Friday, 31 May 2019

Tanda 2 mu'min mendapat Lailatul Qadar.

Dalam Kitab Al-Ghunyah, Juz 2, hal. 23, WaliyulloH Shulthonul - Auliya Quthbur - Rabbaniy RA berkata : "Tanda2 mukmin mendapat Anugerah Karunia dari Allah Swt Jalla Jalaa LuH  " Lailatul - Qadar " adalah : Malaikat Jibril AS turun menjabat tangannya mengucapkan salam kepada mukmin tersebut "Bulu romanya berdiri, Hatinya menjadi lembut dan mudah meneteskan airmata".
       
       Dari Kalam Abah Guru Sakumpul, WaliyulloH Syaikhuna Murobbi wal - Mursyid wal - 'Arifbillah K. H. Muhammad Zaini bin H. Abdul Ghani Al - Banjari RH : " Tanda2nya mukmin mendapat "Lailatul - Qadar" yaitu : "Terbuka Hijab, Bergetar ZahirBathin, Mudah Menangis,  Peramah tidak Pemarah, husnuzh - zhon, banyak diam, makin banyak berSholawat kepada Baginda Nabi Muhammad Rasulullah Saw dan Istiqomah Tawaddu”.

Yaa Allah semoga kami termasuk dalam golongan kaum mukminin yang dekat dengan Rasulullah dan para pewarisNya. Masukan lah kami dalam golongan mereka dan dekat dengan Rasulullah Saw yang kami cinta kasih dan sayang semata-mata karena Allah.Matikanlah kami dalam keadaan Khusnul khatimah dan meraih ridhoMU dan Maghfirah Nya.Amin.

Thursday, 30 May 2019

Sifat 20 Allah dan Sifat Mustahil Allah

Sebagai umat muslim, kita diberi kemampuan masing-masing dalam mengenal Allahu ta'ala.Tuhan maha pencipta kehidupan, Tiada Tuhan Selain Allah. Kemampuan mengenal Allah terdiri dari tiga kalangan diantaranya kalangan Salik hanya dari asmaNya atau nama-nama Allah yang berjumlah 99 Asmaul Husna.

Kemampuan mengenal Allah kalangan Muridun atau Khawas dengan sifat Allah mulai dari sifat wajib Allah dan sifat mustahil bagi Allah.

Dan kemampuan mengenal Allah kalangan Khawashul Khawas atau Muradun dengan mengenal Dzat Allah dalam tatanan formasi bintangNya di lahul mahfuzh baik secara berurut dari bawah ke atas atau terbalik.Contohnya memandang dzat Allah ciptaanNya dari langit ke 7 hingga ke langit 1.

Mengenal sifat – sifat Allah SWT dimana ada Sifat Wajib dan sifat Mustahil Allah yang perlu untuk diketahui. Materi ilmu ini disampaikan dalam ilmu Tasawuf pengenalan Noor Muhammad yang kita cinta kasih dan sayang karena Allah. Karena untuk menuju tempat lautan Rabbaniyatul Ilm Tauhid dan Rabbaniyatul HukumNya dengan Istihad (teliti) perlu pertolongan Allah taala, karena tiada yang mampu mentauhidkan Allah selain Allah sendiri.Karena kita selaku hambaNya yang tiada daya dan upaya melainkan hanya dengan pertolongan Allah.Bahwa semua dari Allah dan kembali kepadaNya. Maqam Tauhid, tenggelam seorang hamba dalam lautan tauhid. Ditempat inilah mereka beristihadz secara hukum dan mendapatkan ilmu laduni dari Allah melalui wasilah para nabi.Diantaranya Nabi Muhammad.Saw.

Pengertian Sifat Allah

Sebelum kita membahas mengenai Sifat Wajib dan Mustahil Allah. Kita harus mengetahui apa makna Sifat – sifat Allah sendiri yang berarti sifat sempurna yang tak terhingga bagi Allah. Dan sebagai muslim kita wajib mempercayai bahwa terdapat sifat kesempurnaan yang tak terhingga bagi Allah.

Mari kenali Sifat Wajib dan Mustahil Allah yang wajib untuk diketahui.

Sifat Wajib Allah

1.Wujud (Ada)
Sifat wajib Allah yang pertama adalah wujud yang artinya ada. Maksudnya, Allah adalah Dzat yang pasti ada. Dia berdiri sendiri, tidak diciptakan oleh siapapun, dan tidak Ada tuhan selain Allah SWT.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudia ia bersemayam di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi Syafa’at 1190. Maka kamu tidak memperhatikan?” (QS. As – Sajadah : 4)“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”. (QS. Thaha : 14)

2.Qidam (Terdahulu/Awal)
Dialah sang pencipta yang menciptakan alam semesta beserta isinya. Maksudnya, Allah telah ada lebih dulu daripada apa yang diciptakannya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dialah yang awal dan yang akhir. Yang zhahir dan yang bathin, dan Dia maha mengetahui segala sesuatu”. (QS. Al – Hadid : 3)

3.Baqa’ (Kekal)
Maksudnya Allah maha kekal. Tidak akan punah, binasa, atau mati. Dia akan tetap ada selamanya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Tiap – tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. BagiNya-lah segala penentuan, dan hanya kepadaNya-lah kamu dikembalikan”. (QS. Al – Qasas : 88)“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal wajah Rabb mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan”. (QS. Ar – Rahman : 26-27)

4.Mukholafatul Lilhawaditsi (Berbeda dengan makhluk ciptaanya)
Allah sudah pasti berbeda dengan ciptaanya. Dialah dzat yang Maha Sempurna dan Maha Besar. Tidak ada sesuatupun yang mampu menandingi dan menyerupai keagunganNya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. (QS. Al – Ikhlas : 4)“Tidak ada satupun yang serupa dengan Dia dan Dialah yang Maha Mendengan dan Melihat”. (QS. Asy – Syura : 11)

5.Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri sendiri)
Maksudnya Allah itu berdiri sendiri, tidak bergantung pada apapun dan tidak membutuhkan bantuan siapapun.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Sesungguhnya Allah benar – benar Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta”. (QS. Al – Ankabut : 6)

6.Wahdaniyah (Tunggal/Esa)
Allah maha esa atau tunggal. Maksudnya, tidak ada sekutu bagiNya. Dialah satu – satunya Tuhan pencipta alam semesta.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Seandainya di langit dan di bumi ada tuhan – tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu akan binasa”. (QS Al – Anbiya : 22)

7.Qudrat (Berkuasa)
Maksudnya, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan Allah SWT.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al – Baqarah : 20)

8.Iradat (Berkehendak)
Maksudnya, apabila ALlah berkehendak maka jadilah hal itu dan tidak ada seorangpun yang mampu mencegahNya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki”. (QS. Hud : 107)

9.‘ilmun (Mengetahui)
Maksudnya, Allah SWT Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Baik yang tampak maupun yang tidak tampak.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya”. (QS. Qaf : 16)

10.Hayat (Hidup)
Allah SWt adalah Maha Hidup, tidak akan pernah mati, binasa, ataupun musnah. Dia kekal selamanya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya”. (QS. Al – Furqon : 58)

11.Sama’ (Mendengar)
Maksudnya, Allah Maha Mendengar baik yang diucapkan maupun yang disembunyikan dalam hati.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan Allah-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al – Maidah : 76)

12.Basar (Melihat)
Maksudnya, Allah melihat segala sesuatu. Pengelihatan Allah tidak terbatas. Dia mengetahui apapun yang terjadi di dunia ini.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan Allah melihat atas apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al – Hujurat : 18)“Dan perumpamaan orang – orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buah dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat”. (QS Al – Baqarah : 265)

13.Qalam (Berfirman)
Allah itu berfirman. Dia bisa berbicara atau berkata secara sempurna tanpa bantuan dari apapun. Terbukti dari adanya firmanNya dari kitab – kitab yang diturunkan lewat para Nabi.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan kami) pada waktu yang telah kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya”. (QS. Al – A’raf : 143)

14.Qadiran (Berkuasa)
Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di alam semesta.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Hampir kilat itu menyambar pengelihatan mereka. Setiap kali sinar itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. jika Allah menghendaki, niscaya dia melenyapkan pendengaran dan pengelihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al – Baqarah : 20)

15.Muridan (Berkehendak)
Maksudnya, bila Allah sudah menakdirkan suatu perkara maka tidak ada yang bisa menolak kehendakNya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksanya terhadap apa yang Dia kehendaki”. (QS. Hud : 107)

16.‘Aliman (Mengetahui)
Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Baik yang ditampakan maupun disembunyikan. Tidak ada yang bisa menandingi pengetahuan Allah Yang Maha Esa.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan Allah Maha Mengetahui sesuatu” … (QS. An – Nisa : 176)

17.Hayyan (hidup)
Allah adalah dzat yang hidup. Allah tidak akan mati, tidak akan tidur ataupun lengah.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :
“Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup, yang tidak mati, dan bertasbihlah denga memuji-Nya. Dan cukuplah dia Maha Mengetahui dosa – dosa hambaNya”. (QS. Al – Furqon : 58)

18.Sami’an (Mendengar)
Maksudnya, Allah selalu mendengar pembicaraan manusia, permintaan, ataupun doa hambaNya.

19..Bashiran (Melihat)
Keadaan Allah yang melihat tiap – tiap yang maujudat (benda yang ada). Allah selalu melihat gerak gerik kita. Oleh arena itu, hendaknya kita selalu berbuat baik.

20.Mutakalliman (Berfirman atau berkata – kata)
Sama dengan Qalam, Mutakalliman juga berarti berfirman. Firman Allah terwujud lewat kitab – kitab suci yang diturunkan lewat para nabi.


Sifat Mustahil Allah

Adam  = Tiada (bisa mati)
Huduth  = Baharu (bisa di perbaharui)
Fana’ = Binasa (tidak kekal/mati)
Mumatsalatu lil hawaditsi = Menyerupai makhluknya
Qiyamuhu Bighayrihi = Berdiri dengan yang lain
Ta’addud = Berbilang – bilang (lebih dari satu)
Ajzun = Lemah
Karahah = Terpaksa
Jahlun = Bodoh
Mautun = Mati
Shamamun = Tuli
‘Umyun = Buta
Bukmun = Bisu
Kaunuhu ‘Ajizan = Zat yang lemah
Kaunuhu Karihan = Zat yang terpaksa
Kaunuhu Jahilan = Zat yang bodoh
Kaunuhu Mayyitan = Zat yang mati
Kaunuhu Asshama = Zat yang tuli
Kaunuhu ‘Ama = Zat yang buta
Kaunuhu Abkama = Zat yang bisu

Maqamat dan Hallikhwal

Struktur Maqamat, kita akan membahas apa itu Maqamat ? Dari aspek religius, Maqamat adalah struktur jenjang tingkatan derajat seseorang berkat dari taqarub seorang hamba terhadap Allahu taala melalui wasilah perantara Rasulullah.Saw dan pewaris ilmu beliau yaitu Ulama.

Syarat untuk mendapatkan Maqamat adalah Tobat. Dengan inabah tobat seorang hamba menandakan orang itu telah dianugerahi oleh Allah berupa Taufik dan Hidayah Allahu ta'ala.

Misalnya, seseorang yang selama hidupnya lalai mengingat Allahu taala karena kesibukan dunianya yang membuat gila dunia.Sehingga lupa dan lalai mengingat Allah Tuhan yang menciptakannya.Suatu hari tiba-tiba dirinya mendapatkan Taufik dan Hidayah dari Allah tersadar bahwa selama ini aktivitas pekerjaannya yang membuat lalai, bagaimana kalau mati tentu apa yang dicari kemewahan dunia tak membawanya sampai kehidupan akhirat, karena disana hanya amal kebaikan yang pernah dilakukan selama hidup sebagai pendamping.Selanjutnya, dirinya mulai Inabah kembali kepada jalan Allah dengan bertobat atas kelalaiannya. Inabah-Tobat inilah merupakan anugerah dari Allahu taala berupa Maqamat.

Disinilah peran penting Ulama syekh Mursyid sebagai pembimbing melalui Talqin Zikir dan ajarannya.Karena perlu kiranya kita berguru  agar kita tak keluar jalur jejak lintasan Maqamat yang pernah dilintasi oleh orang-orang Sholeh dari zaman ke zaman hingga jejak manusia teladan Nabi Muhammad.Saw yang kita cinta, kasih, dan sayang karena Allah.

Hallikhwal

Struktur Hallikhwal (keadaan hati) ini mengarah pada kondisi psikologis seseorang yang bersifat intiusional karena faktor emosional seseorang dalam menghadapi proses setiap kehidupan. Hallikhwal itu termasuk anugerah Allahu taala. Adapun syarat untuk mendapatkan Hallikhwal itu dengan Cinta yang disandarkan semata-mata karena Allahu Ta'ala. Selanjutnya, Hallikhwal berupa keanggunan malu hingga rindu bertemu Rasulullah.Saw.

Nasrullah


Wednesday, 29 May 2019

CURAHAN RAHMAT ALLAH DI BULAN RAMADHAN


Alhamdulillah Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Shalawat salam semoga terus tercurah atas Baginda Rasulullah.Saw yang kami cinta kasih dan sayang karena Allah.Bulan Ramadhan ini  hamba yang tiada daya dan upaya diberikan Taufik hidayah dan Inayah dari Allahu ta’ala berupa kemampuan melaksanakan ibadah dengan niat ikhlas karena Allah hingga melaksanakan Hak Allah bahwa Tiada Tuhan Selain Allah.
Hidup untuk menggapai Ridho Allah dan menjadikan diri tempat persinggahan Allah pada diri untuk dapat selalu melaksanakan Hak Allah pada seluruh makhluk ciptaannya yang tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Allahu ta’ala.
Apa Hak Allah  ? Hak Allah adalah untuk menyembahnya bahwa “Tiada Tuhan Selain Allah”.  Bagaimana untuk dapat melaksanakan Hak Allah. Allah telah menciptakan sekaligus mengutus seorang Rasulullah Nabi Muhammad sebagai teladan bagi seluruh umat manusia. Ilmu Rasullulah.SAW yang diwariskannya kepada Ulama.

Pengalaman spiritual bulan Ramadhan ini ingatkan hamba pada ramadhan sebelumnya. Menguak takbir Allah Maha Besar dalam sir rahasia illahi. Allah maksud kami, Ridho Allah tujuan hidup kami. Illahi anta Maksudi waridhoka matlubi atini mahabahtaka wamarifataka.

Allah….Allah...Allah...pukul jariku tanda ketukan dzikir ingatku di struktur qalbi, sir hingga syagaf hyphothalamus dalam pikirku disertai teriakan dalam hatiku sebagaimana Abah Anom guru kami yang kami cinta kasih sayang karena Allah ajarkan pada diri kami.

Tobat Yaa Allah...Tobat Yaa Allah...Tobat Yaa Allah.”AllooHumma innaka 'afuuwun - kariimun tuhibbul - 'afwa fa'fu'annii." Yaa Allah hamba menyerah pada Rabbaniyatul HukumMu dengan prinsip Rabbaniyatul Ilm yang engkau berikan pada hambaMu.

Yaa Allah kuatkan Azam tekad ku hingga akhir hayatku hanya ridho Allah tujuan hidupKu. Matikan lah hamba Khusnul khatimah.Jadikanlah diri hamba sebagai tempat persinggahan Mu selalu dan sasaran rahmatMu. Amin.

Yaa Allah semoga engkau bentangkan ridho dan maghfirah Mu pada diri hamba. Alhamdulillah khaufku terhadap Mu disertai cucuran air mata sebagai curahan rahmat kasih dan sayangMu.Semoga itu tanda cemburu Mu, kala hamba lalai mengingatMu.

Sontak teringat talqin Abah Anom yang menyebut sosok umi Rabbiyatul Adawiyah RA yang kami cinta kasih dan sayang karena Allah. Dikatakan Abah Anom, beliau berpesan Surga tak pantas bagiKu kendati Rasulullah.Saw sudah menjanjikan setiap umatnya yang pernah takut pada Allah hingga meneteskan Air mata dijamin masuk surga. Namun beliau tetap merasa tak pantas sebagai wanita yang sudah divonis bakal banyak penghuni neraka adalah wanita daripada kaum pria. Demikian sebaliknya beliau tak tahan mendapatkan azab berupa neraka jahanam.Ditanggalkanlah keduanya, hingga menjadikan Allah sebagai maksud dan tujuan hidup hingga akhir hayatNya. Subhanallah, maha luhur Allah lagi Maha Bijaksana dan Maha Alim.

Dengan tobat hamba yang tiada daya dan upaya ini dianugerahi Allah berupa lintasan struktur Maqamat. Berkat cinta kasih dan sayangMu hamba dianugerahi Hallikhwal Allah. Namun sayang struktur keduanya tak dapat dijalankan secara bersamaan antara Maqamat dan Hallikhwal. Jalan mustahab berlaku sunahtullah dalam diri pada tataan kehidupan dijalani.Bahwa Allah TuhanKu Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad Utusan Allah. Iyakana Budu Wa Iyakanastain, Ihdinas sirotolmustaqim. Salam Ikhwan Talqin Abah Anom RA, Nasrullah Bin Muhammad Yusran.

Wednesday, 22 May 2019

PESAN INDAH DARI *USTADZ ARIFIN ILHAM*


Assalamu'alaikum Wr. Wb
Cerdasnya orang yg beriman adalah, dia yg mampu mengolah hidupnya yg sesaat & yg sekejap untuk hidup yg panjang..
Hidup bukan untuk hidup, tetapi hidup untuk Yang Maha Hidup. Hidup bukan untuk mati, tapi mati itulah untuk hidup.Kita jangan takut mati, jangan mencari mati, jangan lupakan mati, tapi rindukan mati. Karena, mati adalah pintu berjumpa dengan Allah SWT.
Mati bukanlah akhir cerita dalam hidup, tapi mati adalah awal cerita sebenarnya, maka sambutlah kematian dengan penuh ketakwaan.
Hendaknya kita selalu menjaga tujuh sunnah Nabi setiap hari. Ketujuh sunnah Nabi SAW itu adalah:
.
.
● *Pertama*
Tahajjud karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya.
.
● *Kedua,*
Membaca Al-Qur’an sebelum terbit matahari. Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya mata membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.
.
● *Ketiga,*
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh. Sebelum melangkah kemana pun langkahkan kaki ke masjid, karena masjid merupakan pusat keberkahan, bukan karena panggilan muadzin tetapi panggilan Allah yg memanggil orang beriman untuk memakmurkan masjid Allah.
.
● *Keempat,*
Jaga Shalat Dhuha karena kunci rezeki terletak pada shalat dhuha
.
● *Kelima,*
Jaga sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yg suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yg bersedekah setiap hari.
.
● *Keenam*
Jaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yg berwudhu.
Khalifah Ali bin Abi Thalib berkata, “Orang yg selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu shalat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosa dan sayangi dia Ya Allah”.
.
● *Ketujuh,*
Amalkan istighfar setiap saat.
Dengan istighfar masalah yg terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.
*Tiga doa yang janganlah kau lupakan dalam sujud*
*1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah
_Allahumma inni as'aluka husnal khotimah_
Artinya : " Ya Allah aku meminta kepada-MU husnul khotimah "
*2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat
_Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut_
Artinya: " Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "
*3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agamanya
_Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'ala diinika_
Artinya: " Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-MU ".

Walaikumsalam wr wb

Monday, 20 May 2019

Malam Nuzulul Qur'an

*Sekedar Mengingatkan :*
*Tepat pukul 18.00 Wib usai 'adzan Magrib malam Rabu 17 Ramadhan esok, akan tibanya Malam Nuzululquran.*

*Rasullullah Saw Bersabda :*
*_"Barang Siapa Yang Memberitahukan Berita Malam Nuzululquran (Turunnya Alqur'an) kepada Yang Lain, maka Haram Api Neraka Baginya."_* 

*Dan mari kita baca sebentar saja berdzikir/ mengingat*
*ﺍﻟﻠﻪ ... bismillah*
*Subhanallah,*
*Walhamdulillah, Wa laa ilaaHa ilallooHu, wAllooHu- Akbar, wa Laa haula wa Laa Quwwata Illaa BillaaHil - 'Aliyyil - 'Adziim”*

*Bila disebarkan, Anda akan membuat beribu - ribu manusia berzikir kepada Allah SWT Jalla Jalaa LuH*
 *ﺁﻣﻴﻦﺁﻣﻴﻦ ﺁﻣﻴﻦ ﻳﺎ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ* 
*Maaf... Jangan putus di Anda. Sebarkan kpd keluarga & Sahabat Muslimin Mukminin.*
*Syukron Jaziilan. ﺍﻟﻠﻪ Maha Besar...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls