berqurban merupakan amalan yang paling dicintai ALLAH SWT pada saat Idul Adha. Sabda Nabi SAW: “Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya qurban yang lebih dicintai ALLAH selain menyembelih qurban.” (HR. Tirmidzi) Laksanakan Ibadah qurban dengan hati penuh keikhlasan karena Allah.SWT dan jauhkanlah sifat riya.

PAHALA BERKURBAN

Sahabat Ali R.A mengatakan :"Barangsiapa berangkat dari rumah hendak membeli hewan qurban, maka setiap langkahnya memperoleh 10 kebaikan dan dihilangkannya 10 keburukan, serta dinaikan 10 derajat..." Nabi SAW bersabda kepada Aisyah :hai Aisyah, majukanlah hewan kurbanmu dan saksikanlah, sebab sejak tetes pertama darah hewan kurban itu jatuh ke bumi, Allah mengampuni dosa-dosamu yang terdahulu. Jawab Aisyah :"apakah hal itu khusus bagi kami ataukah bagi umumnya orang mukmin, ya rasul? beliau menjawab : Ya berlaku bagi kami dan umumnya kaum mukmin". Wahab bin Munabbih berkata: Nabi Daud AS, berkata"Ya Allah, sebesar apakah pahala orang yang berkurban dari umat Nabi Muhammad SAW? Jawabnya :"Aku memberi pahala kepadanya, setiap bulu dari badan hewan kurbannya 10 kebaikan, Aku hapus 10 keburukan, serta kunaikan 10 derajat, baginya setiap rambut menjadi gedung di surga, seorang bidadari yang ayu dan kendaraan bersayap berkecepatan tinggi, ia kendaraan ahli surga..."

Saturday, 12 September 2015

Yang Terbaik Adalah Pilihan Allah.SWT

Tiga orang cacat tubuh yang kondisi diri dan tubuh tak berdaya secara fisik. Tak tega meronta pada diri satu diantaranya meminta untuk sesuap nasi, satu orang lagi meminta dengan membalas doa kepada yang memberinya. Dan satunya diam dengan tangan terputus duduk. Merenung sejenak hingga tergenang yang disampaikan khatib jum’at di Masjid Humasa Rantau, Jum’at (11/9) siang kemarin bahwa “Apapun yang terbaik adalah disisi Allah.SWT”.

“Yaa Allah mudahkanlah mereka dan kami yang niat iklash karena Allah membantunya. Alhamdulillah hikmah kebaikan dari Mu, naungilah mereka yang selalu berbuat baik karena Allah”.

Khatib mewasiatkan kepada diri khatib pribadi dan jamaah sekalian agar senantiasa bertakwa kepada Allah.SWT.  Takwa dalam pengetian sebenarnya menaati perintahNya dan menjauhi semua larangan-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (QS. An Nisa: 131)

Takwa adalah wasiat Allah, wasiat rasul-rasul-Nya, dan wasiat orang-orang shaleh kepada sahabat-sahabat mereka.

Belum tentu yang Apa kamu anggap baik padahal tidak. Demikian pula sebaliknya sesuatu yang jelek ternyata baik di sisi Allah.SWT. “Apa pun yang terbaik adalah disisi Allah.SWT”.

“Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?” (QS. Al Mulk: 14)

Terkadang kita merencanakan sesuatu, menurut prasangka dan perkiraan kita, apa yang kita rencanakan adalah yang terbaik bagi diri kita. Kita pun berusaha untuk meraihnya. Namun ternyata kita gagal setelah berusaha, tidak sesuai dengan apa yang kita kehendaki. Atau terkadang ada musibah yang menimpa kita, yang membuyarkan semua yang kita cita-citakan.

Namun ingatlah, kaum muslimin yang dirahmati Allah Ta’ala. Jika seorang hamba telah berusaha dan telah berdoa, maka hasil akhir yang Allah tetapkan adalah yang terbaik bagi hamba tersebut. Kenapa? Karena yang terbaik adalah pilihan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Al Arif dan Alim.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 216)

“Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

     Dahulu kala ada seorang Raja bersama Menterinya di suatu wilayah,

Ada sebuah kisah seorang raja dan seorang menteri. Menterinya ini senantiasa berkata

“Yang terbaik adalah pilihan Allah”.

Setiap ada orang yang terkena musibah, akan dinasehati oleh sang menteri dengan mengatakan, yang terbaik adalah pilihan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Suatu saat sang raja yang terkena musibah, jari raja ini terputus karena suatu hal. Sang menteri datang dengan tetap mengatakan, wahai raja yang terbaik adalah pilihan Allah. Jarimu putus itu adalah yang terbaik.

Mendengar ucapan menterinya ini, raja pun tersinggung dan marah. Dia mengatakan, “Jari saya putus yang terbaik?! Penjarakan dia!”

Tatkala di penjara, dengan mudah menteri ini mengatakan, yang terbaik adalah pilihan Allah.

Ternyata benar, suatu saat sang raja pergi berburu bersama bawahannya untuk berburu atau suatu keperluan. Mereka terjebak, pergi ke tempat yang jauh, lalu mereka ditangkap oleh segeromblan orang penyembah dewa tertentu. Mereka ditangkap dan disembelih satu per satu sebagai tumbal untuk dewa-dewa mereka. Tatkala Tiba giliran sang raja, mereka dapati jari raja ini putus, mereka anggap raja ini orang yang cacat yang tidak pantas dikorbankan untuk sesembahan mereka. Raja pun dibebaskan.

Saat itulah sang raja sadar akan kebenaran perkataan menterinya. Jarinya yang putus ini adalah suatu kebahagiaan, merupakan anugerah, sehingga dia tidak jadi dibunuh oleh orang-orang tersebut. Ia pulang dengan begitu semangat, lalu membebaskan sang menteri. Raja mengatakan, “Benar perkataanmu, yang terbaik adalah pilihan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Saya selamat dari cengkraman mereka. Namun saya ingin bertanya, mengapa waktu engkau di penjara, kau katakan yang terbaik adalah pilihan Allah Subhanahu wa Ta’ala? Apa kebaikan yang kau alami di penjara?” Menteri menjawab, “Seandainya saya tidak di penjara, maka saya akan pergi turut serta berburu bersamamu, saya akan ditangkap dan disembelih oleh mereka. oleh karena itu, saya dipenjara adalah yang terbaik.”

Mudah-mudahan pelajaran-pelajaran dan kisah-kisah hikmah yang kami sampaikan ini bermanfaat bagi para jamaah sekalian. Mudah-mudahan kita menjadi seseorang yang senantiasa berprasangka baik terhadap Allah, dan meyakini bahwa takdirnya adalah pilihan yang terbaik untuk kita setelah kita berdoa dan berusaha. (Badal Maya)

Wednesday, 2 September 2015

Haji

     Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam Semesta) Tiada Tuhan Selain Allah, tanpa terasa kini kita sudah memasuki musim haji. Pada musim haji lantunan kalimat thayyibah berkumandang merdu terdengar di seluruh penjuru dunia. Demikian terlihat melalui tayangan media elektronik televisi maupun internet yang mengiformasikan kabar gelombang jamaah haji tahun 2015 ini. Rombongan kafilah berdesakan dalam barisan jamaah haji yang sangat panjang... Terpancar ekspresi wajah mereka yang nampak bergembira dapat berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji dengan diliputi harum semerbak tercium hidung aroma minyak wangi yang harumnya bagi sosok yang menciumnya mengundang hentak tanda rasa inginkan juga.
     Yaa Allah tetapkanlah serta teguhkanlah maksud dan tujuanku kepada Allah. Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad.SAW utusan Allah. Allah maksud ku, Maghfirah dan RidhoNya tujuanku sebagaimana Abah lantunkan dan ajarkan melalui talqin kepadaku, “Illahi Anta Maksudi Waridhoka Matlubi Atiini Mahabahtaka Wamarifataka”.
     Yaa Allah jadikan diriku tempat persinggahanMu yang selalu menghias diri dengan Inayah dan Taufiq Hidayah Allah. Mudahkanlah Aku dalam menjajaki lintasan Maqamat dan Hallikhwal yang Engkau anugerahkan kepadaku.
    


Thursday, 9 July 2015

Keutamaan Ucapkan Kalimat Tauhid Laa Illaha Illallah



      Subhanallah Maha Suci Allah, Kumandang Zikirullah kalimat tauhid Mu kembali bergema di surau langgar lingkungan tempat tinggalku.
Mungkin kita pernah mendengar keutamaan mengucapkan laa Ilaaha Illallah. Sebab, itu kalimat yang paling baik sebagaimana disebutkan dalam suatu hadits. Perbuatan mengucapkan laa ilaaha illallah dalam bahasa Arab disebut Tahlil. Kalau ke indonesia biasanya ditambah imbuhan an menjadi tahlilan. Sebagaimana khitan kalau ke indonesia ditambah imbuhan an menjadi khitanan.
Nah, kalau maksud tahlilan adalah seperti yang sudah disebutkan, maka tentu saja tidak ada yang meragukan keutamaannya. Karena siapa yang memperbanyak mengucapkan kalimat tauhid tentu terpuji.
Namun, jika maksud dari tahlilan adalah upacaranya yang dikaitkan dengan tujuh hari kematian, atau empat puluh hari atau seratus hari dan sebagainya, bagaimana hukumnya? Yaa Allah seharian puasa di bulan Ramadhan, Sholat Fardhu 5 waktu, sholat sunah Tarawih, menjaga hati dengan melaksanakan hak Allah di diri.
Ingatkan  Inabah Abah Anom talqin akan kalimat ‘Laa Illaha Illallah’ terhadap setiap Santrinya di masjid. Sosok Mursyid yang arif lepas muridnya untuk menjajaki Maqamat dengan instrumentasi ritme lantunan kalimat tauhid yang maha dahysat. Tegarkan santrinya secara Arif dengan modal Mahabah untuk menjajaki Hallikhwal. “Alhamdulillah menangis lagi seraya zikirullah di malam ke 23 bulan Ramadhan kendati sedikit. Semoga Allah selalu jadikan kami sasaran kasih sayangnya dan merontokan hati yang beku dan keras seperti batu ini”.
      Yaa Allah sungguh mulianya umat dan hambamu yang meninggal dunia dibulan mulia ini. Akhirlah kehidupan kami seperti mereka yang berhasil menjalani kehidupan dan berakhir khusnul khatimah. Dan jadikanlah sisa hidup kami untuk dapat dan tetap taat ingat terhadap Allahu Rabbi. Ampunilah kami yang lalai ini...Tobat dengan harapan terbentang maghfirah dari Mu Illahi yang maha pengampun, kasih, dan sayang.

      Yaa Allah Mudahkanlah Hidup dan Matiku

      "Sesungguhnya Allah suka kalau keringanan-keringanan-Nya dimanfaatkan, sebagaimana Dia benci kalau kemaksiatan terhadap perintah-perintahNya dilakukan" (HR. Ahmad, dari Ibn ‘Umar ra.)
“Allah menghendaki kemudahan bagi kamu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu” (QS. 2:185).
Islam agama yang sesuai dengan fitrah manusia. Karenanya, seluruh ajaran Islam dapat dilaksanakan oleh manusia, sebagaimana diamalkan dengan baik oleh Rasulullah Saw, para sahahat, tabi’in, salafus saleh, dan orang-orang saleh hingga kini.
Pada da’i atau ulama pun hendaknya menunjukkan kemudahan itu, bukan malah menjadikan ajaran Islam terasa sulit diamalkan. Proses, tahapan, dan prioritas amal dalam Islam harus disosialisaikan (didakwahkan) kepada umat.
Islam hadir bukan untuk membuat susah manusia, justru mempermudah hidup dan kehidupannya.
 “Sesungguhnya Allah Swt. tidak mengutusku untuk mempersulit atau memperberat, melainkan sebagai seorang pengajar yang memudahkan” (HR. Muslim).
Sebagaimana layaknya "petunjuk jalan", Islam memudahkan manusia untuk menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Jika manusia merasa susah dalam hidupnya, bisa dipastikan, karena ia tidak mematuhi petunjuk Islam. Yang menjadikan Islam terasa berat dan susah adalah diri kita sendiri, lebih tegasnya hawa nafsu kita.
Dalam sejumlah firman-Nya, Allah Swt menegaskan, Islam tidak dimaksudkan untuk menyusahkan atau memberatkan manusia.
"Dan sesungguhnya Kami memudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah yang mengambil pelajaran?” (QS. 54:17).
"Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepada kamu supaya kamu menjadi susah" (QS. 20:2).
“Allah menghendaki kemudahan bagi kamu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu” (QS. 2:185)
Ayat-ayat di atas dengan jelas mengatakan, kesusahan, kepayahan, kesukaran, dan kesengsaraan bukanlah konsep yang dianjurkan Islam (Al-Quran). Islam adalah untuk kemudahan dan kebahagiaan manusia.
“Dan siapa yang berbuat kebaikan, lelaki atau perempuan dan dia mukmin, sungguh Kami akan menghidupkan dia dengan kehidupan yang baik” (QS. 16:97)
Dalam prinsip Islam, semua perintah, tanggungjawab, dan beban adalah dibuat dan dilaksanakan sesuai dengan kemampuan manusia. Allah Swt tidak akan membebani hamba-Nya melainkan disesuaikan dengan kemampuan manusia.

“Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya...” (QS. Al-Baqarah:286).
Imam Ibn Qayyim menyatakan, “Hakikat ajaran Islam semuanya mengandung rahmah dan hikmah. Kalau ada yang keluar dari makna rahmah menjadi kekerasan atau keluar dari makna hikmah menjadi kesia-siaan, berarti itu bukan termasuk ajaran Islam. Kalaupun dimasukkan oleh sebagian orang, maka itu adalah kesalahkaprahan.”


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls