Saturday, 14 March 2015

Alhamdulillah Lagi Kami Menangis Takut Pada Allah.SWT

      Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah.SWT Tuhan Seru Sekalian Alam), Berkat koleksi Pustaka Library peninggalan orang tua yang kami cinta kasih dan sayang karena Allah. Yaa Allah semoga engkau ampuni dan tinggikan derajat orang tua kami atas perjuangannya selama hidup di dunia bak khalifah yang mengalah untuk menang terkemas dalam sebuah harapan dan asa jelajahi sistem waktu nyata Ilumanasi “Allahu Awal Allahu Akhir”. Seluruhnya terangkum dalam kata bahasa yang terstruktur dalam formasi.

      Alhamdulillah Kami Zikir, Bershalawat seraya membaca Ayat Suci Al-Qur’an dan berpegang teguh pada Hadist Qudsi yang Shahih Buchary Muslim. Menangis pilu hati mengenang masa lalu dengan sudut pandang ilumanasi (Sistem waktu dahulu, sekarang, dan nanti) disebuah rumah Allah yang megah ini. Astagafirullah (Ampunilah kami Ya Allah atas kelalaian kami dan kejahilan kami, sesungguhnya EngkauLah Maha Arif dan Alim serta Maha Pengampun). Al-Khauf (Takut) kepada Allah.SWT warnai penuhi rasa hati pilu akan azabnya yang pedih. Ihhh, ngeri sekali ? Seraya berharap kepada Allah.SWT akan betangan curahan Cinta, Kasih, dan Sayang (Rahmat) kepada diri kami. Dan mohon perlindungannya akan azabnya yang pedih yang membuat takut hati diri.

Terbangun tekad kembali Inabah kepada Allah.SWT dengan maksud hati hanya Allah.SWT dan Motivasi Maghfirah (Ampunan) dan Ridho Allah teraih diri disisa umur hidup kami yang sudah memasuki usia tua dan berkeluarga. “Ujian apa lagi disisa umur kami dengan keluarga yang kami bina penuh cinta kasih dan sayang karena Illahi Rabbi (Allah.SWT)”.

Melintasi jenjang Hallikhwal berkat menyandarkan kunci cinta karena Allahu Rabbi. Kami Cinta, Kasih dan Sayang Allah dengan niat karena Allah, Cinta Rasulullah Nabi Muhammad.SAW karena Allah. Para Sahabat, Arif-Alim Ulama, Keluarga Beliau, Para Guru karena Allah, dan semuanya karena Allah. Terkecuali yang dibenci Illahi seperti Setan dan Iblis yang tentu dibenci dengan niat karena Allah Rabbi.

“Alhamdulillah Kami menangis lagi sambil ingat kepada Illahi Rabbi Allah.SWT dan tentu Rahmat Kasih Sayangnya Telah Kudapati”. Namun belum tentu teraih karena syak-nya diri penuh instropeksi, Apakah pantas kami dapati ?

      Abu Hurairah R.A berkata : Bersabda Rasulullah Nabi Muhammad.SAW : Tidak akan masuk ke dalam neraka seorang yang pernah menangis karena takut kepada Allah, hingga dapat kembali air susu ke dalam tetek. Dan tidak akan dapat berkumpul debu dalam jihad fisabillah dengan asap neraka Jahannam. Hadist Bucahry Muslim.

      Mengingat seseorang calon legislatif yang kami pilih. Dan tak dapat berkumpul dengan kami bak debu dalam perjuangan jihadnya di jalannya yang mereka pilih. Tafakur sendiri dan menangis lagi seraya zikir shalawat terhadap Nabi Muhammad.SAW. Imam Kami yakni Al-Qur’an dari suratnya berjudul “Demi Massa”. Dan telah isyaratkan kami karena memang itu belum tentu kami dapati. Kendati demikian patut kami syukuri Rahmat Allah.SWT didapati.

      Setelah menangis bangun tekad diri lagi disisa umur kami untuk perbaiki diri dan Istiqomah ikuti ajaran Allahu Rabbi dan Nabi Muhammad.SAW. Serius hingga nafas ini terhenti dengan harapan Khusnul Khatimah teraih. Yaa Allah Alhamdulillah atas Maqamat dan Hallikhwal yang Engkau Anugerahkan kepada Kami yang berdosa lagi jahil ini.

      Tanda Kasih Allah Kepada Seorang Hamba dan Anjuran Kepada Supaya Meniru Dan Berusaha Untuk Mencapai Kasih Allah Ta’ala.
Imam Kita Umat Islam di Al-Qur’an-Firman Allah.SWT :
      Jika kamu cinta kepada Allah, maka ikutilah ajaranKu niscaya kamu dikasihi Allah, dan diampunkan dosa-dosamu.Dan Allah maha pengampun lagi penyayang. (Al Imran 31).


      Deskripsi Nasrullah dalam Metodologi Kualitatif via Data Kualitatif pada sebuah koleksi foto Guru Arif Alim Ulama dan para Kiayi yang diantaranya pun para Wali serta Habib zuriat Nabi Muhammad.SAW. Dengan harapan dapat melihat lagi malam penuh rahmat illahi dengan curahan asuhan kasih sayang illahi terpancar melalui cahaya Nabi Muhammad.SAW dan tersusun kembali aktifitas para santri seperti di Inabah Ponpes dulu lagi hingga Ghaust tak terlihat sesuai maqamnya “Al-Arif Alimul Ghaibi Wa Syahadahti”. Sistematis Garandali ditemani hujan badali dan mengasah hati guna hiasi tempat maqamat khauf takut diri pada gelegar petir gurur gesekan bumi.

Thursday, 22 January 2015

Zikir Kepada Allah Hingga Menangis Plus Niat Karena Allah Guna Raih RidhoNYA


Assallamualaikum  Wr Wb.
     Alhamdulillah segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian Alam Semesta, Malam Jum’at akhir bulan Rabiul Awal Maulid Nabi Muhammad.SAW tadi dikala kondisi lingkungan intern diri kurang tapi Fit. Saya tafakur sendiri seraya Zikir, Shalawat, dan Ibadah Sholat kepada Allah.SWT, lalu berlinang air mata diri menangis penuh harap kepada Allah Tiada Tuhan Selain Allah.
     Tiba esok harinya sms masuk lagi, karena memang kerap sekali. “Rull, Aku jadi jurnalis sampe mati? Alhamdulillah ada orang lain memasok berita Aku nah.Jadi halaman kontrak terisi.”
Kendati sepekan sebelumnya Ia meminta juga pada kami, namun maaf belum teisi juga memberi, karena kami tengah sibuk ingat pada Allahu Rabbi hingga terabaikan dunia kerja kami.
     Kami balas, ”Maaf kak, saya juga mengejar ridho Allah juga sampai mati. Alhamdulillah dua malam terakhir saya zikir dan menangis berarti tanda Rahmat Allah saya dapati. Sampai terabaikan dunia kerja saya demi untuk selalu ingat pada Allah.SWT demi meraih Ridho Allah Rabbi”.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari yang tiada naungan selain naungan-Nya. Mereka adalah:

(1) Penguasa yang adil,

(2) Seorang pemuda yang tekun (tumbuh) beribadah kepada Allah,

(3) Seorang yang hatinya senantiasa bergantung (memikirkan dan mengusahakan kemakmuran) masjid,

(4) Dua orang laki-laki yang mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena Allah,

(5) Seorang laki-laki yang diajak berbuat mesum oleh seorang wanita yang mempunyai jabatan dan kekayaan namun ia menolak dengan mengatakan ‘Aku takut kepada Allah’,

(6) Seorang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya, dan


(7) Seorang yang berdzikir saat sedang sendirian hingga menangis karena rasa takutnya kepada Allah” (HR. Bukhari, Muslim)

Wasallamualaikum Wr WB

Friday, 26 December 2014

Bulan Rabiul Awal Maulid Nabi Muhammad SAW

RANTAU, ~ Allahumma Sholli Allah Muhammad, Semoga salawat, dan salam tercurah selalu terhadap junjungan kita Nabi Muhammad.SAW beserta seluruh keluarga para sahabat dan pengikut Beliau hingga akhir zaman. Tak terasa saat ini kita sudah berada di bulan Rabiul Awal, bulan bersejarah bagi umat manusia sedunia. Sebagaimana khatib Jum’at di Masjid Humasa Rantau, Jum’at (26/12) menyampaikan dalam khutbahnya disamping menghimbau kita selaku umat Muslim untuk selalu meningkatkan taqwa kita terhadap Allah.SWT, sebagai bekal untuk kehidupan kita nanti. Demikian juga patut bersyukur kepada Allah Tuhan Seru Sekalian Alam atas nikmat sehat, dan umur kita yang masih bisa menikmati bulan Rabiul Awal ini.
Didalam bulan ini ada tiga peristiwa penting yang menjadi legenda pada diri Rasulullah Nabi Muhammad.SAW. Pertama bulan kelahiran Nabi Muhammad.SAW. Kedua, hijrahnya Nabi Muhammad.SAW ke Madinah. Ketiga, Wafatnya Nabi Muhammad.SAW.
      Senada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab.Tapin juga menyampaikan bahwa 12 Rabiul Awal bulan Maulid Nabi Muhammad.SAW merupakan mmomentum yang baik untuk mengevaluasi kembali keteladanan kita terhadap Baginda kita Rasulullah Nabi Muhammad.SAW. Diantaranya untuk memperingati hari kelahiran Beliau pada 12 Rabiul Awal yang tentunya tujuan pokok kita adalah untuk meningkatkan keimanan kita, amal sholeh, amal sosial, taqwa kita, serta tentunya meningkatkan keteladanan kita terhadap pribadi Rasulullah Nabi Muhammad.SAW. “Jangan sampai momentum bulan Maulid ini hanya berlaku sekedar peringatan-peringatan tanpa meninggalkan suatu ikatan-ikatan dalam jiwa kita sebagai umat Rasulullah.SAW, “katanya diamini BadalMayaLTQ.
Kita harapkan seluruh masyarakat Muslim marilah kita ikuti semua kegiatan-kegiatan di bulan Maulid pada 12 Rabiul Awal ini sekaligus kita lebih memperdalam dan lebih menghayati ajaran-ajaran Baginda Rasulullah.SAW dalam rangka kita mengwujudkan kehidupan yang lebih baik sekaligus untuk bekal bagi kehidupan kita di dunia maupun di alam akhirat nanti.
Semarak Bulan Maulud Nabi Muhammad.SAW
      12 Rabbiul Awal bulan Maulid Nabi Muhammad.SAW, bulan kelahiran Nabi Muhammad, bulan Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, dan bulan Haul atas meninggalnya Nabi Muhammad.SAW.
      Barokah bulan Maulid di daerah ini tergambar jelas, berbagi antar sesama umat Muslim melalui Wakilnya dengan meneladani Rasulullah Nabi Muhammad.SAW. Terhitung hidup sehari bulan Rabiul Awal mulai semarak terdengar kumandang shalawat atas junjungan Nabi Muhammad.SAW beserta keluarga dan para sahabat dan pengikutnya dari umat muslim di daerah ini dengan instrumentasi Gendang Rebana yang dibawakan grup penerbang. Demikian pun lantunan zikir dan ayat suci Al-Qur’an merdu khusyu tedengar serta Tausyiah yang disampaikan para Guru, Arif Billah, dan Alim Ulama di Masjid dan Surau Mosholah. Banyak warga menghadirinya dan diantaranya memperingatinya dengan menyelenggarakan syukuran dan doa bersama sekaligus haulan yang diselengarakan dan dihadiri undangan antar warga. Peringatan Maulid digelar warga di Surau Musholah dan Masjid serta syukuran dipermukiman rumah penduduk tempat tinggalnya, lembaga organisasi masyarakat Islami, hingga lingkungan perkantoran Pemerintah Daerah.
      Didaerah ini ada budaya tradisi yang khas terselenggara setiap bulan Maulid Nabi, diantara kegiatannya adalah “Prosesi Beayun Maulid Nabi Muhammad.SAW bertempat di Masjid Keramat Desa Banua Halat”. Masjid Al Mukarammah, prosesi beayun akan curahan rahmat dan kasih sayang Allah.SWT melalui wasilah cahaya Nabi Muhammad.SAW.

      Ribuan ayunan mengalun naik turun seiring lantunan shalawat terhadap Baginda Rasulullah Nabi Muhammad.SAW dan kumandang zikir yang dibawakan para santri dengan instrumentasi rebana dan gendangnya. Yaa Allah, Shalawat dan Salam semoga selalu tercurah terhadap junjungan Baginda Rasulullah Nabi Muhammad.SAW beserta seluruh keluarga dan para sahabat serta pengikut Beliau hingga akhir zaman. Yaa Allah bentangilah curahan asuhan cinta, kasih, dan sayangMu selalu terhadap kami disini dan jadikanlah kami tempat persinggahanMu selalu dan tetap dalam formasi bintangmu dengan cahaya Nabi Muhammad.SAW serta sasaran cemburuMu berupa kasih dan sayang. Lindungilah Kami dari murka dan azabMu. Yaa Allah naungilah kami yang menyandarkan Hallikhwal dari Mu dengan niat karenaMU, Engkaulah maksud kami serta Maghfirah dan RidhoMu tujuan hidup kami. Yaa Allah tetapkanlah kami untuk selalu Istiqomah ingat terhadap Allah dan taat terhadap ajaran Nabi Muhammad.SAW dengan menyerahkan diri penuh kepada Allah.SWT Tuhan Seru Sekalian Alam Semesta Ini. Tiada Tuhan Selain Allah, Allah tempat bergantung dan bersandar. (RUMIMFN-FORMASILTQ)

Tuesday, 4 November 2014

Hari Asyura Muharram

Keutamaan bulan Muharram adalah dapat menghapus dosa selama setahun sebelumnya. Nah tobat dibulan ini dengan melaksanakan sunah berpuasa pada tanggal 9 (Tasu'a) dan 10 (Asyura) Muharram atau berpuasa satu hari saja pada tanggal 10 (Asyura) dengan harapan Allah.SWT menghapus dosa setahun yang lalu. Sebagaimana anjuran Nabi Muhammad.SAW, melalui Hadist-Hadist Beliau terkait tentang Puasa 'Asyura. 1. Dari Abu Qatadah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam, bersabda : “ Aku berharap pada Allah dengan puasa ‘Asyura ini dapat menghapus dosa selama setahun sebelumnya.” (H.R. Bukhari dan Muslim) 2. Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata : “Aku tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam , berupaya keras untuk puasa pada suatu hari melebihi yang lainnya kecuali pada hari ini, yaitu hari ‘Asyura dan bulan Ramadhan.” (H.R. Bukhari dan Muslim) 3. Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata : Ketika Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari‚ Asyura, maka Beliau bertanya : “Hari apa ini?. Mereka menjawab :“ini adalah hari istimewa, karena pada hari ini Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, Karena itu Nabi Musa berpuasa pada hari ini. Rasulullah pun bersabda: “Aku lebih berhak atas Musa daripada kalian“ Maka beliau berpuasa dan memerintahkan shahabatnya untuk berpuasa. (H.R. Bukhari dan Muslim) 4. Dalam riwayat lain, Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhuma berkata : Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda : “Jika tahun depan kita bertemu dengan bulan Muharram, kita akan berpuasa pada hari kesembilan (tanggal sembilan).“ (H.R. Bukhari dan Muslim) 5. Imam Ahmad dalam Musnadnya membawakan tambahan: “Hari ‘Asyura adalah hari ketika perahu Nabi Nuh berlabuh di bukit Judiy, lalu Nabi Nuh berpuasa sebagai bentuk syukur.” Lantas bagaimanakah Berpuasa ‘Asyura ? Ibnu Qoyyim rahimahullah dalam kitab Zaadul Ma’aad –berdasarkan riwayat-riwayat yang ada- menjelaskan : - Urutan pertama, dan ini yang paling sempurna adalah puasa tiga hari, yaitu puasa tanggal sepuluh ditambah sehari sebelum dan sesudahnya (tgl 9, 10 & 11). - Urutan kedua, puasa tanggal 9 dan 10. Inilah yang disebutkan dalam banyak hadits. - Urutan ketiga, puasa tanggal 10 saja. Puasa sebanyak tiga hari (9, 10,dan 11) dikuatkan para para ulama dengan dua alasan sebagai berikut : 1. Sebagai kehati-hatian, yaitu kemungkinan penetapan awal bulannya tidak tepat. 2. Dimasukkan dalam puasa tiga hari setiap bulan.

Friday, 3 October 2014

Kenang Sejarah Nabi Ibrahim.AS di Bulan Haji

Bulan ini kita berada di bulan Dzulhijjah, di bulan inilah kita coba mengenang kembali sejarah perjuangan Nabi Ibrahim.AS dalam pengalamannya mencari Tuhan Seru Sekalian Alam. Demikian pula pengorbanannya Nabi Ibrahim.AS dan putra Beliau, Nabi Ismail.AS yang kini ditandai oleh Umat yang tengah menunaikan Ibadah Haji terutama saat wukuf di Arafah. Sebagaimana Khatib Jum’at di Masjid Humasa di Kota Rantau ini menyampaikan pengalaman pribadi Nabi Ibrahim.AS nan membina keyakinan percaya kepada Allah.SWT dan menemukannya setelah melalui perjalanan tariqatnya. Dalam perjalanannya setelah mengamati bintang, bulan, dan matahari. Sampai dengan arca patung dan benda langit maupun bumi yang pantas serta wajar untuk disembah. “Kala melihat bintang dimalam hari, Apakah itu Tuhanku yang pantas untuk disembah, namun bintang itu redup dan menghilang. Dikatakannya, Aku tak suka yang sifatnya redup dan hilang. Begitu pun kala melihat bulan dan Matahari, Apakah itu Tuhanku yang pantas untuk disembah, namun lagi bulan dan matahari tenggelam, Aku tak suka yang sifatnya tenggelam “. Selain keistimewaan pengalamannya dalam mencari Tuhan Yang Maha Esa (Tiada tuhan Selain Allah). Nabi Ibrahim.As juga hadir dalam bentuk pengorbanan dan khalifah, dimana Nabi Ibrahim.AS besedia mengorbankan manusia yang tak lain adalah anaknya sendiri yakni Nabi Ismail.AS untuk dikorbankan. Berkat kekuasaan-Nya, Allah.SWT menggantikan anak yang dikorbankan Nabi Ibrahim.AS dengan seekor domba kambing. “Hingga kini sejarah perjalanan Nabi Ibrahim.AS dan Nabi Ismail.As terus dikenang oleh seluruh umat Islam di dunia. Dimana di hari raya haji ini banyak diantara umat Islam yang berkuban dengan menyisihkan hartanya, dan beribadah untuk menunaikan ibadah haji”.

Wednesday, 17 September 2014

Menikah Dengan Niat Baik Diantaranya Ikhlas Karena Allah Guna Raih RidhoNYA

Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam. Berkumandang Asma Allah dan Shalawat Nabi Muhammad.SAW dalam resepsi perkawinan, disamping itu Penceramah K.H.Bakhiet dalam tausyiahnya sampaikan keutamaan menikah. Sebagaimana dalil yang dilontarkan Beliau berdasarkan hadist Nabi Muhammad.SAW bahwa bermula nikah itu adalah sunahku. Artinya, sesuatu yang dikerjakan oleh Nabi Muhammad.SAW. Barang siapa tidak mengikuti sunahku maka dirinya bukanlah termasuk golonganku yang baik. Dalam hadist ini menyatakan bahwa Menikah itu suatu pekerjaan yang pernah dilakukan oleh Rasulullah Nabi Muhammad.SAW sehingga disebut sunah Beliau. Dan orang yang telah menikah berarti mereka telah mengamalkan satu sunah dari sunah-sunah Beliau. Barang siapa yang tidak mengamalkan sunah beliau maka dirinya bukan termasuk golongan umat Beliau. Hadist Rasulullah SAW ditunjukan untuk kaum Muslimin dan Muslimat dalam sebuah pernikahan. Menghimbau kepada seluruh umat Nabi Muhammad.SAW untuk nikah. Lantas umat Beliau yang bagaimana di himbau Nabi Muhammad.SAW untuk segera menikah, umat itu adalah bagi orang yang ingin menikah dan memiliki kemampuan untuk menikah, “Siapa yang ingin menikah dan memiliki kemampuan untuk menikah tetapi tidak mau menikah dan ini bukan termasuk golongan umat Nabi Muhammad.SAW yang baik, “katanya. Menikah disertai dengan niat-niat yang baik tentunya akan mendapatkan pahala yang banyak dari Allah.SWT. Semakin baik niatnya menikah semakin banyak pula pahalanya yang berlipat-lipat ganda, apalagi niatnya menikah untuk mengikuti sunah Rasulullah.SAW dan memperbanyak Umat Nabi Muhammad.SAW serta guna meraih ridho Allah.SWT seraya menyandarkan Hallikhwal berupa Cinta, Kasih, dan Sayang karena Allah.SWT. Disamping itu juga menikah dapat menghindari dirinya dari perbuatan dosa perbuatan maksiat, dari pada dirinya terjerumus dalam perzinahan lebih baik menikah. “Dan menikah bisa menjadi wajib dari sunah, dari pada terjerumus dalam perzinahan. Selain itu menikah juga bisa mubah dengan hanya niat meluluskan nafsu syahwat semata. Juga menikah bisa menjadi haram jika seseorang merasa tidak percaya diri memiliki kemampuan untuk membina keluarga dan rumah tangga. Demikian pula menikah bisa menjadi makruh jika seseorang ingin menikah namun tak memiliki kemampuan untuk menikah, “katanya. Yaa Allah semoga Engkau beri tempat bagi orang-orang yang menikah dengan niat-niat yang baik disisiMu dan naungilah mereka selalu dan bentangilah mereka selalu dengan curahan Cinta Kasih dan Sayang dari Mu. Berilah Mereka Petunjuk dan Hidayah Mu selalu dalam menjalani bahtera rumah tangganya semoga meraih kebahagian dan terwujudnya keluarga sakinah mawadah warahmah. Memiliki anak yang sholeh dan cerdas lagi bertakwa kepada Allah.SWT. Orang-Orang yang niat menikah untuk mengikuti Nabi Muhammad.SAW teladan Umat Islam melalui sunah-sunahnya. Demikian pula kepada orang yang berniat menikah untuk memperbanyak umat Nabi Muhammad.SAW. Apalagi yang berniat menikah untuk menghindari perzinahan serta bagi orang-orang yang berniat menikah guna meraih Ridhho Allah.SWT seraya menyandarkan Hallikhwal berupa Cinta, Kasih, dan Sayangnya karena Allah.SWT. “Semoga Allah menaungi dan memampukan mereka selalu dalam mengarungi bahtera rumah tangga dan meninggikan serta memuliakan cinta kasih dan sayangnya dengan niat karena Allah serta membahagiakan juga mencukupinya dalam kehidupan di dunia dan akhirat kelak”. Amin Yaa Allah. LTQ-RUMI

Biasa setelah menjalani kehidupan berkeluarga. Alhamdulillah kami memiliki niat berkeluarga semata-mata karena Allah dan mengikuti sunah Rasulullah SAW. Berkat niat karena Allah.SWT lalu dianugerahi Hallikhwal berupa cinta, kasih, dan sayangnya yang juga kami bina semata-mata karena Allah.
Ternyata benar kata Nabi Muhammad.SAW yang kita cinta kasih dan sayang karena Allah melalui isi hadistnya.
Abu Hurairah R.A berkata : Bersabda Nabi SAW: Wanita dikawini karena empat perkara: karena harta kekayaannya atau kebangsawanannya, atau kecantikannya, atau karena agamanya. Maka utamakan istri yang beragama, pasti tidak rugilah usahamu. Hadist Riwayat (Buchary,Muslim).
Biasa pilihan orang jika mencari teman hidup (istri) maka tujuan utama dan kebanyakan orang kepada kekayaan, atau kebangsawanan, atau kecantikan semata-mata, dan yang terbaik ialah yang mencari istri/kawan hidup seorang perempuan yang sopan santun terpimpin oleh ajaran agama. Maka selain dari itu, tidak terjamin kebahagian hidup, dan kelancaran atau berlangsungnya cita-cita harapan. Bahkan kemungkinan hanya membawa bangkerut.

Wednesday, 3 September 2014

Pemerintah Arab Usulkan Kebijakan Pemindahan Maqam Nabi Muhammad.SAW

Sebagaimana dilansir dari media online Independent dalam dokumen setebal 60 lembar halaman menyatakan bahwa Pemerintah Arab Saudi mengusulkan kebijakan yang dapat menuai kotroversi umat Islam diseluruh dunia. Pemerintah Arab berencana menghancurkan Maqam Nabi Muhammad.SAW termasuk dengan memindahkan ruangan maqam sekitarnya yang dikenal sebagai tempat-tempat suci. Usulan relokasi pemindahan maqam Nabi Muhammad ke areak pemaqaman Al-Baqi yang berjarak sekitar 100 meter sebelah selatan komplek Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Direktur Islamic Heritage Research Foundation, DR Irfan al-Alawi mengingatkan semua pihak akan munculnya ketidaknyamanan terhadap upaya-upaya mengubah situs suci umat muslim. Rencana ini juga dikhawatirkan akan memicu ketegangan di antaranya golongan umat Islam di dunia pasalnya Pemerintah Saudi selama beberapa tahun terakhir telah memiliki kebijakan untuk mengambil perhatian sangat serius terhadap usulan perubahan terhadap situs-situs suci umat muslim. "Peziarah datang ke ruangan yang pernah menjadi tempat tinggal keluarga Nabi Muhammad dan masuk ke ruang maqam untuk berdoa," kata Dr. Irfan. "Sekarang mereka ingin mencegah peziarah untuk datang dan memuliakan maqam karena di anggap bisa memicu syirik. Namun satu-satunya cara mencegah orang mengunjungi maqam Nabi adalah mengeluarkannya dan memindahkannya ke areal pemakaman," tambahnya lagi. Pemerintah Saudi hingga saat ini belum mau berkomentar banyak terhadap kabar usulan pemindahan maqam Nabi Muhammad. Namun dalam pernyataannya setahun yang lalu, otoritas di Saudi dalam kapasitasnya sebagai pengelola dua masjid suci umat Islam akan mengambil sikap sangat serius terhadap rencana pengembangan dua situs tersebut. Hingga saat ini belum ada keputusan apapun yang diambil pemerintah Arab Saudi terhadap usul kontroversial tersebut.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls