This is featured post 1 title
NoPicture
This is featured post 2 title
Suasana dalam Kabah Baitullah-Cinta Karena Allah
Friday, 22 October 2021
Tuesday, 12 October 2021
Peringatan Maulid Nabi Muhammad.Saw di Bulan Rabiul Awal
TAPIN, BM - Bulan Rabiul Awal dibulan inilah Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Pada bulan ini banyak kisah menyatakan seluruh makhluk menyambut kelahiran Nabi Muhammad.Saw yang dicinta, kasih, sayang semata-mata karena Allah.
Di Kalimantan Selatan Indonesia hampir semua umat muslim di majelis I'lm mulai memperingati maulid Nabi Muhammad.Saw, karena banyak keutamaan-keutamaan yang dapat diperoleh bagi mereka yang cinta baginda Nabi Muhammad.Saw.
Maulid Nabi bukan bidah! memuliakan Kelahiran Nabi Muhammad merupakan berkat. Demikian diungkapkan Guru para alim ulama di acara Maulid Nabi. Ditambah kumandang Qur'an dan Shalawat terlantun indah dan asyik terdengar oleh para pecinta shalawat disertai tabuhan rebana oleh group penerbang.
Banyak diantaranya keutamaan maulid dan jamaah yang sedia menghadiri diantaranya :
Mendapat Banyak Berkah dan Diampuni dari Dosa
Imam Fakhruddin ar-Razi berkata:
*ما من شخص قرأ مولد النبي صلى الله عليه وسلم على ملح أو بر أو شيئ أخر من المأكولات الا ظهرت فيه البركة و فى كل شيئ وصل اليه من ذلك المأكول فانه يضطرب و لا يستقر حتى يغفر الله لأكله وان قرئ مولد النبي صلى الله عليه وسلم على ماء فمن شرب من ذلك الماء دخل قلبه ألف نور و رحمة و خرج منه ألف غل و علة و لا يموت ذلك القلب يوم تموت القلوب . و من قرأ مولد النبي صلى الله عليه وسلم على دراهم مسكوكة فضة كانت أو ذهبا و خلط تلك الدراهم بغيرها و قعت فيها البركة و لا يفتقر صاحبها و لا تفرغ يده ببركة النبي صلى الله عليه و سلم*
"Tidaklah seseorang yang membaca Maulid Nabi ke atas garam atau gandum atau makanan yang lain, melainkan akan tampak keberkatan padanya, dan setiap sesuatu yang sampai kepadanya (dimasuki) dari makanan tersebut, maka akan bergoncang dan tidak akan tetap sehingga Allah akan mengampuni orang yang memakannya."
Dan sekirannya dibacakan Maulid Nabi ke atas air, maka orang yang meminum seteguk dari air tersebut akan masuk ke dalam hatinya seribu cahaya dan rahmat, akan keluar daripadanya seribu sifat dengki dan penyakit dan tidak akan mati hati tersebut pada hari dimatikannya hati-hati itu.
Dimasukkan ke Surga Tanpa Hisab
Sayyidina 'Ali radhiyallahu 'anhu berkata:
من عظم مولد النبي صلى الله عليه وسلم وكان سببا لقراءته لا يخرج من الدنيا إلا بالإيمان ويدخل الجنة بغير حساب
"Barangsiapa mengagungkan Maulid Nabi shalallallahu 'alaihi wasallam, dan ia menjadi sebab dilaksanakannya pembacaan Maulid Nabi, maka tidaklah ia keluar dari dunia melainkan dengan keimanan dan akan dimasukkan ke dalam surga tanpa hisab."
Telah Menghidupkan Islam
Sayyidina Umar radhiyallahu 'anhu berkata:
من عظم مولد النبي صلى الله عليه وسلم فقد أحيا الإسلام
"Barangsiapa mengagungkan Maulid Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, maka sesungguhnya ia telah menghidupkan Islam."
Menyambut Datangnya 12 Rabiul Awal, Hari Lahirnya Pemimpin Agung, Baginda Nabi Muhammad.Saw
Sayidah Aminah berkata, “Ketika aku mengandung “Kekasihku” Muhammad Shallallaahu ‘Alaihi Wasallam, di awal masa kehamilanku, yaitu bulan Rajab.
Suatu malam, ketika aku dalam kenikmatan tidur, tiba tiba masuk seorang laki-laki yang sangat elok parasnya, wangi aromanya, dan tampak sekali pancaran cahayanya.
Dia berkata, “Marhaban bika Yaa Muhammad (Selamat datang untukmu Wahai Muhammad)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab “Aku Adam, ayah sekalian manusia”
“Apa yang engkau inginkan?”
“Aku ingin membawa kabar gembira. Bahagialah engkau wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Sayyidil Basyar” (Pemimpin Manusia)”
Pada bulan kedua datang seorang laki-laki, seraya berkata, “Assalamu’alaika Yaa Rasulallah (Salam untukmu wahai utusan Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Tsits”
“Apa yang engkau inginkan”
“Aku ingin menggembirakanmu, bergembiralah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibut Ta’wil wal Hadits” (Pemilik Ta’wil dan Hadits)”
Pada bulan ketiga datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Yaa Nabiyallah (Salam untukmu wahai Nabi Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Idris”
“Apa yang engkau inginkan”
“Gembiralah engkau Yaa Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyir Ro-iis” (Nabi Pemimpin)”.
Pada bulan keempat datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Yaa Habiballah (Salam untukmu wahai Kekasih Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Nuh”
“Apa yang engkau inginkan”
“Bahagialah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibun Nashri wal Futuh” (Pemilik Pertolongan dan Kemenangan)”.
Pada bulan kelima datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Yaa Shafwatallah (Salam untukmu wahai Sahabat Karib Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Hud”
“Apa yang engkau inginkan”
“Bergembiralah wahai ibu Aminah, engkau sedang mengandung “Shohibusy Syafa’ah fil yawmil Masyhud” (Pemilik Syafaat di Hari persaksian/ Hari kiamat)”.
Pada bulan keenam datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Yaa Rohmatallah (Salam untukmu wahai kasih sayang Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Ibrohim AlKholil”
“Apa yang engkau inginkan”
“Bahagialah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Jalil” (Nabi yang Agung)”.
Pada bulan ketujuh datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Yaa Manikhtaarohullah” (Salam untukmu wahai orang yang telah dipilih Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Isma’il Adz-Dzabih (Yang disembelih)”
“Apa yang engkau inginkan”
“Gembiralah Yaa Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Malih” (Nabi yang Elok)”.
Pada bulan kedelapan datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Yaa Khirotallah” (Salam untukmu wahai pilihan Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Musa putra Imran”
“Apa yang engkau inginkan”
“Kabar gembira Yaa Aminah, engkau sedang mengandung “Man Yunzalu ‘alaihil Qur’an” (Orang yang akan diuturunkan padanya Al-Qur’an)”.
Pada bulan kesembilan, yakni bulan Robi’ul Awwal, datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika Yaa Rosulallah” (Salam untukmu wahai utusan Allah)”.
Aku bertanya, “Siapa engkau?”
Ia menjawab, “Aku Isa putra Maryam”
“Apa yang engkau inginkan”
“Gembiralah engkau Yaa Aminah, engkau sedang mengandung “Nabiyil Mukarrom wa Rosulil mu’adhom” (Nabi yang dimuliakan dan Rasul yang diagungkan)”.
Syaikh Nawawi Banten, Maulid Ibriz, hlm 17-19.
Detik-detik Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Telah disebutkan bahwa sesungguhnya pada bulan ke sembilan kehamilan Sayyidah Aminah (Robi'ul-Awwal) saat hari-hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sudah semakin dekat, Alloh SWT semakin melimpahkan bermacam anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah mulai tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Robiul-Awwal malam kelahiran Al-Musthofa Muhammad SAW.
Pada Malam Pertama (ke 1) :
Alloh SWT melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa sehingga Sayyidah Aminah merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
Pada malam ke 2 :
Datang seruan berita gembira kepada ibunda Nabi Muhammad SAW yang menyatakan dirinya akan mendapati anugerah yang luar biasa dari Alloh SWT.
Pada malam ke 3 :
Datang seruan memanggil :
“Wahai Aminah … sudah dekat saat engkau melahirkan Nabi yang agung dan mulia, Muhammad Rosululloh SAW yang senantiasa memuji dan bersyukur kepada Alloh SWT.”
Pada malam ke 4 :
Sayyidah Aminah mendengar seruan beraneka ragam tasbih para malaikat secara nyata dan jelas.
Pada malam ke 5 :
Sayyidah Aminah mimpi bertemu dengan Nabi Alloh Ibrohim AS.
Pada malam ke 6 :
Sayyidah Aminah melihat cahaya Nabi Muhammad SAW memenuhi alam semesta.
Pada malam ke 7 :
Sayyidah Aminah melihat para Malaikat silih berganti saling berdatangan mengunjungi kediamannya membawa kabar gembira sehingga kebahagiaan dan kedamaian semakin memuncak.
Pada malam ke 8 :
Sayyidah Aminah mendengar seruan memanggil dimana-mana, suara tersebut terdengar dengan jelas mengumandangkan :
“Berbahagialah wahai seluruh penghuni alam semesta, telah dekat kelahiran Nabi Agung, Kekasih Alloh SWT Pencipta Alam Semesta.”
Pada malam ke 9 :
Alloh SWT semakin mencurahkan rohmat kasih sayang kepada Sayyidah Aminah sehingga tidak ada sedikitpun rasa sakit, sedih, susah, dalam jiwa Sayyidah Aminah.
Pada malam ke 10 :
Sayyidah Aminah melihat tanah Tho’if dan Mina ikut bergembira menyambut akan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Pada malam ke 11 :
Sayyidah Aminah melihat seluruh penghuni langit dan bumi ikut bersuka cita menyongsong kelahiran Sayyidina Muhammad SAW.
Malam detik-detik kelahiran Nabi Muhammad SAW, tepat tanggal 12 Robi’ul-Awwal di sepertiga malam. Di malam ke 12 ini langit dalam keadaan cerah tanpa ada mendung sedikitpun. Saat itu Sayyid Abdul Mutholib (kakek Nabi Muhammad SAW) sedang bermunajat kepada Alloh SWT di sekitar Ka’bah. Sedangkan Sayyidah Aminah sendiri di rumah tanpa ada seorang pun yang menemaninya.
Tiba-tiba Sayyidah Aminah melihat tiang rumahnya terbelah dan perlahan-lahan muncul 4 wanita yang masing² sangat jelita, anggun dan cantik, diliputi dengan cahaya kemilau yang memancar serta semerbak harum memenuhi seluruh ruangan.
Wanita pertama datang dan berkata :
”Sungguh berbahagialah engkau wahai Aminah, sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi yang Agung, Junjungan Semesta Alam. Beliaulah Nabi Muhammad SAW. Kenalilah aku, bahwa aku adalah Hawa istri Nabi Alloh Adam AS, ibunda seluruh ummat manusia, aku diperintahakan Alloh untuk menemanimu.”
Kemudian datanglah wanita kedua yang menyampaiakan kabar gembira :
“Aku adalah istri Nabi Alloh Ibrohim AS yang diperintahkan Alloh SWT untuk menemanimu.”
Begitu pula menghampiri wanita yang ketiga :
”Aku adalah Asiyah binti Muzahim yang diperintahkan Alloh untuk menemanimu.”
Datanglah wanita ke empat :
”Aku adalah Maryam, ibunda Isa AS datang untuk menyambut kehadiran putramu Muhammad Rosululloh.”
Sehingga semakin memuncak rasa kedamaian dan kebahagiaan ibunda Nabi Muhammad SAW yang tidak bisa terlukiskan dengan kata-kata.
Keajaiban berikutnya Sayyidah Aminah melihat sekelompok demi sekelompok manusia bercahaya berdatangan silih berganti memasuki ruangannya dan mereka memanjatkan puji-pujian kepada Alloh SWT dengan berbagai macam bahasa yang berbeda.
Detik berikutnya Sayyidah Aminah melihat atap rumahnya terbuka dan terlihat oleh beliau bermacam-macam bintang di angkasa beterbangan yang sangat indah berkilau cahayanya.
Detik berikutnya Alloh SWT memerintahkan kepada Malaikat Ridhwan agar mengomandokan seluruh bidadari sorga agar berdandan cantik dan rapi, memakai kain sutra dan segala macam bentuk perhiasan dengan bermahkotan emas, intan permata yang bergemerlapan, dan menebarkan wangi-wangian sorga yang harum semerbak ke segala penjuru, lalu beribu-ribu bidadari itu dibawa ke alam dunia oleh Malaikat Ridhwan, terlihat wajah bidadari² itu gembira.
Lalu Alloh SWT memanggil :
“Yaa Jibril … serukanlah kepada seluruh arwah para Nabi, para Rosul, para wali agar berkumpul, berbaris rapi, bahwa sesungguhnya Kekasih-Ku cahaya di atas cahaya, agar disambut dengan baik dan suruhlah mereka mnyambut kedatangan Nabi Muhammad SAW.
Yaa Jibril … perintahkanlah kepada Malaikat Malik agar menutup pintu-pintu neraka dan perintahakan kepada Malaikat Ridhwan untuk membuka pintu-pintu sorga dan bersoleklah engkau dengan sebaik-baiknya keindahan demi menyambut kekasih-Ku Nabi Muhammad SAW.
Yaa Jibril… bawalah beribu ribu malaikat yang ada di langit, turunlah ke bumi, ketahuilah Kekasih-Ku Muhammad SAW telah siap untuk dilahirkan dan sekarang tiba saatnya Nabi Akhiruzzaman.”
Dan turunlah semua malaikat, maka penuhlah isi bumi ini dengan beribu ribu malaikat.
Sayyidah Aminah melihat malaikat itupun berdatangan membawa kayu-kayu gahru yang wangi dan memenuhi seluruh jagat raya.
Pada saat itu pula mereka semua berdzikir, bertasbih, bertahmid, dan pada saat itu pula datanglah burung putih yang berkilau cahayanya mendekati Sayyidah Aminah dan mengusapkan sayapnya pada Sayyidah Aminah, maka pada saat itu pula lahirlah Nabi Muhammad Rosululloh SAW dan tidaklah Sayyidah Aminah melihat kecuali cahaya, tak lama kemudian terlihatlah jari-jari Nabi Muhammad SAW bersujud kepada Alloh seraya mengucapkan :
“Allaahu Akbar ... Allaahu Akbar ... Wal-Hamdulillaahi Katsiro, Wasubhanallaahi Bukrotan wa Ashiila...”
Kegembiraan memancar dari setiap sudut alam raya, gemuruh Shalawat memenuhi semesta dengan bahasa yang berbeda beda dan dengan cara yang bermacam macam pula.
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Tidaklah Kami MENGUTUS Engkau (Muhammad) Melainkan Sebagai Rahmat Bagi Seluruh Alam (Al-Anbiya)
Allaahumma Sholli'alaa ala Sayyidinaa Muhammad Wa'alaali Sayyidinaa Muhammad
“Yaa Nabi Salam Alaika. Yaa Rosul Salam Alaika … Yaa Habib Salam Alaika … Shalawatullah Alaika ... ”
Semoga Shalawat dan Salam senantiasa tercurahkan untuk Nabi Muhammad SAW berserta kluarga & para shabat yang menngikutinya dan kita umatnya hinga Akhir zaman semoga kita memperoleh safaatnya kelak.
Yaa Allah Yaa Rabb..
Semoga engkau bangkitkan kami dalam barisan yang sama bersama Rasul kami Yaa Habibi Yaa Rasulullah
Aamiin Yaa Robbal 'Alamiin
(Diriwayatkan dari Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al-Haitami Asy-syafi’i. Dalam kitabnya “Anni’matul-Kubro ’alal-alam).
Monday, 11 October 2021
Maulid Nabi Bukan bidah! Memuliakan Kelahiran Nabi Muhammad.Saw Seperti Pemkab Tapin
TAPIN, INFOBANUA,- Maulid Nabi bukan bidah! memuliakan Kelahiran Nabi Muhammad merupakan berkat. Demikian diungkapkan Guru di acara Maulid Nabi.
Kumandang shalawat terlantun indah dan asyik terdengar oleh para pecinta shalawat disertai tabuhan rebana oleh group penerbang ASN Pemkab Tapin di Aula Sekretariat Daerah Tapin, Selasa (12/10).
Kegiatan ini dalam rangka penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad Saw di lingkungan Pemkab Tapin dengan mengusung tema, "Meneladani Akhlak Rasulullah Saw Sebagai Landasan Motivasi Kerja". Maulid Nabi Muhammad Saw ini turut serta dihadiri Bupati Tapin yang diwakili Kabag Kesra Zahidi Haitami, Kepala Kemenag Tapin H.Mahrus, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tapin, H.Hamdhani, Alim Ulama di Tapin, dan Pegawai ASN Pemkab Tapin.
Zahidi Haitami SHI MM Kabag Kesra Setda Tapin mengatakan Ulama dan Umara kita sangat membantu, sangat mendukung, dan sangat bersinergi. Sehingga setiap kali acara kegamaan yang diselenggarakan Pemerintah Daerah itu selalu dihadiri oleh ulama dan umara kita.
"Alhamdulillah hubungannya sangat baik,"katanya.
Sperti kegiatan maulid yang kita selenggarakan ini dapat mengingatkan kita akhlak-akhlak rasulullah, terutama para ASN kita mudah-mudahan dapat mengambil hikmah dengan meneladani akhlak Rasulullah untuk dapat diterapkan dalam kehidupannya sehari-hari.
"Kegiatan ini bertepatan dengan bulan kelahiran Rasulullah mudah-mudahan juga kita bisa memperingati Maulid Rasulullah Saw lebih meriah lagi di tahun-tahun akan datang,"katanya.
Maulid yang diselenggarakan hari ini turut dimeriahkan para ASN Pemkab Tapin yang kita berdayakan di bidang keagamaan.
"Karena kita tahu mereka memiliki talenta-talenta yang baik, mereka kita bina dengan potensi mereka para alumni majelis ilm di daerahnya masing-masing,"katanya.
Reporter Nasrullah
Wednesday, 6 October 2021
Rabu Wekasan
TAPIN, BM- Akhir bulan Safar yang dikenal dengan sebutan Rebo Wekasan. Diwaktu inilah Allah menurunkan ribuan Bala' yang bertepatan pada tanggal 29 Safar 1443 H atau 6 Oktober 2021 M.
Para muslimin dan muslimat di wilayah Kalimantan Selatan berbondong - bondong melakukan amalan Tolak Bala yang diajarkan para pewaris Nabi yakni Alim Ulama. Ada yang melakukan ziarah ke makam-makam pedatuan dan guru untuk melakukan amalan dengan ikhlash diantaranya sholat sunat sebelum Subuh dan setelah sholat subuh membaca Yasin, dan Salawat.
Setiap amal ibadah hendaknya dilakukan secara ikhlas dengan mengharap Ridho Allah semata. Berkat semua itu tentunya Allah akan menjauhkan yang berdoa padanya dari segala bala bencana.
Wednesday, 29 September 2021
Doa
Bismillahirrahmanirrahim,
Qul huwallahu aḥad.
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
Allahu somad.
Allah tempat meminta segala sesuatu.
Lam yalid wa lam yulad
(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
Wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad.
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”
Allahuma Sholi Alla Saidina Muhammadin Wa Alaihi Washabihi Wasalam 3 x
Laa illaha Illa anta subhanaka Inni kuntum minaldzhalimin, Allahumaghfirli Watubbi Allaia.
Innahu Min Sulaiman Wainnahu Bismillahirrahmanirrahim.
Yaa Khafiyal Luthfi Adrikni Biluthfikal Khafii, Yaa Alimul Ghaibi Wa Syahadati yang kami cinta kasih dan sayang karena Allah taala tolonglah kami Rabbi Zidni ilman Nafiah.
Innahu Min Sulaiman Wainnahu Bismillahirrahmanirrahim.
Yaa Allah bimbinglah kami dalam menjalani aktivitas kami sebagai jurnalis yang profesional dan kepala keluarga yang bertanggung jawab dan dicinta kasih sayang karena Allahu ta'ala. Bimbinglah kami untuk dapat selalu melaksanakan Hak Allah atas diri yang tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Allahu ta'ala.Laa haula wala quwwata illa billah aliyil adzhim.
Bimbinglah dan ajarilah kami membuat karya-karya yang berkualitas dan memiliki pengaruh luar biasa dahsyat di khalayak publik umat banyak lagi bermanfaat, sampai dapat meningkatkan jumlah audien pengunjung dan nilai subscribers dari khalayak banyak. Hingga berujung meningkatnya perekonomian dan rezeki kami bertambah banyak.
Innahu Min Sulaiman Wainnahu Bismillahirrahmanirrahim.
Yaa Allah Yaa Raazaq Yaa Ghani Yaa Wakil Yaa Rahman Yaa Rahim Yaa Lathif. Allahumaagh Finni Bihalallika Ann Haramika Waghnini Biifadhlika Aman Siwaka. Allahuma Inni nasalukal huda wattuqaa wal afaf walghina.
Innahu Min Sulaiman Wainnahu Bismillahirrahmanirrahim. Allahuma Yaa Qadhi Al hajat Saat Mustajab Jum'at.
Yaa Allah berilah kami rezeki yang banyak untuk sejahterakan keluarga terutama anak istri yang kami cinta kasih sayang karena Allah ta'ala. Bahagiakan mereka didunia dan akhirat, sehatkan lah kami dan panjangi umur anak dan istri disertai iman dan takwa.Yaa Allah bantulah hamba dengan rezeki yang kau beri untuk dapat melunasi hutang kami, sebelum malaikat maut jemput diri.
Yaa Allah Yaa Raazaq Yaa Ghani Yaa Wakil Yaa Rahman Yaa Rahim Yaa Lathif.
Amin Yaa Allah Semoga Engkau Perkenankan permintaan doa kami berkat Khauf hamba disertai cucuran air mata melihat ulama dan Habib kami disakiti hingga dikriminalisasi. Yaa Allah lindungilah Ulama dan Habib kami, sehatkan lah mereka.
Shallallah ala Muhammad
Semoga sholawat dari Allah atas (Nabi) Muhammad.
Shallallah alaihi wasallam
Semoga shalawat dan salam dari Allah atasnya (Rasulullah).
Anta syamsun anta badrun
Engkau bagai matahari
Anta nurun fauqo nurin
engkau bagai bulan purnama, engkau cahaya di atas cahaya
Anta iksirun wa gholi
Engkau bagaikan emas murni yang mahal harganya
Anta mishbahush-shuduri
Engkaulah pelita hati
Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma a'thinii tsawaaba shollallahu 'alaa Muhammad an tarzuqonii syai'an asta 'iinu bihi 'alath-thoo 'ah subhaana robbika robbil 'izzati 'ammaa yashifuun wasalaamun 'alal mursaliin walhamdulillahi robbil 'aalamiin.
Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, datangkanlah padaku pahala Shollalahu ‘Alaa Muhammad, berilah rezeki padaku, sesuatu yang dapat menolongku untuk taat. Maha suci Tuhanmu, Tuhan yang Maha Mulia dari apa yang mereka sifatkan dan salam sejahtera untuk para Rasul dan segala puji kepada Allah Tuhan semesta alam".
Hai para khadam pendamping tunjukan kemampuanmu padaku di bulan Rajab, Syaban, dan Ramadhan ini.
Yaa Khafiyal Luthfi Adrikni Buluthfika Khafi Yaa Arif Alimulghaibi Wa Syahadah.
Yaa Khafiyal Luthfi Adrikni Buluthfika Khafi Yaa Arif, Tiada Tuhan Selain Allah yang maha Esa, Maha Sempurna, Maha Luhur, Maha Agung, Maha Mulia, Maha Besar karunia-Nya, Maha Pengampun Lagi Maha Penerima Tobat, Maha Kaya, Maha Pemberi Rezeki, Maha Pengasih, Maha Penyayang. Maha Pencipta Alam Semesta, Maha Mengatur lagi Mengurus Makhluk Ciptaannya, Maha Arif Bijaksana, Maha Alim Awal dan Akhir, Maha Alim Lahir dan Batin, Maha Alim Khafi dan Zahir, Maha Alim Sir, Fuadun, Syagaf, Maha Alimulghaibi Wa Syahadah yang kami cinta kasih sayang karena Allah.
Yaa Allah, Tolonglah kami dalam menjalani aktivitas kami di bidang jurnalis yang profesional dan terdepan.Bimbinglah dan Ajarilah kami dalam menciptakan karya yang berkualitas memiliki pengaruh luar biasa dahsyat di khalayak publik audien umat orang banyak hingga berujung penghasilan bagi diri kami terutama hamba yang memerlukannya kini.
Yaa Allah bimbinglah kami dalam mempengaruhi narasumber dan mengelola sumber daya dari para audiens khalayak publik umat orang banyak melalui karya kami hingga berujung
penghasilan bagi diri kami terutama hamba yang memerlukannya kini.
Yaa Allah bimbinglah dan ajariah kami dalam menundukan logaritma YouTube melalui Chanel dan video kami hingga berujung penghasilan bagi diri kami.
Yaa Allah bimbinglah dan Ajarilah kami dalam menjadi pemimpin rumah tangga yang dapat menjaga anak istri dan keluarga. Serta dapat menafkahinya lahir batin dan sejhterakan serta bahagiakanlah kehidupan mereka di dunia dan akhirat.
Yaa Allah bimbinglah dan Ajarilah kami memulai usaha bisnis yang halal hingga berujung penghasilan bagi diri kami.
Yaa Allah bimbinglah dan Ajarilah kami memulai KPR hingga berujung kabulnya hajat kami, sebagaimana janji Allah dan Rasulullah terhadap orang-orang yang saling mencintai, menyayangi semata-mata karena Allah. Semoga engkau masukan kami dalam kelompok orang-orang seperti ini.
Rabbizidni Ilman Nafiah.
Allahuma Sholi Ala Saidina Muhammadin Wa Alaihi Wa Shabihi Wa Salim.3x
Yaa Allah, Yaa Hayyu, Yaa Qayum, Birahmatika Astagitsu. 4x
Allahuma Sholi Ala Saidina Muhammadin Wa Alaihi Wa Shabihi Wa Salim.3x
Innahu Min Sulaiman Wa Innahu Bismillahirrahmanirrahim.
Allahuma Yaa Qadhi Yaa Al Hajaat.
Yaa Raazaq Yaa Ghani Yaa Wakil Yaa Rahman Yaa Rahim. Allahumaghfini Bihalalika Wa Aghnini Bifadhlika Aman Siwak.
Allahuma Inna Nasaluka Huda Wa Tuqa Wal Afwa Wal Ghina.
Innahu Min Sulaiman Wa Innahu Bismillahirrahmanirrahim.
Allahuma Yaa Qadhi Yaa Al Hajaat.
Yaa Allah bentangilah kami terutama diri hamba dengan rezeki berupa uang yang berlimpah ruah, jika masih diatas langit, turunkan segera saat ini untuk diri hamba yang membutuhkannya, jika sedikit rezeki, perbanyaklah lagi rezeki untuk diri hamba, jika jauh, dekatkanlah pada diri hamba. Yaa Allah mudahkanlah hamba dalam perolehannya rezeki, dan lancarkanlah dalam urusannya.
Yaa Allah bimbinglah dan Ajarilah kami terutama hamba dalam menggunakan anugerah rezeki yang kau titipkan pada diri kami kepada jalanmu bak para wakil Allah dimuka bumi ini yang ikhlash mendermakan sebagian hartanya semata-mata karena Allah. Terutama dimulai dari menafkahi anak istri yang kami cinta, kasih, sayang karena Allah.
Yaa Allah semoga dengan anugerah rezeki yang engkau beri kepada diri hamba ini dapat melunasi hutang piutang kami sebelum malaikat maut menjemput diri ini. Yaa Allah bantu dan tolonglah kami dapat keluar dari struktur tata negara ini yang pemimpinnya belum mampu selesaikan perkara hutang negaranya. Amin.

