Wednesday, 23 September 2015

Idhul Adha


    Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allahu Akbar Walilahilham. Alhamdulillah kita sudah melaksanakan kewajiban kita melaksanakan sholat Ied di Hari Raya Idhul Adha atau yang akrab hari raya qurban atau lebaran haji. Dari riwayat Zubdatul Wa’idhin, Nabi SAW katakan: Siapa sholat dan ibadah jahir seperti yang Nabi lakukan, berarti ia termasuk golonganku dan siapa tidak sholat sebagaimana yang aku lakukan, dan enggan berqurban berarti ia bukan jamaahku, jika ia termasuk orang kaya. Ingatlah bahwa qurban itu termasuk amal-amal penyelamat yang menyelamatkan pemiliknya dari kejelekan dunia dan bahaya di akhirat.

Mengingat Guru Sekumpul Syekh Abdul Ghani Martapura, “Mandilah jika hari Raya sebelum sholat berjamaah ke masjid. Siapkan diri pada pagi hari kendati hawa dingin lawanlah dan kencangkan tekad diri dengan tetap siram badan dengan air. Berhiaslah lalu menuju Masjid untuk tunaikan sholat Ied berjamaah di Masjid”.

Berkah di Hari Raya Idhul Adha bagi umat muslim yakni berlimpahnya rezeki dari Allah.SWT. Satu diantaranya adalah daging qurban dan tradisi orang menggelar ‘Haulan’ bagi saudaranya yang telah meninggal. Nikmatilah kebersamaan dengan berdoa bersama dan membaca Yasinan kendati sedikit orang yang datang bersykurlah atas nikmat yang telah Allah berikan. Sholat dan Ibadah qurban merupakan amalan yang selalu dilakukan oleh Umat Islam di Hari Raya-nya. Demikian pun Ibadah Qurban merupakan amalan yang disyariatkan agama Islam di tahun kedua hijriyah.

“Maka dirikanlah (kerjakan) shalat karena Tuhanmu, dan berqurbanlah.” (QS Al-Kautsar: 1-2) Berqurban merupakan amalan yang paling dicintai ALLAH SWT pada saat Idul Adha. Sabda Nabi SAW: “Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya qurban yang lebih dicintai ALLAH selain menyembelih qurban.” (HR. Tirmidzi) Laksanakan Ibadah qurban dengan hati penuh keikhlasan karena Allah.SWT dan jauhkanlah sifat riya.

PAHALA BERKURBAN

Sahabat Ali R.A mengatakan :"Barangsiapa berangkat dari rumah hendak membeli hewan qurban, maka setiap langkahnya memperoleh 10 kebaikan dan dihilangkannya 10 keburukan, serta dinaikan 10 derajat..." Nabi SAW bersabda kepada Aisyah :hai Aisyah, majukanlah hewan kurbanmu dan saksikanlah, sebab sejak tetes pertama darah hewan kurban itu jatuh ke bumi, Allah mengampuni dosa-dosamu yang terdahulu. Jawab Aisyah :"apakah hal itu khusus bagi kami ataukah bagi umumnya orang mukmin, ya rasul? beliau menjawab : Ya berlaku bagi kami dan umumnya kaum mukmin". Wahab bin Munabbih berkata: Nabi Daud AS, berkata"Ya Allah, sebesar apakah pahala orang yang berkurban dari umat Nabi Muhammad SAW? Jawabnya :"Aku memberi pahala kepadanya, setiap bulu dari badan hewan kurbannya 10 kebaikan, Aku hapus 10 keburukan, serta kunaikan 10 derajat, baginya setiap rambut menjadi gedung di surga, seorang bidadari yang ayu dan kendaraan bersayap berkecepatan tinggi, ia kendaraan ahli surga..."

Saturday, 12 September 2015

Yang Terbaik Adalah Pilihan Allah.SWT

Tiga orang cacat tubuh yang kondisi diri dan tubuh tak berdaya secara fisik. Tak tega meronta pada diri satu diantaranya meminta untuk sesuap nasi, satu orang lagi meminta dengan membalas doa kepada yang memberinya. Dan satunya diam dengan tangan terputus duduk. Merenung sejenak hingga tergenang yang disampaikan khatib jum’at di Masjid Humasa Rantau, Jum’at (11/9) siang kemarin bahwa “Apapun yang terbaik adalah disisi Allah.SWT”.

“Yaa Allah mudahkanlah mereka dan kami yang niat iklash karena Allah membantunya. Alhamdulillah hikmah kebaikan dari Mu, naungilah mereka yang selalu berbuat baik karena Allah”.

Khatib mewasiatkan kepada diri khatib pribadi dan jamaah sekalian agar senantiasa bertakwa kepada Allah.SWT.  Takwa dalam pengetian sebenarnya menaati perintahNya dan menjauhi semua larangan-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

“Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (QS. An Nisa: 131)

Takwa adalah wasiat Allah, wasiat rasul-rasul-Nya, dan wasiat orang-orang shaleh kepada sahabat-sahabat mereka.

Belum tentu yang Apa kamu anggap baik padahal tidak. Demikian pula sebaliknya sesuatu yang jelek ternyata baik di sisi Allah.SWT. “Apa pun yang terbaik adalah disisi Allah.SWT”.

“Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?” (QS. Al Mulk: 14)

Terkadang kita merencanakan sesuatu, menurut prasangka dan perkiraan kita, apa yang kita rencanakan adalah yang terbaik bagi diri kita. Kita pun berusaha untuk meraihnya. Namun ternyata kita gagal setelah berusaha, tidak sesuai dengan apa yang kita kehendaki. Atau terkadang ada musibah yang menimpa kita, yang membuyarkan semua yang kita cita-citakan.

Namun ingatlah, kaum muslimin yang dirahmati Allah Ta’ala. Jika seorang hamba telah berusaha dan telah berdoa, maka hasil akhir yang Allah tetapkan adalah yang terbaik bagi hamba tersebut. Kenapa? Karena yang terbaik adalah pilihan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Al Arif dan Alim.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 216)

“Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216)

     Dahulu kala ada seorang Raja bersama Menterinya di suatu wilayah,

Ada sebuah kisah seorang raja dan seorang menteri. Menterinya ini senantiasa berkata

“Yang terbaik adalah pilihan Allah”.

Setiap ada orang yang terkena musibah, akan dinasehati oleh sang menteri dengan mengatakan, yang terbaik adalah pilihan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Suatu saat sang raja yang terkena musibah, jari raja ini terputus karena suatu hal. Sang menteri datang dengan tetap mengatakan, wahai raja yang terbaik adalah pilihan Allah. Jarimu putus itu adalah yang terbaik.

Mendengar ucapan menterinya ini, raja pun tersinggung dan marah. Dia mengatakan, “Jari saya putus yang terbaik?! Penjarakan dia!”

Tatkala di penjara, dengan mudah menteri ini mengatakan, yang terbaik adalah pilihan Allah.

Ternyata benar, suatu saat sang raja pergi berburu bersama bawahannya untuk berburu atau suatu keperluan. Mereka terjebak, pergi ke tempat yang jauh, lalu mereka ditangkap oleh segeromblan orang penyembah dewa tertentu. Mereka ditangkap dan disembelih satu per satu sebagai tumbal untuk dewa-dewa mereka. Tatkala Tiba giliran sang raja, mereka dapati jari raja ini putus, mereka anggap raja ini orang yang cacat yang tidak pantas dikorbankan untuk sesembahan mereka. Raja pun dibebaskan.

Saat itulah sang raja sadar akan kebenaran perkataan menterinya. Jarinya yang putus ini adalah suatu kebahagiaan, merupakan anugerah, sehingga dia tidak jadi dibunuh oleh orang-orang tersebut. Ia pulang dengan begitu semangat, lalu membebaskan sang menteri. Raja mengatakan, “Benar perkataanmu, yang terbaik adalah pilihan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Saya selamat dari cengkraman mereka. Namun saya ingin bertanya, mengapa waktu engkau di penjara, kau katakan yang terbaik adalah pilihan Allah Subhanahu wa Ta’ala? Apa kebaikan yang kau alami di penjara?” Menteri menjawab, “Seandainya saya tidak di penjara, maka saya akan pergi turut serta berburu bersamamu, saya akan ditangkap dan disembelih oleh mereka. oleh karena itu, saya dipenjara adalah yang terbaik.”

Mudah-mudahan pelajaran-pelajaran dan kisah-kisah hikmah yang kami sampaikan ini bermanfaat bagi para jamaah sekalian. Mudah-mudahan kita menjadi seseorang yang senantiasa berprasangka baik terhadap Allah, dan meyakini bahwa takdirnya adalah pilihan yang terbaik untuk kita setelah kita berdoa dan berusaha. (Badal Maya)

Wednesday, 2 September 2015

Haji

     Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam Semesta) Tiada Tuhan Selain Allah, tanpa terasa kini kita sudah memasuki musim haji. Pada musim haji lantunan kalimat thayyibah berkumandang merdu terdengar di seluruh penjuru dunia. Demikian terlihat melalui tayangan media elektronik televisi maupun internet yang mengiformasikan kabar gelombang jamaah haji tahun 2015 ini. Rombongan kafilah berdesakan dalam barisan jamaah haji yang sangat panjang... Terpancar ekspresi wajah mereka yang nampak bergembira dapat berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji dengan diliputi harum semerbak tercium hidung aroma minyak wangi yang harumnya bagi sosok yang menciumnya mengundang hentak tanda rasa inginkan juga.
     Yaa Allah tetapkanlah serta teguhkanlah maksud dan tujuanku kepada Allah. Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad.SAW utusan Allah. Allah maksud ku, Maghfirah dan RidhoNya tujuanku sebagaimana Abah lantunkan dan ajarkan melalui talqin kepadaku, “Illahi Anta Maksudi Waridhoka Matlubi Atiini Mahabahtaka Wamarifataka”.
     Yaa Allah jadikan diriku tempat persinggahanMu yang selalu menghias diri dengan Inayah dan Taufiq Hidayah Allah. Mudahkanlah Aku dalam menjajaki lintasan Maqamat dan Hallikhwal yang Engkau anugerahkan kepadaku.
    


Thursday, 9 July 2015

Keutamaan Ucapkan Kalimat Tauhid Laa Illaha Illallah



      Subhanallah Maha Suci Allah, Kumandang Zikirullah kalimat tauhid Mu kembali bergema di surau langgar lingkungan tempat tinggalku.
Mungkin kita pernah mendengar keutamaan mengucapkan laa Ilaaha Illallah. Sebab, itu kalimat yang paling baik sebagaimana disebutkan dalam suatu hadits. Perbuatan mengucapkan laa ilaaha illallah dalam bahasa Arab disebut Tahlil. Kalau ke indonesia biasanya ditambah imbuhan an menjadi tahlilan. Sebagaimana khitan kalau ke indonesia ditambah imbuhan an menjadi khitanan.
Nah, kalau maksud tahlilan adalah seperti yang sudah disebutkan, maka tentu saja tidak ada yang meragukan keutamaannya. Karena siapa yang memperbanyak mengucapkan kalimat tauhid tentu terpuji.
Namun, jika maksud dari tahlilan adalah upacaranya yang dikaitkan dengan tujuh hari kematian, atau empat puluh hari atau seratus hari dan sebagainya, bagaimana hukumnya? Yaa Allah seharian puasa di bulan Ramadhan, Sholat Fardhu 5 waktu, sholat sunah Tarawih, menjaga hati dengan melaksanakan hak Allah di diri.
Ingatkan  Inabah Abah Anom talqin akan kalimat ‘Laa Illaha Illallah’ terhadap setiap Santrinya di masjid. Sosok Mursyid yang arif lepas muridnya untuk menjajaki Maqamat dengan instrumentasi ritme lantunan kalimat tauhid yang maha dahysat. Tegarkan santrinya secara Arif dengan modal Mahabah untuk menjajaki Hallikhwal. “Alhamdulillah menangis lagi seraya zikirullah di malam ke 23 bulan Ramadhan kendati sedikit. Semoga Allah selalu jadikan kami sasaran kasih sayangnya dan merontokan hati yang beku dan keras seperti batu ini”.
      Yaa Allah sungguh mulianya umat dan hambamu yang meninggal dunia dibulan mulia ini. Akhirlah kehidupan kami seperti mereka yang berhasil menjalani kehidupan dan berakhir khusnul khatimah. Dan jadikanlah sisa hidup kami untuk dapat dan tetap taat ingat terhadap Allahu Rabbi. Ampunilah kami yang lalai ini...Tobat dengan harapan terbentang maghfirah dari Mu Illahi yang maha pengampun, kasih, dan sayang.

      Yaa Allah Mudahkanlah Hidup dan Matiku

      "Sesungguhnya Allah suka kalau keringanan-keringanan-Nya dimanfaatkan, sebagaimana Dia benci kalau kemaksiatan terhadap perintah-perintahNya dilakukan" (HR. Ahmad, dari Ibn ‘Umar ra.)
“Allah menghendaki kemudahan bagi kamu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu” (QS. 2:185).
Islam agama yang sesuai dengan fitrah manusia. Karenanya, seluruh ajaran Islam dapat dilaksanakan oleh manusia, sebagaimana diamalkan dengan baik oleh Rasulullah Saw, para sahahat, tabi’in, salafus saleh, dan orang-orang saleh hingga kini.
Pada da’i atau ulama pun hendaknya menunjukkan kemudahan itu, bukan malah menjadikan ajaran Islam terasa sulit diamalkan. Proses, tahapan, dan prioritas amal dalam Islam harus disosialisaikan (didakwahkan) kepada umat.
Islam hadir bukan untuk membuat susah manusia, justru mempermudah hidup dan kehidupannya.
 “Sesungguhnya Allah Swt. tidak mengutusku untuk mempersulit atau memperberat, melainkan sebagai seorang pengajar yang memudahkan” (HR. Muslim).
Sebagaimana layaknya "petunjuk jalan", Islam memudahkan manusia untuk menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Jika manusia merasa susah dalam hidupnya, bisa dipastikan, karena ia tidak mematuhi petunjuk Islam. Yang menjadikan Islam terasa berat dan susah adalah diri kita sendiri, lebih tegasnya hawa nafsu kita.
Dalam sejumlah firman-Nya, Allah Swt menegaskan, Islam tidak dimaksudkan untuk menyusahkan atau memberatkan manusia.
"Dan sesungguhnya Kami memudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah yang mengambil pelajaran?” (QS. 54:17).
"Kami tidak menurunkan Al-Qur'an ini kepada kamu supaya kamu menjadi susah" (QS. 20:2).
“Allah menghendaki kemudahan bagi kamu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu” (QS. 2:185)
Ayat-ayat di atas dengan jelas mengatakan, kesusahan, kepayahan, kesukaran, dan kesengsaraan bukanlah konsep yang dianjurkan Islam (Al-Quran). Islam adalah untuk kemudahan dan kebahagiaan manusia.
“Dan siapa yang berbuat kebaikan, lelaki atau perempuan dan dia mukmin, sungguh Kami akan menghidupkan dia dengan kehidupan yang baik” (QS. 16:97)
Dalam prinsip Islam, semua perintah, tanggungjawab, dan beban adalah dibuat dan dilaksanakan sesuai dengan kemampuan manusia. Allah Swt tidak akan membebani hamba-Nya melainkan disesuaikan dengan kemampuan manusia.

“Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya...” (QS. Al-Baqarah:286).
Imam Ibn Qayyim menyatakan, “Hakikat ajaran Islam semuanya mengandung rahmah dan hikmah. Kalau ada yang keluar dari makna rahmah menjadi kekerasan atau keluar dari makna hikmah menjadi kesia-siaan, berarti itu bukan termasuk ajaran Islam. Kalaupun dimasukkan oleh sebagian orang, maka itu adalah kesalahkaprahan.”


Sunday, 28 June 2015

Alhamdulillah Rahmat Teraih di Bulan Ramadhan

Alhamdulillah Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam. Lama tak berjumpa dengan Beliau yakni Orang Tua yang kami Cinta Kasih dan Sayang karena Allahu Rabbi. Terlepas hallikhwal kerinduan dengan bertemu pada Minggu kedua bulan Ramadhan, bulan penuh rahmat kasih dan sayang serta ampunan. Silahturahmi saling bertanya satu dengan lainnya di tengah menjalani cobaan berupa ujian pada sosok pimpinan formasi bak khalifah yang memimpin wilayah dalam lingkungan intern keluarga.

Menjalani ujian cobaan di bulan Ramadhan dengan menyandang beban sakit diri yang mesti menjalani operasi di bulan ini. “Nak Abah lagi di Rumah Sakit selama 8 hari dan tengah operasi”. Pedih sekali mendengarnya lantaran tak bisa berbuat apa-apa lagi aku untuk Beliau Ayah kami yang kami cinta kasih dan sayang karena Illahi Rabbi. Menengadah kepala ke atas seraya menatap langit hitam dan bulan sabit serta berkelip bintang yang dilihat semakin membanyak dan satu bintang diantaranya berjalan dengan kerlipannya. Alhamdulillah berzikir lalu menangis lagi di bulan Ramadhan, tanda masih mendapatkan rahmat kasih dan sayangNya. Semoga terus hallikhwal ini dan di lindungi dari azab dan murka Illahi mengenai diri. “Nak Abah tetap puasa di bulan Ramadhan ini, kendati Abah diberi dua keringanan diri. Pertama puasa Musafir (Perjalanan). Kedua puasa sedang dalam kondisi sakit. Tapi Abah tetap berpuasa karena Allah.SWT. Alhamdulillah masih bisa menjalani”.
(Rabbifirli Waliwalidaya Warhamhuma Kaama Rabayani Shagirah) Orang Tua, Adik, dan Anak Istri serta Keluarga Yang Kami Cinta Kasih dan Sayang Karena Allah.SWT. Barokah Hallikhwal Cinta Kasih dan Sayang Nabi Muhammad.SAW karena Allah.


Sontak Hipocampus dan Amigdala bekerja dan ingatku pada Pustaka yang tentu pernah kubaca. “Bulan Rajab adalah Bulan Allah, Bulan Syaban adalah Bulan Nabi Muhammad, dan Bulan Ramadhan bulan Umat Nabi Muhammad.SAW”. Tiga bulan yang dimuliakan Allah.SWT dan tentu memiliki keutamaan. Pada Bulan Rajab memiliki keutamaan perjalanan Isra Mir’aj Nabi Muhammad.SAW. Bulan Syaban dengan keutamaan Malam Nisfu Syaban, dan Bulan Ramadhan yang banyak memiliki keutamaan.

Tahukah Engkau ? Barang siapa yang melihat kerlipan bintang berjalan di malam hari di bulan Ramadhan dan Syaban itu sama dengan melihat perjalanannya Isra Nabi Muhammad.SAW yang jejaknya melintasi masa demi masa (Illuminasi) waktu lalu, sekarang, dan nanti. “Apabila Engkau melihat kerlipan bintang pada waktu itu berdoalah, karena itu termasuk waktu mustajab cepat terkabulkannya doa seorang hamba. Sama seperti ‘Saat’ Jum’at sekaligus kunci rahasia pada akhir malam ganjil di bulan Ramadhan yaitu Lailatul Qadar ”. Carilah pada malam-malam ganjil di akhir bulan Ramadhan.  

      Tanpa terasa kita sudah memasuki minggu kedua di bulan Ramadhan. Sebagaimana diketahui bahwa bulan Ramadhan adalah bulan penuh rahmat kasih sayang serta ampunan dan berkah. Ampunan Allah terbuka bagi hambanya yang memanfaatkan bulan Ramadhan untuk Ibadah beramal sholeh dan meminta ampunan padaNya. Karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Kasih dan Sayang serta suka terhadap orang-orang yang bertobat dan kembali Inabah padaNya.

      Disamping berpuasa momentum bulan Ramadhan digunakan oleh umat Muslim untuk berbagi bersama dan bersilahturahmi ke sesama saudara, jiran, dan tetangga dengan aktifitas buka puasa bersama, semarakan masjid dengan sholat berjama’ah, dan bersedekah dengan niat ikhlas karena Allah.SWT.


      “Yaa Allah Kabulkanlah Doaku, Ampunilah Aku atas khilaf dan lalaiku dalam mengingatmu. Berilah Aku petunjuk dan hidayah serta InayahMu selalu. Yaa Allah tolonglah orang tua Kami yang kami cinta kasih dan sayang karena Allah, sembuhkanlah dan sehatkanlah serta panjangkanlah umur Beliau. Tinggikanlah derajat Beliau yang pernah membimbing dan mengajariku, dan naungilah Beliau selalu. Rabbifirli Waliwalidaya Warhamhuma Kaama Rabayani Shagirah. Tolonglah kami yang tiada daya dan upaya ini. Amin 3 x. “

Wednesday, 10 June 2015

Bulan Ramadhan Tiba Mari Raih Keutamaan dan BerkatNya.

 (Oleh Nasrullah)

     Alhamdulillah sebentar lagi bulan Ramadhan, Marhaban Yaa Ramadhan bulan penuh ampunan maghfirah dan rahmat kasih sayang dari Allah.SWT. Menyambut hilal penentuan awal puasa Ramadhan seraya memanjatkan doa Nabi Muhammad.SAW. “Yaa Allah terbitkanlah hilal kepada kami ini dengan keamanan dan iman dan selamat dan Islam. Tuhanku dan Tuhanmu yakni Allah.SWT. Semoga hilal ini menambah hidayat petunjuk dan kebaikan.”

 Di bulan Ramadhan ini seluruh umat muslim menyambutnya secara bahagia bergembira untuk memetik berkah bulan yang mulia lagi terbebas api neraka dan terbukanya pintu-pintu surga. Mereka diwajibkan berpuasa di bulan Ramadhan.

Kewajiban puasa bulan Ramadhan dan keutamaannya. Sebagaimana firman Allah.SWT, “Hai sekalian orang yang percaya telah diwajibkan atas kamu puasa, sebagaimana telah diwajibkan atas ummat yang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa (dapat menjaga diri dari murka Allah). (Al-Qur’an Surah Al Baqarah 183).

Abu Hurairah R.A berkata: Rasulullah SAW bersabda: Jika tiba bulan Ramadhan maka dibuka pintu-pintu surga dan ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu (dirantai) semua Syaithon. (Buchary, Muslim)

      Abu Hurairah R.A berkata : Rasulullah SAW bersabda: Allah telah berfirman: Semua amal kelakuan anak Adam dapat dicampuri kepentingan hawa nafsu, kecuali puasa, maka itu melulu untuku, dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Puasa itu sebagai perisai, maka jika seorang sedang puasa, janganlah berkata keji atau ribut-ribut, dan kalau seorang mencaci-maki padanya, atau mengajak berkelahi maka hendaknya dikatakan padanya: Aku berpuasa. Demi Allah yang jiwaku ada ditanganNya, bau mulut orang yang puasa bagi Allah lebih harum dari bau misik (kasturi). Dan untuk orang puasa dua kali masa gembira, yaitu ketika akan berbuka puasa, dan ketika ia menghadap kepada Tuhan akan gembira benar, menerima pahala puasa-nya. (Hadist Riwayat Buchary, Muslim)

      Abu Hurairah R.A berkata: Rasulullah.SAW bersabda: Siapa yang bersedekah sejodoh (dua kendaraan) dalam jihad fisabilillah, maka ia akan dipanggil dari semua pintu-pintu surga: Hai hamba Allah itu baik. Dan siapa biasa melakukan sembahyang, dipanggil dari pintu sembahyang, dan siapa ahli jihad dipanggil dari pintu jihad, dan siapa ahli puasa dipanggil dari pintu puasa (arroyaan) dan siapa ahli sedekah dipanggil dari pintu sedekah. Abu Bakar R.A bertanya: Ya Rasulullah, apa sebabnya maka ada orang dipanggil dari semua pintu-pintu itu (apakah ada orang yang dipanggil dari semua pintu-pintu itu) Jawab Nabi : Ya, dan saya harapkan hendaknya kau dari golongan mereka. (Buchary, Muslim)

      Bersabda Nabi Muhammad.SAW : Sesungguhnya di surga ada pintu bernama ARROYAAN tempat masuk daripadanya orang-orang yang puasa pada hari qiyamat, tidak dapat masuk dari pintu itu kecuali orang yang puasa, dipanggil oleh penjaganya:Dimana orang-orang yang telah berpuasa ? Dan tidak dapat masuk di situ kecuali mereka saja, dan jika telah selesai maka ditutup, dan tiada masuk selain mereka saja. (Buchary, Muslim)

      Bersedekah sejodoh tidak berarti kendaraan saja bak wakil Allah, tetapi melakukan segala perbuatan ganda dobel dua, baik itu dari sholat fardhu yang diwajibkan dengan sunnatnya atau puasanya atau lain-lainnya. Siapkan diri dan isi seperempat malam dengan Ibadah terhadap Allah.SWT. “Alhamdulillah menangis lagi seraya zikir dan shalawat serta berdoa terhadap Allah.SWT dan Nabi Muhammad.SAW di Musholah Darusalam usai melaksanakan sholat Shubuh. Yaa Allah semoga ini ada hikmah dan kebijaksanaan untuk kami dari Allah Tuhan Yang Maha Arif Bijaksana lagi Maha Alim juga Maha Kaya dan Maha Pemberi Rizqi”.

      Hmmm...Subhanallah Walhamdulillah janjiNya bagi kalangan Khawasul Khawas yang pasti ikhlas beribadah kepada Allah dengan menjadikan diri tempat persinggahan Allah.SWT. Sebagaimana dituturkan Abu Sa’id Alchudry R.A berkata : Rasulullah SAW bersabda: Tiada seorang yang berpuasa sehari saja karena Allah melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka jarak tujuh puluh tahun. (Buchary, Muslim)

      Alhamdulillah pahala yang banyak baggi umat Muslim. Abu Hurairah R.A berkata : Bersabda Nabi SAW: Siapa yang puasa bulan Ramadhan karena percaya dan benar-benar mengharapkan pahala dari Allah, maka diampunkan dosa yang telah lalu. (Buchary, Muslim)

      Pemurah dan memperbanyak berbuat kebaikan terutama pada malam sepuluh yang terakhir dalam bulan Ramadhan.

Aisjah R.A berkata : Adalah Rasulullah SAW jika mulai malam-malam sepuluh yang akhir bulan Ramadhan dari mulai malam 21 s/d 29 bangun satu malam penuh dan membangunkan keluarganya, dan bersungguh-sungguh ibadat hingga mempererat sarungnya (tidak mengumpuli istri-istrinya). (Buchary, Muslim)

Thursday, 28 May 2015

Catatan Harianku Untuk Mu yang Ku Cinta Kasih Sayang Karena Allah Nggak Kalah Sama Anna Nicole Smith


      Menceritakan pengalaman hidupku bersamamu dan juga kalian yang ku cinta kasih sayang karena Allah. Dan ku benci karena Allah. Sebagaimana niatku dalam menjalin kehidupan bersamamu atas dasar semata-mata karena Allah, dan sunah Rasulullah. Biar seluruh jagad tahu, Ia akan memperhatikan mencukupi dan menaungi kita khususnya Muhammad FN dalam menjalani kehidupan ini.
Abu Hurairah RA. Berkata : Bersabdalah Rasulullah SAW, Tujuh macam orang yang bakal dinaungi Allah dibawah naunganNya, pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan Allah.
1.  Imam (Pemimpin/Kepala) yang adil.
2.  Pemuda yang tumbuh dan tetap ta’at ibadat kepada Allah.
3.  Seorang yang hatinya selalu tergantung pada Masjid (Yakni memperhatikan waktu-waktu sholat secara berjama’ah di masjid).
4.  Dua orang yang berkasih-sayang semata-mata karena Allah baik ketika bertemu atau sesudah berpisah.
5.  Seorang laki yang diajak berzina oleh wanita bangsawan yang cantik, maka ia tolak dengan kata : Aku takut kepada Allah.
6.  Seorang yang bersedekah dirahasiakan, sehingga tidak diketahui oleh yang kiri apa yang dilakukan oleh kanannya.
7.  Seorang yang berdzikir ingat kepada Allah sendirian, sehingga bercucuran air mata.  (Buchary, Muslim).
Tenang cinta kasih sayangku karena Allah, Ia pasti tetapkan janjinya. Hallikhwal yang dianugerahkan Allah ini sangatlah besar. Tangis karena pilu hati, merasa diri sangat rendah dan mendapat kehormatan besar dari Allah. Restuilah kami dan doakan kami yang berkasih-sayang karena Illahi Rabbi.
Maafkan aku selama ini bukannya aku mengabaikanmu saatku beraktifitas menyusun sebuah harapan yang terbaik untuk masa depan kita nanti. Alasanku suka menyendiri dibawah gelap malam seraya ingat pada Nya, syukur mendapatkan rahmat berupa deraian air mata hallilkhwal diri yang disertai ingat Allah seraya bershalawat terhadap Nabi Muhammad.SAW. Kendati Maqamat khauf dan asa terhadap Allah seiring dengan hallikhwal kondisi hati karena pilu hati tadi jarang terjadi dalam satu susunan formasi utuh namun pernah terasa hingga nanti.
Yaa Allah tetapkan hatiku untuk tetap konsisten membangun hati dengan akhlak baik dan tetap ingat padaMu dengan terus mengasah diri menjadi orang yang bertakwa terhadapMu dan cinta Nabi Muhammad.SAW beserta keluarga dan pengikutnya karena Allah.
Yaa Allah semoga tetap terus petunjuk dan hidayah ini sampai saya mati dan mendapatkan khusnul khatimah. Amin Ya Rabbal Alamin. Maafkan catatanku ini, sehingga tak kalah dari mereka seperti Anna Nicole Smith keluarga almarhum model majalah play boy dari dua buah catatan buku harian pribadi mendiang yang katanya benci sama laki-laki seperti saya yang pernah buat situs xxx waktu jaman Internet pertama masuk Indonesia. Tobaattt Yaa Allah, ampunilah juga programer web master yang juga punya pengalaman yang sama seperti saya termasuk hack, crack, preak hingga para cacing. Atau para pejabat di zaman Pak Harto yang pernah menulis biografi dirinya seperti bapak saya yang Dosen UI, juga Jaksa yang hidup sederhana dan memiliki buku harian untuk anaknya. Yaa Allah ampunilah Beliau dan tinggikanlah derajatnya, Aku cinta kasih sayang Beliau karena Allah. Demikian juga buku hariannya paman teman Ponpes Suryalaya saya waktu sama-sama dikerangkeng Abah yakni Ifan yang amangnya namanya Bj.Habibie. Atau yang nulis tentang Anne Frank, Hanna Sanesh, Ahmad Wahib, Kartini, Soe Hok Gie, dan lainnya. Namun pastinya saya mengalah dan patuh pada Imam saya Al-Qur’an dan Hadist Nabi Muhammad.SAW. Alasannya karena saya cinta mereka karena Allah.SWT.



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls