Monday, 6 April 2020

Ayo Tobat Di Malam Nisfu Syaban

*MALAM NISFU SYA'BAN*

Malam Nisfu Syaban tahun ini jatuh pada

Hari : Rabu Malam Kamis (ba'da Maghrib), 08 April 2020. Malam ke 15 bulan Sya'ban.

Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassallam bersabda :
"Barangsiapa yang memberitahukan berita datangnya bulan Sya'ban kepada yang lain, maka haram api neraka baginya".

*Dianjurkan membaca Surah Yasin ( 3x )*

Surah Yasin ke 1
"Dibaca untuk memohon panjang umur dan ketaatan serta ketaqwaan dan dapat istiqamah kepada Allah Ta'ala".

Surah Yasin ke 2
"Dibaca untuk memohon diluaskan rezeqi yang halal & menolak bala".

Surah Yasin ke 3
"Dibaca untuk memohon ditetapkannya Iman Islam hingga akhir hayat".

Dan juga membaca :
Astaghfirullahal 'Adzim ( 100x )
Tahmid & Takbir ( 100 x )
Shalawat Nabi ( 100x )
dan dzikir dzikir lainnya ..

Berdo'alah secara khusyu'... Meminta apa yang tersirat dalam hati. Karena malam nisfu Sya'ban adalah malam yang sangat diijabah untuk dikabulkan semua doa" & hajat" yang diinginkan.

Para Ulama menyatakan bahwa Malam nisfu Sya'ban juga dinamakan malam pengampunan atau malam Maghfirah .
Imam Al Gozhali RA. mengistilahkan malam nisfu Sya'ban sebagai malam yang penuh dengan Syafaat ( pertolongan ) menurut Beliau.

Malam ke 13 bulan Sya'ban Allah Ta'ala memberikan 3 Syafaat kepada hambaNya.
Malam ke 14, seluruh Syafaat diberikan secara penuh.
Malam ke 15, umat Islam dapat memiliki banyak sekali kebaikan sebagai penutup catatan amalnya selama satu tahun.

Karena pada malam itu Allah Ta'ala menurunkan pengampunan kepada seluruh penduduk bumi terutama kepada hamba"Nya yang Shaleh.

Dari Abu Mas’ud Uqbah bin Amir Al Anshari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893)

*Allahumma bariklana fi Sya'ban wa balighna Ramadhan*
* Barakallahufikum*

Bulan Syaban

    Malam Nisfu Syaban, Allah akan mencari orang-orang yang meminta ampunan, meminta rizki dan membebaskan orang-orang yang sedang tertimpa musibah sakit.

    Suatu malam rasulullah salat, kemudian beliau bersujud panjang, sehingga aku menyangka bahwa Rasulullah telah diambil, karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Setelah Rasulullah usai salat beliau berkata: "Hai A'isyah engkau tidak dapat bagian?". Lalu aku menjawab: "Tidak ya Rasulullah, aku hanya berfikiran yang tidak-tidak (menyangka Rasulullah telah tiada) karena engkau bersujud begitu lama". Lalu beliau bertanya: "Tahukah engkau, malam apa sekarang ini". "Rasulullah yang lebih tahu", jawabku. "Malam ini adalah malam nisfu Sya'ban, Allah mengawasi hambanya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang yang dengki" (H.R. Baihaqi).

   Perbanyak Sujud di Malam Nisfu Syaban merupakan diantara amal ibadah yang dilakukan Nabi Muhammad.SAW kendati hadist yang diriwayatkan sanadnya masih lemah namun ada Ulama berpendapat bahwa hadis lemah dapat digunakan untuk Fadlail A'mal (keutamaan amal). Walaupun hadis-hadis tersebut tidak sahih, namun melihat dari hadis-hadis lain yang menunjukkan kautamaan bulan Sya'ban, dapat diambil kesimpulan bahwa malam Nisfu Sya'ban jelas mempunyai keutamaan dibandingkan dengan malam-malam lainnya.

   Segala sesuatu dalam mengerjakan kebaikan diniatkan karena Allah tentunya akan bernilai ibadah disisinya. Ibadah sholat adalah ibadah wajib yang rutin dilaksanakan umat Islam minimal 5 kali sehari semalam, dalam sholat dan ibadah kita kepada Allah terdapat hak Allah atas hambanya. Lantas apa hak Allah atas hamba, Hak Allah atas hamba adalah menyembah Allah semata dengan Tauhid, bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan bersaksi nabi Muhammad.SAW utusan Allah. Dihatinya hanya ada Allah dan rasulnya lebih dari apapun, dengan selalu berzikir dan salawat.

  Intinya isyarat Allah yang punya Hak dalam Ibadah kita dan setiap ucapan sholat kita dalam surat Al Fatihah, Iyayka na’ budu Wa iyyaka nastaiin ( Hanya Kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan).
Selain Ibadah sholat juga ada Ibadah sedeqah atau menjenguk orang yang sakit lagi meminta pertolongan, sebagaimana pengalaman hari ini yang baru terlewatkan.
Dalam hadits qudsi Allah berfirman: ”Wahai manusia, si fulan hamba-Ku sakit dan engkau tidak membesuknya. Ingatlah seandainya engkau membesuknya niscaya engkau mendapati-Ku di sisinya.” (HR Muslim dari Abu Hurairah).

  Dari sini jelas, bahwa dengan Ibadah menjenguk orang yang sakit Allah sudah memujinya dan menjanjikan bahwa Allah berada dekat dengan orang sakit. Apalagi menolong orang yang sakit baik itu dengan pikiran, harta, dan tenaga yang digunakan dijalan Allah.

 Semoga di malam Nisfu Sya’ban ini, Allah menaungi seseorang yang menolong dan menjenguk orang sakit dengan cinta, kasih, sayangnya dan maghfirahnya. Dan menyembuhkan orang yang sedang dilanda ujian berupa sakit, serta memberikan rizki yang luas lagi banyak bagi orang-orang menggunakannya di jalan Allah dari Allah untuk Allah, dan karena Allah. Sebagaimana keutamaan malam Nisfu Syaban ini. Allah mengawasi hambanya pada malam ini, dan Alah mencari orang-orang yang meminta ampunan, orang-orang yang berdoa meminta rizki, dan orang-orang yang mendapatkan musibah berupa sakit.

“Pada malam Nisfu Sya’ban hidupkanlah dengan ibadah sholat dan puasa pada siang harinya. Sesungguhnya Allah.SWT turun ke langit dunia pada malam itu dan mencari dimanakah orang-orang yang meminta ampunan maka akan diampuni, orang yang meminta rizqi akan diberi rizki, orang-orang yang mendapatkan ujian berupa musibah maka akan dibebaskan, hingga fajar menyingsing.” (HR.Ibnu Madjah)

http://www.badalmaya.blogspot.com/2012/06/bulan-syaban-sebentar-lagi-ramadhan.html

Tuesday, 31 March 2020

Semoga Jadi Anak Sholeh




Masya Allah, Yaa Allah shalawat dan salam semoga tercurah selalu terhadap Baginda Rasulullah Saw beserta keluarga dan sahabat hingga pengikut beliau dan umat beliau hingga Akhir zaman nanti. Yaa Allah semoga engkau naungi selalu Anak ini dengan bentangan curahan cinta, kasih, dan sayangMu. Yaa Allah Berilah petunjuk Inayah dan hidayah Mu pada dirinya, jadikanlah dirinya anak yang Sholeh Beriman Bertaqwa kepada Allah dan Rasulullah.Saw.

Dan mencintai Rasulullah.Saw karena Allah sebagaimana dirinya penuh kerinduan dalam Hallikhwalnya kala ditinggal pergi sahabat terbaiknya cucu Rasulullah untuk mengikuti jejak ayahnya. Yaa Allah semoga mereka selalu bersama dalam naungan Rahmat kasih dan sayangMu.

Yaa Allah jadikanlah kami sasaran cemburu mu yang penuh kasih dan rahmat yang luas. Bentangilah maghfirahMu pada diri kami, dan ridhoMU merupakan harapan tujuan hidup kami. Dan jadikanlah diri kami tempat persinggahan Mu Tiada Tuhan Selain Allah dan penuhilah roh kami dengan Noor Muhammad, Rasulullah dan Nabi kami tercinta karena Allah.


Tuesday, 10 March 2020

Warga Perintis Raya Peringati Isra Mi'raj Undang Guru Fiqih Yang Sampaikan Keutamaan Sholat di Acara Isra Mi'raj

Subhanallah, Dalam rangkaian turut memeriahkan bulan-bulan yang dimuliakan Allahu ta’ala, Warga Perintis Raya secara swadaya menggelar agenda rutin di bulan Rajab untuk memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW.
Acara diawali pembacaan ayat suci Alquran oleh
Ustadz Darmawan Qari terbaik Kabupaten Tapin tahun 2019, dan pentausyiah guru Ustadz Muhammad Fauzan, putra almarhum KH.Abdul Khalik Guru Fiqih kami yang kami cinta, kasih, sayang karena Allah. Mereka inilah termasuk zuriat wali songo di Kendal Jawa Tengah.

Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad.SAW di Masjid Raya Nurul Falah Rantau tak terlepas dari pemahaman sholat lima waktu yang merupakan oleh-oleh dari Rasulullah.Saw untuk umatnya,  ketika di jalankan Allah ke atas langit hingga menjadi kewajiban umat Islam melaksanakannya. Selasa (10/3/2020) malam.

Ada catatan penting dan sejarah terukir di Bulan Rajab inilah Nabi Muhammad.Saw di Isra mi'raj kan Allah untuk bertemu langsung dengan Allah, Malaikat, dan para Nabi. Bulan dimana Rasulullah diuji oleh Allah mendapatkan kesedihan, karena baru saja ditinggalkan Istri dan paman tercintanya karena Allah. Maka kemudian tahun wafatnya Abu Thalib dan Sayyidah Khadijah (tahun kesepuluh nubuwah) tersebut dikenang sebagai Tahun Kesedihan (‘Am al-Huzni). Seperti dibacakan Ustadz Darmawan dalam Membaca Sirah Nabi Muhammad Saw. Kemudian, Allah menghibur Rasulullah Saw dengan menjalankan ke langit. Arti Isra itu adalah perjalanan Rasulullah dalam suatu malam mulai Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Arti Mir’aj adalah dijalankan Rasulullah pada malam hari oleh Allah naik ke atas langit ketujuh.Inilah tanda-tanda kebesaran Allah karena Allah bersifat wujud. Mengabarkan peristiwa luar biasa oleh Allah dan wajib kita percaya itu sebagai hamba Allah yang Cinta Rasulullah karena Allah.

Di malam Isra mi'raj itu Rasulullah menerima perintah sholat lima waktu dari Allah. Karena itulah sholat itu Mir'aj nya orang beriman.Karena Rasulullah sudah menyatakan setiap seseorang yang meninggalkan sholat dirinya termasuk orang yang berdosa, karena dosa meninggalkan sholat itu begitu besar.

Dalam tausyiah nya beliau paparkan sifat ilmu itu milik Allah meliputi Rabbaniyatul hukum Allah tentang keistimewaan sholat mulai dari niat, takbir, membaca Al Fatihah, ruku', sujud, hingga salam.  Disana, ada yang fardhu dan sunahnya.
Sama seperti yang pernah disampaikan KH.Abdul Khaliq setiap kita sujud hendaknya anggota tubuh kita ikut sujud kepada Allah, dari mulai kedua telapak tangan dan lima jari mata kaki dengan teknik duduk yang diajarkan beliau.

Yaa Allahu Yaa Hayyu Yaa Qayum Birahmatika Astagitsu. Terima lah Tobat kami Yaa Allah dengan curahan maghfirah Mu Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih dan Penyayang. Kabulkan hajat kami yang saling berkasih sayang karena Allah dan tetapkan Hidayah dan InayahMu untuk kami dapat melaksanakan Hak Allah atas diri kami.

Semoga dengan berkat perkumpulan majelis ini Allah mencurahkan asuhan kasih sayang selalu kepada kita semua dan terlindungi dari bala bencana. Amin.

Nasrullah

Monday, 2 March 2020

Haul Akbar Guru Sekumpul Martapura Ke-15 Di Bulan Rajab




Bulan Rajab merupakan satu diantara bulan-bulan yang dimuliakan Allahu ta'ala. Di bulan Rajab inilah Rasulullah Saw yang kita Cinta, Kasih, Sayang karena Allah di Isra Mi'raj kan Allah ke atas langit hingga dibelah dadanya oleh Malaikat Jibril As.Beliau didampingi Malaikat Jibril As dikenali kekuasaan Allahu ta'ala yang maha pencipta seluruh alam semesta.

Ada tiga bulan yang dimuliakan Allah, yang di dalamnya memiliki banyak keutamaan. Tiga bulan itu yakni Rajab, Syaban, dan Ramadhan merupakan bulan yang diistimewakan, nan masing-masing bulan memiliki keutamaan di dalamnya seperti di bulan Rajab, pada bulan Rajab pernah terjadi peristiwa besar yakni Isra Mi’raj nabi besar Muhammad.SAW. Bulan Syaban dengan malam Nifsu Syabannya, kemudian di bulan Ramadhan pada 10 terakhir di bulan Ramadhan ada satu malam yang istimewa yakni Lailatul Qadar.

Terkenang Abah Guru Sekumpul yang baru saja melaksanakan haulan ke-15 dimana jutaan jamaah peringatinya dan mengenangnya waktu beliau masih hidup melantunkan shalawat, syair, dan dzikir. Para jamaah larut dalam lantunan dzikir Laa Illaha Illallahu dan khusuk dengarkan kumandang syair dan shalawat Rasulullah.

Terkenang Abah Guru Sekumpul masih hidup dan sampaikan nasehat di tausyiah beliau dalam majelis i'lm.Setiap hari sabtu, para jamaah dari berbagai golongan berangkat ke Sekumpul.
Dalam tausyiahnya beliau sampaikan bahwa, di Padang Mahsyar kelak seluruh umat manusia dikumpulkan untuk hisab perhitungan amal perbuatan seseorang selama hidup di dunia. Berkumpul bersama masing-masing golongan umat manusia dengan berbagai kriterianya, jika dirinya pendosa selama hidup tentunya ditempatkan Allah di dasar dalam neraka. Nauzubillah. Yaa Allah, lindungilah kami.Sebaliknya, jika seorang itu amal perbuatannya baik selama hidup di dunia tentu balasannya surga. Disana manusia dipenuhi rasa ketakutan yang sangat dahsyat.

Sebelumnya mereka dibangkitkan dari kubur dimana di alam barzakh (kubur) dan akhirat nanti, durasi waktu berbeda antar alam, jika di dunia sedetik seakan-akan seabad lamanya di akhirat nanti. Keyakinan nikmat seolah tidur dengan amal perbuatan baik dan siksa kubur dengan rasa penuh penyesalan akibat perbuatan dosa selama hidupnya. Demikian kenang kami terhadapmu Abah Guru KH.Abdul Ghani yang Kami Cinta, Kasih, Sayang Karena Allah. Terima kasih untuk ilmunya.

Yaa Allah semoga engkau selalu lindungi kami dan berilah kami petunjuk Hidayah dan InayahMu untuk hidup dalam selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadapMu. Dan terimalah tobat kami di bulan Rajab ini dengan bentangan Maghfirah Mu yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Bentangilah kami curahan asuhan Cinta, Kasih, dan SayangMu Yaa Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Engkaulah Tuhan Yang Kami Sembah dan Minta Pertolongan. Kabulkan doa dan hajat kami. Illahi Anta Maksudi Wa Ridhoka Matlubi Attini Mahabahtaka wamarifataka.

Nasrullah

Saturday, 21 December 2019

Log



Maqamat Sholat


Sholat merupakan amalan utama yang diperintahkan Allah melalui Rasulullah.Saw teruntuk umatnya. Sholat diturunkan Allah pada malam Isra Mi'raj Nabi Muhammad.Saw, dan umat muslim diminta untuk bisa mempengaruhi dan membina keluarganya untuk dapat melaksanakan sholat.

Melalui Ibadah sholat yang kita laksanakan dapat bertaqarub mendekatkan diri kepada Allah dengan harapan selalu mendapatkan Taufik Inayah dan Hidayah Allah dapat Istiqomah menjalani hidup untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allahu ta'ala.

Sebagaimana khatib Jum'at di Masjid Humasa Rantau kemarin mengatakan begitu luar biasanya umat muslim yang mempertahankan Maqamat Sholat ini dengan sifat sabar untuk istiqamah mendirikan sholat secara terus menerus. Terkadang kala ada diantaranya yang lalai kan sholat karena kejahilan dan lalainya karena terlalu sibuk dengan aktifitas di dunia.

"Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akhirat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertaqwa.” (Q.S. Thaha: 132)

Dalam hadits juga diperintahkan kepada para orangtua agar mengajarkan anak-anak mereka untuk melaksanakan sholat.

Suruhlah anakmu melakukan sholat ketika berumur tujuh tahun. Dan pukullah mereka karena mereka meninggalkan sholat ketika berumur sepuluh tahun. Dan pisahlah mereka (anak laki-laki dan perempuan) dari tempat tidur.” (H.R. Abu Dawud)

Disitu Rasulullah menganjurkan umatnya dapat mendidik keluarga untuk melaksanakan sholat. Didiklah anak sejak usia dini untuk mengenal sholat di umur 7 tahun, jika usia 10 tahun pukulah Ia dengan pukulan mendidik bukan pukulan yang membinasakan.

Bukan tanpa alasan memang mengapa kita diajarkan demikian. Inilah memerintahkan anggota keluarga untuk menjaga shalat 5 waktu:

Pembeda muslim dan kafir adalah shalat
Selain sebagai ibadah wajib setiap muslim, shalat juga termasuk ke dalam Rukun Islam yang kedua. Perintah shalat baru ada pada masa Nabi Muhammad. Itu artinya, shalat menjadi ibadah pembeda antara agama Islam dengan yang lainnya.

Dari Jabir, ia berkata : Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “(Yang membedakan) antara seseorang dan kekufuran adalah meninggalkan shalat”. [HR. Jama’ah, kecuali Bukhari dan Nasai, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 340]

2. Amalan yang pertama kali diperiksa di akhirat

Amalan yang akan dihisab pertama kali di yaumil akhir adalah shalat. Jika shalat seorang hamba itu baik, maka baik pula timbangan amalan shalatnya. Namun jika shalatnya buruk, bolong-bolong, suka ditunda-tunda, dan sebagainya, maka buruk juga timbangan amal kebaikannya.

Dari Abu Hurairah, ia berkata : Saya mendengar Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya pertama-tama perbuatan manusia yang dihisab pada hari qiyamat, adalah shalat wajib. Maka apabila ia telah menyempurnakannya (maka selesailah persoalannya). Tetapi apabila tidak sempurna shalatnya, dikatakan (kepada malaikat), “Lihatlah dulu, apakah ia pernah mengerjakan shalat sunnah ! Jika ia mengerjakan shalat sunnah, maka kekurangan dalam shalat wajib disempurnakan dengan shalat sunnahnya”. Kemudian semua amal-amal yang wajib diperlakukan seperti itu”. [HR. Khamsah, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 345]

3. Shalat bisa menyelamatkan orang-orang yang senantiasa mengerjakannya

Orang-orang yang senantiasa menjaga shalatnya, terutama shalat Subuh dan Isya, maka Allah akan menyelamatkan hamba-nya tersebut. Tentunya kita sama-sama tahu ya, tidak sedikit orang yang meninggalkan shalat Isya dengan alasan lelah setelah bekerja. Begitupun dengan shalat subuh, tidak sedikit pula orang yang meninggalkan shalat subuh dan melanjutkan tidurnya. Shalat Subuh dan Isya ini dapat membedakan antara orang-orang mukmin dan orang munafik. Orang mukmin tidak mungkin meninggalkan shalat lima waktunya dengan alasan lelah, karena dulu Rasulullah meminta Bilal bin Rabbah untuk mengistirahatkan umat muslim dengan adzan.

“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 163)

Shalat juga dapat menjadi cahaya bagi orang yang menjaga shalatnya, sebagaimana yang diriwayatkan di dalam hadits berikut:

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-’Ash, dari Nabi SAW bahwa beliau pada suatu hari menerangkan tentang shalat, lalu beliau bersabda, “Barangsiapa memeliharanya, maka shalat itu baginya sebagai cahaya, bukti dan penyelamat pada hari qiyamat. Dan barangsiapa tidak memeliharanya, maka shalat itu baginya tidak merupakan cahaya, tidak sebagai bukti, dan tidak (pula) sebagai penyelamat. Dan adalah dia pada hari qiyamat bersama-sama Qarun, Fir’aun, Haaman, dan Ubay bin Khalaf”. [HR. Ahmad, dalam Nailul Authar juz 1, hal. 343]

4. Amalan yang paling dicintai Allah

Shalat tepat waktu juga termasuk amalan perbuatan yang paling Allah cintai. Hal ini dijelaskan di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.

Abdullah ibnu Mas’ud Ra berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdol?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

5. Penghapus dosa-dosa

Jika takut dengan dosa-dosa yang telah dilakukan di masalalu, maka cobalah untuk menggugurkan dosa-dosa tersebut dengan menjaga shalat lima waktumu mulai saat ini. Sebab dengan menjaga shalat lima waktu dapat menjadi salah satu cara untuk menghapuskan dosa-dosa.

Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu berkata, “Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam ber-sabda, ‘Bagaimana pendapat kalian, jika di depan rumah salah seorang dari kalian terdapat sebuah sungai yang mengalir dan dia mandi di dalamnya lima kali sehari, apakah akan tersisa kotoran di tubuhnya?’ Mereka menjawab, ‘Tidak akan tersisa kotoran di tubuhnya sedikitpun.’ Rasulullah saw. bersabda, ‘Begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah akan mengampuni dosa-dosa.” (Hr. Bukhari, Muslim, Tirmidzi dan Nasai)

Setelah mengetahui keutamaan shalat lima waktu di atas, masih mau menyepelekan shalat lima waktu?

Friday, 6 December 2019

TAUHID



TAUHID adalah Ilmu yang agung dan mulia. Seorang muslim yang mampu melaksanakan Hak Allah dengan tidak menyekutukan sesuatu selain Allah, dan hanya Allah tempat bersandar, bergantung, dan meminta pertolongan. Tiada Tuhan Selain Allah.

Meniti titian kehidupan dengan jenjang yang dianugerahkan Allah taala, baik itu dengan ibadah, pendidikan, maqamat, hallikhwal, atau laduni yang semuanya merupakan anugerah Allah untuk setiap insan yang ingin mengenalNya.

TAUHID merupakan tempat disisi Allah ta'ala, dimana setiap muslim yang berada ditempat itu tidak memandang sebelah mata.Berlaku sunahtullah kehidupan dalam dirinya merupakan jalan mustahab.Dan menjadikan Allah maksud dan tujuan, menjadikan Allah Tuhan yang disembah dan meyakini hanya Allah yang mengatur seluruh alam semesta dan makhluk ciptaannya.

Setiap muslim yang mengenal Allah dengan prinsip Rabbaniyatul Hukum dan Rabbaniyatul I'lm Nya, dirinya dihadapan Allah selalu merasa tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Allah. Mati Maknawi, segala sesuatunya disandarkan hanya kepada Allah mulai dari struktur Qalbi, Sir, hingga Syaghaf dirinya dijadikan tempat persinggahan Allah semata. Dalam memandang hukum, dirinya tak taklif selalu berpandangan pada imam nya yaitu Al-Qur'an hingga Nabi Muhammad.Saw. Dan memiliki sanad yang kuat bersama para guru-gurunya yang telah memberikan ilmu padanya dan dicinta kasih sayang semata-mata karena Allah.

Teringat tausyiah Guru Sekumpul KH.Abdul Ghani Ra menyampaikan umat Rasulullah yang pernah ditemui beliau baik dalam waktu bermimpi maupun tersadar secara kasyaf ( dibukakan mata batin oleh Allah taala secara ghaib karena Allahu Alim Ghaib Wa Syahadat). Beliau menyampaikan keutamaan shalawat dan hendaknya memperbanyak membaca shalawat terhadap Baginda Rasulullah.Saw. Menteladani Rasulullah.Saw karena beliau suri teladan. Selanjutnya beliau sampaikan sifat 20 dan keutamaan Noor Muhammad. "Bahwa sosok Rasulullah.Saw  indah dan lembut lagi pengasih dan penyayang kepada umatnya. Sehingga beliau sangat perhatian terhadap umat muslim dan memandangnya penuh keindahan dan Arif Billah (Pemimpin bijaksana), ilmu yang disampaikan beliau rapi tertata baik, buktinya Al-Qur'an Wahyu Allahu ta'ala,"katanya.

Dapatkah disamakan antara mereka yang mengetahui dengan yang tidak mengetahui.Sesungguhnya yang dapat menyadari itu hanyalah orang-orang yang sempurna akal pikiran. (Az-Zumar 9)

Seseorang untuk dapat dekat dengan rasulullah diantaranya dengan cara bertaqwa kepada Allah dan selalu melaksanakan Hak Allah atas diri kita yaitu untuk menyembahNya dan menyaksikan Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad Utusan Allah. Dalam kehidupan melaksanakan hak Allah atas diri dan terus berupaya menjadi Hamba Allah Yang selalu Bertakwa dan Beriman.

Maka sesungguhnya hak Allah terhadap para hamba-Nya adalah agar menyembah-Nya dan tidak menyekutukan-Nya akan sesuatu.Sedangkan hak para hamba dari Allah ialah Dia tidak akan menyiksanya terhadap mereka yang tidak menyekutukannya akan sesuatu. (Buchary Muslim).

Nasrullah

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls