Friday, 8 January 2021

Jum'at Berkah, Anggota Polsek Bakarangan Bagikan Susu dan Roti Kepada Santri di tengah Pandemi Covid-19.



RANTAU,- Polres Tapin melalui jajaran anggota Polsek Bakarangan melaksanakan aktifitas Jum'at Berkah dengan membagikan susu dan roti kepada sekitar ratusan santri Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA) Al-Ikhlas di Desa Gadung Keramat, Kecamatan Bakarangan, Kabupaten Tapin, Kalsel. Jum'at (8/1/2021) petang.


Disamping itu, Anggota Polsek Bakarangan ini juga melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 kepada para santri di TPA Al-Ikhlas yang masih melangsungkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pengajian tajwid secara tatap muka di tengah kondisi pandemi Covid-19. Namun pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan ketat bagi para santrinya. Terbukti rata-rata santri TPA Al-Ikhlas ini mengenakan masker dan mencuci tangan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).


Bhabinkamtibmas Polsek Bakarangan Polres Tapin, Bripka Aris Susanto,SH yang juga Ustadz Pengajar Tajwid di TPA Al-Ikhlas ini berharap santrinya sehat dan Indonesia maju. Sehingga pihaknya, disamping mengedukasikan para santri dengan Ilmu agama juga menyampaikan pesan 

penerapan 3 M plus 1 T, mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Hal itu agar terhindar dari Corona Covid-19, dan menjadi santri yang sehat, Indonesia maju.


Dikatakannya, Insya Allah setiap Jum'at, Polsek Bakarangan menyelenggarakan bakti sosial khusus mereka yang terdampak Covid-19 di wilayah Bakarangan. Dan hari ini sasarannya adalah kalangan santri TPA Al-Ikhlas di Desa Gadung Keramat.


"Mudah-mudahan kegiatan Jum'at Berkah ini bermanfaat. Disamping berbagi rezeki, pihaknya juga ada mewakafkan Al-Qur'an teruntuk para santri yang ada di TPA ini,"katanya.


Guru Asmuni, Pengajar di TPA Al-Ikhlas mengucapkan terima kasihnya kepada anggota kepolisian Polsek Bakarangan yang memberikan sosialisasi edukasi penerapan protokol kesehatan Covid-19. Sehingga anak-anak bisa mengerti, betapa pentingnya menjaga kesehatan. Diharapkan, kegiatan ini terus berlanjut dan pihaknya bisa datang kembali kesini.


"Kegiatan Jum'at Berkah hari ini bisa menjadi contoh TPA lainnya dan diterapkan protokol kesehatan,"katanya. 


Reporter Nasrullah


Saturday, 21 November 2020

Rezim Keji Musuhi Ulama dan Habib

 



Memandang sosok Habib Rizieq Shihab (HRS) yang belakang pekan terakhir ini dimusuhi aparat hukum TNI dan Polri termasuk artist entertainment.


Coba deh kawan kita telaah baik-baik dibawah ini, Habib Rizieq Shihab (HRS) sosok pejihad Zuriat Rasulullah yang dijanjikan Allah melalui Rasulullah diakhirat kelak bakal didampingi Rasulullah berkat Rabbaniyatul Hukum dan Rabbaniyatul I'lm yang dimilikinya.Demikian balasannya kelak untuk kalangan orang seperti mereka, Syurga tertinggi bersama Rasulullah Saw. Sehingga dirinya tak bakal mau merubah prinsip hidupnya hanya dengan ditukar kemewahan dunia yang sifatnya sementara.


Ilmu hukumnya tak taklif atau ikut-ikutan, yang langsung dari Allahu ta'ala. Dan tentunya berseberangan dengan sudut pandang dari ilmu hukum birokrasi di Republik Indonesia ini, dimana banyak setan menempel di badan hukum nasional dan badan hukum internasional terutama mereka aparat yang memiliki prinsip arogan terdepannya, "Aku Akan Tahu Sebelum Orang Lain Mengetahui, Jika Sukses Jangan Dipuji, Jika Gagal Jangan Dicari". Profesi infrontalis pakar pidana dan kelompok orang-orang tertentu yang menempati jabatan ini dan syaratnya pun harus berkorban lebih dulu untuk berada di barisan depan, karena sudah kriteria ilmu hukum dan menjadi orang-orang tertentu saja.


Contohnya, Sejarah Ibrahim dan Ismail yang diuji oleh Allah sekeluarga untuk menyembelih anaknya. Tadinya sempat goyah ditengah umat, mana tega ayah memotong anak. Tapi dengan sifat tawakal karena Allah dilakukannya yang akhirnya mukjizat datang Ismail yang disembelihnya tetap hidup dan digantikan hewan korban hingga keduanya diangkat oleh Allah kedudukannya menjadi Nabi, dan diberi ilmu hukum yang langsung dari Allah dan menjadi Bapak Tauhid yang dikenal Nabi Ibrahim.As.


Kembali ke hukum birokrasi, karena orang-orang pilihan sebagai ahli hukum jarang. Terbukti

masih banyak aparat hukum tak mampu selesaikan kasus yang masih terproses dan mandek di badan hukum nasional dan internasional. Serta selesaikan kriminalitas pidana yang merajalela di struktur jaringan dunia Internet melalui cybercrimenya aja masih nggak becus. Mulai dari Carding, Hoaks, Preaking. Apalagi ke sisi administrasi keuangan lainnya.

Makinnya mengungkap data kasus yang kini sudah menyebar dalam thread boot program yang sudah menempel dan pengaruhi hypocampus tatanan memory dan mentok di struktur bidang ilmu kesehatan.


Sementara yang dicari jadi tujuan aparat hukum untuk menyelesaikan kasus pidananya di struktur hukum pidana tempat tertinggi. Karena itulah, belum sempat selesaikan kasus banyak aparat hukum terlihat sudah sakit duluan dalam memproses kasus pidana, mulai dari sakit hati, stroke, dan lainnya. Karena ribet pusing pekerjaannya, menganalisa banyak kasus,

dari mulai kasus ringan hingga kasus rumit ditambah diwajibkan menjaga rahasia negara agar  cukup dirinya dan lembaganya saja yang mengetahuinya.


Contohnya, bermula dari perdata diantaranya dalam perkara sengketa warisan saja masih berada di nomor urut teratas  di badan hukum nasional menjadi persoalan kasus yang rumit. Duh, makinnya di struktur hukum pidana dan struktur hukum ekonomi yang memiliki kelasnya tersendiri.


Konten religius sudah dikunci dalam struktur jaringan internet sejak zaman rj45 kabel, pornografi marak di warnet waktu itu. Dimana dosa merajalela, pihak Inteljen pun kalang kabut memproteksi produk luar yang masuk dalam negeri hingga musuh mampu menyerupai kemampuannya. 


Nah kembali ke persoalan Habib Rizieq Shihab, Inteljen Pemerintah Arab sudah tahu terkait kepulangannya ke tanah air Indonesia di tengah kondisi Covid-19 dan pembatasan kegiatan sosial masyarakat yang sudah diatur pemerintah Jokowi. Habib disambut banyak umat Islam  bak di Padang masyhar, mereka rindu padanya.Nah benar kan apa kata ulama ceramah selama ini. Bahwa besok ada kehidupan akhirat kelak. Beliau sosok bijaksana diatas kalangan alim dibilang tidak bijaksana oleh kalangan tertentu, sementara bertemu secara fisik juga belum pernah.


Terkait berselisih antar ulama dan umat di media sosial Internet terkait Habib Rizieq Shihab, apakah dirinya habib atau bukan, itu hal biasa yang menjadi instrumen alat pemutar balikan fakta oleh kalangan orang-orang tertentu. Baik juga resapi sosok tubuhnya dengan niat cinta kasih sayang karena Allah meskipun secara kualitatif data foto dan videonya, agar ikut tertular kebaikan yang berasal dari Allah dan Rasulullah. Dari aspek titian Maqamat ikut takut khauf pada Allah Sang Khaliq Maha Pencipta seluruh Alam Semesta. Dengan landasan cinta, kasih, sayang karena Allah dapatkan anugerah titian Hallikhwal. Dengan modal pendidikan bisa seperti Anies Baswedan, mendapatkan dukungan bantuan tokoh agama para Ulama dalam tugasnya.


Berbicara terkait pendidikan agama, menurut pendapat kalangan santri pasti ada yang menyatakan bahwa pendidikan agamanya terkesan selalu dianaktirikan. Pendidikan formal lain dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Pesantren dibawah naungan Kementerian Agama. Demikian para guru dan Ustadz-Ustadzahnya, jelas berbanding  jika di sekolah SD SMP hingga atas ada guru terakreditasi hingga sertifikasi. Sementara Ustadz di Ponpes, tawakal dan ikhlas saja semata-mata karena Allah mengamalkan ilmunya. Terlihat jelas letak keadilannya disini untuk antara bidang ilmu lain dengan bidang ilmu agama. Ditambah zaman teknologi informasi internet semakin maju dan berkembang modern, konten religius dikunci sudah dalam struktur jaringan internet dibawah naungan world wide web, sehingga nilai advetorial iklan tak ada bagi konten agama dibading konten layanan lainnya. Kita asyik diskusi di media sosial, yang kaya pemilik medsos sementara pengguna kena getahnya. Mending lempar mereka pakai wadai lokal buatan sendiri pengaruhi dan kontrol lewat citra digital satelit.


Itulah sebabnya Habib membangkitkan semangat Umat Islam dengan semangat jihadnya berjuang di jaringan internet untuk bersuara lantang keras, melebihi ospek di asrama santri yang dijadwalkan tiap beberapa pekan sekali dan mengejutkan.


"Para pemuda Islam yang hobi berinternet, kobarkan semangatmu. Jika non muslim memiliki ratusan account, kalian buat dan miliki ribuan account,"katanya.


Menarik diungkapkan Ustadz Abdul Shomad dikira jamaahnya sosok Arif kalinya curut politik juga diungkap Denny Siregar, melihat persoalan ini justru mendukung umat Islam bersatu merapatkan barisan lagi di masjid. Beliau tidak menyalahkan Habib Rizieq Shihab, justru menghormati keutamaan yang dianugerahkan Imam di Indonesia dan memiliki banyak umat. Beliau lebih menyatakan Agama dan Rabbaniyatul Hukum (Hukum Allah) dihadapan umat Islam dengan lidahnya yang tak bertulang.


"Nabi Muhammad seorang teladan, jika dicaci dimaki terkait urusan pribadi beliau, dirinya tak marah. Tetapi kalau sudah menyangkut agama dan umat Islam diinjak-injak baru dirinya marah,"katanya.


Dampak Corona Covid-19, barisan shaf jamaah di masjid direnggangkan dengan dalih macam-macam. Sempat tidak diperbolehkan sholat Jum'at, karena masjid ditutup di era zalim seperti ini. Jika dulu nyembah berhala, sekarang sembah pengusaha. Mending tetap jadikan kalimat Laa Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah nilai tukar dalam aspek ekonomi digital, yang sebentar lagi konvensional cetak tenggelam oleh dunia digital. Contohnya, produk babelion yang mayoritas dilirik umat manusia dari duit kertas sudah beralih ke duit elektronik digital bank.


Nasrullah

Thursday, 5 November 2020

Minuman Kemasan Aqua Di Boikot




RANTAU,- Perhelatan acara Maulid Nabi Muhammad.Saw yang marak terselenggara di bulan Rabiul Awal. Di acara yang mengandung berkat Nabi Muhammad ini tentunya tak terlepas dari namanya konsumsi yang diperuntukan bagi para jamaah. Dan yang menjadi trending topik perbincangan menarik adalah disamping permasalahan wabah Covid-19 juga produk minuman kemasan bermerk milik Danone produsen makanan dan minuman yang berkantor pusat di Prancis.


Aqua menjadi sasaran seruan pemboikotan produk Prancis yang masif diseluruh penjuru dunia. Sebagaimana diketahui, minuman kemasan yang tersaji di setiap acara paling melekat nama Aqua di masyarakat. Bahkan orang bilang ke pedagang kalau ingin membeli air kemasan gelas atau botol bilangnya, beli Aqua. Maklum minuman kemasan Aqua ini telah lama merajai market pasar.


Sebagaimana Utih dan Fani, beraktifitas jual beli di Pasar Rantau. "Pesan Aqua puluhan dus untuk acara maulidan,"kata Utih.

Sontak dijawab Fani Pedagang di Pasar Rantau, "Produk yang lain aja lah, Aqua lagi di boikot orang dan sedang jadi trending topik nasional. Karena produk itu pemiliknya dari Prancis, tidak menjualkan itu dulu,"kata Fani.


Oh iya lah, jawab Utih, maka konsumsi air kemasan yang dipesannya ini buat acara maulid Nabi Muhammad.Saw, sementara produk itu dari negara yang pemimpinannya melecehkan Nabi Muhammad.Saw. 


Demikian diacara Maulid Nabi Muhammad.Saw di Cangkring, kemarin. Seorang Habib menanggapi hal ini dan menyampaikan secara bijaksana produk kemasan minuman untuk acara majelis I'lm Rasulullah.

"Sebaiknya lebih afdhol cari produk yang lain, apalagi produk Aqua dari Prancis. Kecuali tidak ada lagi yang dicari, dihitungan terakhir baru boleh,"kata Habib Zuriat Rasulullah di acara Maulid Rasulullah.


Perusahaan yang memproduksi minuman kemasan Aqua ini pertama kali didirikan oleh Tirto Utomo pada tahun 1973, dengan nama PT.Golden Mississippi. Pabrik pertamanya di Bekasi, Jawa Barat. Setahun berikutnya, perusahaan ini merilis produk perdananya dalam bentuk kemasan botol kaca berukuran 950 ml. Perusahaan ini terus berkembang hingga mampu mendirikan pabrik keduanya di Jawa Timur pada tahun 1984.


Di tahun 1998, PT Tirta Investama dan Danone produsen makanan dan minuman yang berkantor di Prancis melalui Danone Asia Holding Pte Ltd menandatangani perjanjian untuk berkolaborasi membentuk grup Aqua. Pada tahun 2000 Aqua pun mulai mencantumkan 'Danone' di seluruh produknya.


Sejak saat itu Danone mulai membeli banyak saham milik PT Tirta Investama (sebelumnya tercatat sebagai PT Aqua Golden Mississippi) di Bursa Efek Indonesia. Hingga kini Danone pun menjadi pemegang saham mayoritas grup Aqua. Dan Aqua masih terus mengembangkan bisnisnya. Adapun, produk Danone Aqua yang dikeluarkan berupa Aqua gelas, Aqua Botol, Aqua galon, hingga Aqua Kids.



Reporter Nasrullah


Sunday, 18 October 2020

Selamat HUT Santri 2020

 



RANTAU,- "Ketika Hamba diingatkan bulan Rabiul Awal, Hatiku Riang Gembira, Semangat Sholawat bertambah, Karena di bulan tersebut, Manusia pilihan Allah, Baginda Nabi Muhammad.Saw dilahirkan". Al Habib Umar Bin Hafidzh.


Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2020 pada Kamis, 22 Oktober 2020. Santri Kabupaten Tapin terlihat semangat dan gembira menyambut bulan Maulid yang dilaksanakan di bulan Rabiul Awal. Kendati di tengah-tengah situasi kondisi Covid-19, mereka komunitas pecinta shalawat tetap sabar dan ikhlas menjalankan perintah Allah berkat hallikhwal kecintaannya semata-mata karena Allah terhadap Rasulullah Saw.


Sebagaimana diungkapkan Ahmad Sauqi, Minggu(18/10), Santri Kabupaten Tapin binaan Guru Kapuh di Pondok Pesantren Al Baladul Amin Telaga Langsat Kandangan Kalimantan Selatan. Mereka memberikan semangat kepada rekan-rekan sesama saudara muslim terutama para Santri di seluruh penjuru bumi.


"Wabah Covid-19 ini suatu ujian cobaan dari Allah yang perlu kita sabari. Karena Allah mengirimkan penyakit ini karena selama ini kita lalai mentaati perintah Allah. Untuk itu kepada para santri dan warga Indonesia agar bisa merubah perilaku untuk sering-sering beribadah dan ingat kepada Allah,"katanya berpesan.


"Kami Santri Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan mengucapkan Selamat Hari Santri 22 Oktober 2020. Santri Sehat, Indonesia Kuat,"katanya serentak.


Hari Santri Nasional tahun ini diperingati oleh masyarakat muslim di Indonesia pada Kamis, 22 Oktober 2020. Adapun, Hari Santri pertama kali ditetapkan oleh Presiden Jokowi melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 dengan menetapkannya pada setiap tanggal 22 Oktober.


Reporter Nasrullah

Friday, 2 October 2020

Mencium Tangan Ulama Sama Dengan Mencium Tangan Rasulullah

 




RANTAU,- Guru Muhammad Alfian Noor yang juga bergelar Habib menghadiri Majelis I'lm Guru Suni di Banua Halat, Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin.Jum'at (2/10) petang.


Berkat Noor Muhammad, Abah Guru Suni adalah murid kesayangan Almarhum Guru Sekumpul yang memiliki tingkat maqamat tinggi hingga dirinya menjadi pewaris rasul yang dekat selalu dengan Rasulullah melalui wasilah Al Arifin Billah KH.Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul Martapura.


Dalam sambutannya, Guru Muhammad Alfian Noor mengaku berguru dengan Guru Suni di Banua Halat, dan menceritakan catatan Rabbaniyatul I'lm terkait tentang Noor Muhammad hingga pengalaman seseorang yang dikenalnya bermimpi dengan Rasulullah.Saw. Dan ini berkat anugerah berupa Hallikhwal dari Allah berupa cinta, kasih, dan sayang yang disandarkan semata-mata karena Allah kepada Guru.


Guru adalah Mursyid, teladan bagi semua profesi. Berkat ilmunya yang berguna bersumber dari Noor Muhammad. Sehingga mereka menjadi Pewaris Rasulullah. Demikian Guru Suni Banua Halat, Abah Guru bagi kita semua dan patutlah kita mencintai, menyanyangi dirinya semata-mata karena Allah. Berkat ilmu beliaulah dari Rasulullah, kita bisa mengenal Allah dalam bentuk marifat.


Yaa Allah semoga shalawat dan salam selalu tercurah atas Baginda Rasulullah SAW. Yaa Allah semoga engkau tinggikan derajat Beliau para guru-guru kami yang kami cinta, kasih, sayang semata-mata karena Allah. Dekatkanlah para guru-guru kami dengan Baginda Rasulullah Saw.

Alhamdulillah, Jum'at hari ini saat melaksanakan sholat Jum'at ini, niat hamba semoga Allah menganugerahkan Saat Mustajab di hari Jum'at ini saat khutbah berlangsung beramanah pada diri untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah hingga akhir hayat nanti. Dan mengabulkan doa hajat diri.


Alhamdulillah Jum'at hari ini, hamba yang tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Allah dapat mencium tangan Rasulullah dengan cara mengikuti sunahnya dalam langkah bisa bertemu guru dan kalangan Ulama dengan mencium tangannya yang harum semerbak. Terima kasih Yaa Allah, Alhamdulillah.


Reporter Nasrullah

Friday, 11 September 2020

Yaa Allah Biha...Yaa Allah Biha...Yaa Allah Bilhusnil Khatimah

Setiap wirid sholat di masjid hingga waktu subuh berkumandang Yaa Allah Biha...Yaa Allah Biha...Yaa Allah Bilhusnil Khatimah ( Yaa Allah berilah Hamba akhir hidup yang baik).

Diceritakan Guru Sekumpul, ada seorang Habib ketika membaca lantunan doa itu dirinya selalu pingsan. Disamping itu, deraian air mata tanda curahan rahmat kasih sayang Allah dirinya dapatkan berkat doa ini.


Beliau seorang muslim yang diberi kemampuan dapat melaksanakan hak Allah atas dirinya hingga  setiap harinya khatam Qur'an dan sholat pun tak pernah ketinggalan. Menangis takut kepada Allah tanda dirinya selalu menjaga keimanan dan  ketakwaan kepada maha pencipta seluruh alam semesta. Bagaimana nasib diri di akhirat nanti ?


Apakah dosa hamba diampuni Allah?


Apakah diri termasuk golongan orang-orang yang mendapatkan pertolongan Allah melalui Syafaat Rasulullah.Saw. Dan bisa bertemu dengan Rasulullah Saw yang di cinta, kasih, sayang semata-mata karena Allahu ta'ala.


Guru mulia berkata, jika seseorang sibuk menangisi urusan akhiratnya maka dirinya akan lupa urusan dunianya.


Menangis takut kepada Allah merupakan bentangan curahan kasih sayang Allah mengalir pada dirinya. Apalagi tangisnya itu karena takut kepada Allah.


MENANGIS KARENA TAKUT KEPADA ALLAH

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi [1633]).


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Ada dua buah mata yang tidak akan tersentuh api neraka; mata yang menangis karena merasa takut kepada Allah, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari karena menjaga pertahanan kaum muslimin dalam [jihad] di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi [1639], disahihkan Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1338]).


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada yang lebih dicintai oleh Allah selain dua jenis tetesan air dan dua bekas [pada tubuh]; yaitu tetesan air mata karena perasaan takut kepada Allah, dan tetesan darah yang mengalir karena berjuang [berjihad] di jalan Allah. Adapun dua bekas itu adalah; bekas/luka pada tubuh yang terjadi akibat bertempur di jalan Allah dan bekas pada tubuh yang terjadi karena mengerjakan salah satu kewajiban yang diberikan oleh Allah.” (HR. Tirmidzi [1669] disahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Sahih Sunan at-Tirmidzi [1363]).


Abdullah bin Umar radhiyallahu’anhuma mengatakan, “Sungguh, menangis karena takut kepada Allah itu jauh lebih aku sukai daripada berinfak uang seribu dinar!”.


Ka’ab bin al-Ahbar rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya mengalirnya air mataku sehingga membasahi kedua pipiku karena takut kepada Allah itu lebih aku sukai daripada aku berinfak emas yang besarnya seukuran tubuhku.”


Mu’adz radhiyallahu’anhu pun suatu ketika pernah menangis tersedu-sedu. Kemudian ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau menjawab, “Karena Allah ‘azza wa jalla hanya mencabut dua jenis nyawa. Yang satu akan masuk surga dan satunya akan masuk ke dalam neraka. Sedangkan aku tidak tahu akan termasuk golongan manakah aku di antara kedua golongan itu?”.

al-Hasan al-Bashri rahimahullah pun pernah menangis, dan ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?”. Maka beliau menjawab, “Aku khawatir besok Allah akan melemparkan diriku ke dalam neraka dan tidak memperdulikanku lagi.”

Abu Musa al-Asya’ri radhiyallahu’anhu suatu ketika memberikan khutbah di Bashrah, dan di dalam khutbahnya dia bercerita tentang neraka. Maka beliau pun menangis sampai-sampai air matanya membasahi mimbar! Dan pada hari itu orang-orang (yang mendengarkan) pun menangis dengan tangisan yang amat dalam.

Abu Hurairah radhiyallahu’anhu menangis pada saat sakitnya [menjelang ajal]. Maka ditanyakan kepadanya, “Apa yang membuatmu menangis?!”. Maka beliau menjawab, “Aku bukan menangis gara-gara dunia kalian [yang akan kutinggalkan] ini. Namun, aku menangis karena jauhnya perjalanan yang akan aku lalui sedangkan bekalku teramat sedikit, sementara bisa jadi nanti sore aku harus mendaki jalan ke surga atau neraka, dan aku tidak tahu akan ke manakah digiring diriku nanti?”.

Suatu malam al-Hasan al-Bashri rahimahullah terbangun dari tidurnya lalu menangis sampai-sampai tangisannya membuat segenap penghuni rumah kaget dan terbangun. Maka mereka pun bertanya mengenai keadaan dirinya, dia menjawab, “Aku teringat akan sebuah dosaku, maka aku pun menangis.”


Saturday, 29 August 2020

Bubur Asyura Kuliner Daerah Semarakkan Tahun Baru Islam

 



Bubur Asyura Kuliner Daerah Di Tahun Baru Islam


RANTAU,- Di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan terdapat satu tradisi yang menjadi ciri khas daerahnya yang menjadi kebiasaan umat muslim di daerah ini dan dilaksanakan setiap tahunnya bertepatan pada 10 Muharam yang termasuk hari istimewa dikenal Yaumil Asyura.


Mereka kaum Ibu-ibu, secara berkelompok bergotong royong mengolah kuliner khas daerahnya bernama "Bubur Asyura", yang dikelola dan dimasak dengan cara tradisi atau  istilah mereka mengawah yang menjadi pemandangan menarik. 


Seperti yang terlihat warga desa Perintis Raya hingga ke Banua Halat, Sabtu, 29 Agustus 2020. Sejak pagi mereka berkumpul untuk menyiapkan bahan-bahan makanan dan wajan untuk istilah mereka mengawah. Bergontong royong sekaligus menjalin silaturahmi antar umat muslim dan memberikan makanan yang lezat dan nikmat berupa bubur olahannya untuk seluruh umat Rasulullah Nabi Muhammad.Saw. Luar biasa cinta mereka terhadap Rasulullah.


10 Muharam hari istimewa, mereka percaya itu. Bahwa catatan sejarah banyak sekali terjadi di zaman para nabi, Kisah Nabi Musa membelah lautan, Nabi Adam diterima taubatnya oleh Allah, Nabi Yunus dikeluarkan dari perut ikan dan kejadian besar lainnya, Semuanya terjadi di Hari Asyuro. Itulah diantaranya umat muslim di daerah ini ada yang beribadah puasa sunah dan memasak bubur Asyura.


Nasrullah




 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls