This is featured post 1 title
NoPicture
This is featured post 2 title
Suasana dalam Kabah Baitullah-Cinta Karena Allah
Tuesday, 21 May 2019
Monday, 20 May 2019
Malam Nuzulul Qur'an
*Sekedar Mengingatkan :*
*Tepat pukul 18.00 Wib usai 'adzan Magrib malam Rabu 17 Ramadhan esok, akan tibanya Malam Nuzululquran.*
*Rasullullah Saw Bersabda :*
*_"Barang Siapa Yang Memberitahukan Berita Malam Nuzululquran (Turunnya Alqur'an) kepada Yang Lain, maka Haram Api Neraka Baginya."_*
*Dan mari kita baca sebentar saja berdzikir/ mengingat*
*ﺍﻟﻠﻪ ... bismillah*
*Subhanallah,*
*Walhamdulillah, Wa laa ilaaHa ilallooHu, wAllooHu- Akbar, wa Laa haula wa Laa Quwwata Illaa BillaaHil - 'Aliyyil - 'Adziim”*
*Bila disebarkan, Anda akan membuat beribu - ribu manusia berzikir kepada Allah SWT Jalla Jalaa LuH*
*ﺁﻣﻴﻦﺁﻣﻴﻦ ﺁﻣﻴﻦ ﻳﺎ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ*
*Maaf... Jangan putus di Anda. Sebarkan kpd keluarga & Sahabat Muslimin Mukminin.*
*Syukron Jaziilan. ﺍﻟﻠﻪ Maha Besar...
*Tepat pukul 18.00 Wib usai 'adzan Magrib malam Rabu 17 Ramadhan esok, akan tibanya Malam Nuzululquran.*
*Rasullullah Saw Bersabda :*
*_"Barang Siapa Yang Memberitahukan Berita Malam Nuzululquran (Turunnya Alqur'an) kepada Yang Lain, maka Haram Api Neraka Baginya."_*
*Dan mari kita baca sebentar saja berdzikir/ mengingat*
*ﺍﻟﻠﻪ ... bismillah*
*Subhanallah,*
*Walhamdulillah, Wa laa ilaaHa ilallooHu, wAllooHu- Akbar, wa Laa haula wa Laa Quwwata Illaa BillaaHil - 'Aliyyil - 'Adziim”*
*Bila disebarkan, Anda akan membuat beribu - ribu manusia berzikir kepada Allah SWT Jalla Jalaa LuH*
*ﺁﻣﻴﻦﺁﻣﻴﻦ ﺁﻣﻴﻦ ﻳﺎ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ*
*Maaf... Jangan putus di Anda. Sebarkan kpd keluarga & Sahabat Muslimin Mukminin.*
*Syukron Jaziilan. ﺍﻟﻠﻪ Maha Besar...
Sunday, 19 May 2019
WAHAI RASULULLAH, MENGAPA ENGKAU MENANGIS ?
_______________________________________________________
Pada suatu hari Rasulullah saw ditemui oleh malaikat Jibril. Rasul bertanya “Ada apa wahai Jibril?”.
Jibril menjawab, “Wahai Muhammad, sesungguhnya hari ini Allah swt sedang mengobarkan nyala api Neraka dan seluruh malaikat amat ketakutan, mereka tidak tahu harus bagaimana,
Untung aku ingat bahwa engkau adalah sumber cinta dan sayang Allah swt kepala alam semesta. Dengan alasan itu aku kesini, bertabaruk dengan cinta Allah kepada dirimu".
Rasulullah saw terdiam beberapa saat. Kemudian bertanya lagi, “Wahai Jibril, ceritakan padaku bagaimanakah neraka itu sesungguhnya”.
Jibril menjawab “Wahai Muhammad, Neraka itu bagaikan lubang-lubang yang terdiri dari 7 tingkat. Jarak antara satu lubang dengan yang lain ialah perjalanan 70 tahun. Lubang yang palingbawah adalah yang paling panas".
Nabi saw meneruskan pertanyaannya, "Lalu siapakah penghuni lubang-lubang neraka itu wahai Jibril?”.
Jibril menjawab, “Lubang yang paling bawah diciptakan untuk orang orang munafik, lubang berikutnya untuk penyembah berhala, lalu untuk penyembah bintang dan matahari".
Jibril terus menerangkan penghuni tingkatan neraka hingga lubang yang ke 5 tempatnya umat Yahudi dan yang ke 6 dihuni oleh umat Nasrani.Setelah menjelaskan penghuni 6 tingkatan Neraka,Jibril diam cukup lama.
Rasulullah saw penasaran dan bertanya kembali, “Wahai Jibril, siapakah penghuni neraka yang ke 7?”. Jibril diam saja tidak menjawab.
Rasulullah saw mengulangi pertanyaannya, tapi Jibril tetap diam.
Rasulullah saw tambah penasaran dan mendesak jibril agar dijawab pernyaannya.
Akhirnya Jibril pun berkata, “Umatmu wahai Muhammad, mereka itu para pelaku dosa besar di kalangan umatmu yang dimana sampai mereka mati belum sempat bertaubat".
Mendengar jawaban Jibril, Rasulullah saw langsung jatuh pingsan. Jibril merangkulnya dan meletakkan tubuh baginda di atas pangkuannya.
Tak berapa lama Rasulullah saw sadar dan langsung menangis bersimbah air mata, dengan terisak-isak Rasulullah saw mempertegas pertanyaannya, “Wahai Jibril, apakah benar ada diantara umatku yg masuk neraka?”.
Jibril mejawab“Benar wahai Muhammad, pelaku dosa besar di antara umatmu yang belum bertaubat".
Setelah itu Rasulullah saw langsung menghadap kiblat dan sujud kepada Allah saw dalam isak tangisnya.
Sesekali dengan suara pelan beliau membisikkan kata-kata "Ummati ya Rabb, ummati, ummati, ummati.
Beliau saw tidak mengangkat kepalanya dalam keadaan seperti itu selamat 3 hari 3 malam kecuali setiap Bilal bin Rabah mengumandangkan adzan, barulah beliau bangkit untuk menjadi imam dan setelah itu kembali sujud lagi.
Pada hari ke 3, Abu Bakar ra menyadari hal ini, beliau mengetuk pintu Rasulullah saw dan mengucapkan salam 3 kali, namun tidak ada jawaban.
Abu Bakar ra sedih dan berseru di depanpintu Nabi saw, “ Apakah ada jalan untuk masuk kerumah Rasulullah”. Tetap tidak ada jawaban.
Lalu beliau menangis dan melangkah pulang
Di jalan beliau bertemu sahabat Umar ra, “Mengapa engkau menangis wahai Abu Bakar?”.
Abu Bakar ra menceritakan keadaan Rasulullah saw. Maka Umar ra pun melangkah menuju rumah Nabi saw dan terjadilah hal yang sama. Umar pun pulang dan menangis.
Di jalan beliau bertemu Salman Al Farisi ra. Dengan terisak-isak Umar ra bercerita kepada Salman ra hingga membuat dia amat sedih, namun dia tidak berani mengulangi hal yang sama.
Salman melangkah menuju rumah Fatimah ra dan menceritakan hal itu.
Setengah berlari Fatimah ra menuju rumah Ayahnya saw dan mengetuk pintu sambil mengucapkan salam.
Mendengar suara lembut putri tercinta, sejuklah dada Nabi saw. Rasullah saw bangkit dari sujud dan membuka pintu.
Alangkah terkejutnya Fatimah ra melihat beliau yang amat kurus dan pucat.
Fatimah memeluk beliau saw lalu menangis. “Wahai ayahanda, apa yang terjadi? mengapa engkau amat sedih seperti ini?”.
Rasulullah saw kembali menangis dan berkata dengan suara lirih, “Wahai Fatimah, belahan jiwaku, bagaimana mungkin aku tidak sedih sedangkan Jibril mengatakan akan ada kelak umatku yang akan ada kelak umatku yang akan masuk neraka"
_________________________________
Wahai sobat. . . .
Cinta Nabi Muhammad SAW begitu besar kepada kita
Apakah cinta beliau akan terbalaskan...
Atau hanya akan menjadi cinta bertepuk sebelah tangan ?
اللهم صل على سيدنامحمدن الفاتح لما أغلق والخاتم لماسبق ناصرالحق بالحق والهادى إلى صراطك المستقيم وعلى آله حق قدره ومقداره العظيم
Wednesday, 15 May 2019
Warga Sambut Ramadhan Dengan Gembira
RANTAU,- Sejak masuknya hari pertama bulan Ramadhan 1440 Hijriyah, umat muslim di kota Rantau Tapin menyambutnya dengan penuh kegembiraan dengan memperbanyak ibadah. Disamping mereka puasa di siang harinya, malam harinya digunakan untuk Sholat, Dzikir, Shalawat, dan Tadarus Alquran.
Suasana di bulan Ramadhan memang berbeda dibandingkan bulan-bulan biasanya.Tradisi daerah ini, hampir di seluruh Masjid dan Surau Musholah terdengar lantunan ayat suci Alquran berkumandang setelah mereka menunaikan ibadah sholat Tarawih. Secara bergantian mereka membaca ayat suci Alquran sampai khatam. Menurut mereka kegiatan tadarusan dianjurkan karena di bulan Ramadhan inilah Alquran diturunkan.
Sebagaimana dikatakan Ketua MUI Kabupaten Tapin, Drs.HM.Hamdani bahwa bulan Ramadhan itu bulan mulia yang didalamnya memiliki banyak keutamaan.”Untuk itu setiap muslimin menyambut bulan Ramadhan ini dengan penuh kegembiraan.Karena dibulan inilah setiap amal perbuatan seseorang pahalanya besar berlipat-lipat ganda yang nilainya sama dengan beribu-ribu bulan,”katanya.
Sebagaimana dikatakan Rasulullah.Saw bahwa, “Rajab itu merupakan bulannya Allah, Syaban Bulan Ku, dan Ramadhan bulan umatKu. Itulah bulan-bulan yang dimuliakan Allah yang didalamnya terdapat banyak keutamaan,”katanya.
Bulan Ramadhan merupakan bulan istimewa dibandingkan bulan-bulan lainnya, bulan orang-orang berpuasa wajib, sholat, membaca al-qur’an, zikir, dan ibadah sunah lainnya. Di bulan Ramadhan nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amal di terima dan doa-doa di ijabah. Bermohon seraya berharap kepada Allah agar membimbing kita untuk melakukan ibadah puasa dan membaca kitab suci lagi banyak ingat kepada Allah, hingga Allah mengampuni kita. “Dalam bulan Ramadhan terdapat satu malam yang nilainya pada malam itu orang beribadah sama dengan seribu bulan,”katanya.
Reporter NASRULLAH
Thursday, 9 May 2019
Anak-anak Meriahkan Ramadhan Dengan Bergarakan Sahur
Keterangan foto: Anak-anak belasan tahun menjalankan tradisi keliling kampung bangunkan sahur warga.
Sumber foto: NASRULLAH
RANTAU,- Salah satu tradisi di bulan Ramadhan seperti yang dilakukan anak-anak belasan tahun keliling kampung untuk membangunkan sahur warga kota Rantau Kabupaten Tapin masih berjalan.Kamis (9/5)
Sekelompok anak-anak berjalan mulai pukul 02:30 wita bermodal ember sebagai gendang dan peralatan lainnya berkeliling sambil berteriak,”Sahur... sahur...sahur... Ibu-ibu, Bapak-bapak Sahur..sahur…”.
Diantara mereka tak hanya berteriak sahur saja, terkadang diselingi kumandang Shalawat Nabi Muhammad.Saw untuk membangunkan warga di jalan pahlawan desa Mandarahan Kecamatan Tapin Utara untuk mengajak warga menunaikan ibadah puasa ramadhan.Demikian pula di Desa Perintis Raya.
“Arak-arakan anak-anak belasan tahun ini tentunya menyemarakan suasana bulan Ramadhan, ditengah mereka kebetulan sedang masa liburan sekolah selama satu bulan di bulan Ramadhan.Sehingga mereka berkumpul bersama-sama di langgar musholah untuk selanjutnya pukul 02:30 wita mereka bergerak keliling membangunkan sahur warga,”kata Jumiati.
Ini sudah menjadi tradisi daerah kita selama di bulan Ramadhan, orang daerah sini menyebutnya dengan bergarakan sahur yang artinya membangunkan sahur. “Kalau dulu mereka membangunkan sahur dengan dawuh atau bedug beserta gerobaknya dan era sekarang mereka gunakan ember sebagai peralatan gendangnya.Dan semua ini tentunya membuat meriah suasana di bulan Ramadhan hingga masyarakat terbantu untuk menunaikan ibadah puasa esok hari,”pungkasnya.
Reporter NASRULLAH
Monday, 6 May 2019
WIRID PENINGGALAN ABAH GURU SEKUMPUL
"Beberapa Wirid dan Amalan yang langsung dari Abah Guru Sekumpul (Syaikhona KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari).
1. Kata Abah Guru Sekumpul. Apabila membaca Do'a ini Insya Allah dipeliharakan diri dan terpelihara dari segala yang jahat dan segala masalah mudah diatasi.
Bacaannya....
اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ وَمِنْكَ الْفَرْجُ وَ اِلَيْكَ الْمُشْتَكَي وَ بِكَ الْمُسْتَعَان
"Allahumma Lakal Hamdu Waminkal Farju Wa ilaykal Musytaka Wabikal Musta'an".
Dibaca 33x Pagi dan Sore
2. Kata Abah Guru Sekumpul. Wirid sesudah Shalat Shubuh yang Fadhilatnya adalah untuk mudah Hafal,kuat ingatan dan terang Hati(Dipeliharakan Diri dan Harta)."
Bacaannya Adalah....
×يَا قَيُّوْم فَلَا يَفُوُتُ شَيْءٌ مِنْ عِلْمِهِ وَلَايَئُودُهُ --> ٢٧
"Yaa Qoyyum Falaa Yafuwtu Syai'un Min 'Ilmihi Walaa Ya'uduh" ---> Dibaca 27x Apabila beserta orang banyak. Dan apabila membacanya sendirian cukup 16x saja.
3. Kata Abah Guru Sekumpul. Wirid Sesudah Shalat Shubuh yang Fhadilatnya adalah supaya dapat manfaat yang tidak terhitung banyaknya Didunia dan Akhirat. Tercapai urusan Dunia dan Akhirat.
Bacaannya Adalah....
يَا مُبْدِءَ الْبَدَا ءِـعِ لَمْ يَبْغِ فِيْ اِنْشَا ءِـهَا عَوْنًا مِنْ خَلْقِهٖ ---> ٩٩×
"Yaa Mubdi_al Badaa_i'i Lam Yabghi Fiy Insyaa_ihaa 'Aunan Min Kholqih"---> Dibaca 99x.
4. Kata Abah Guru Sekumpul. Amalan untuk Isteri kita yang mana sering keguguran. Jadi supaya tidak keguguran lagi suruh Isteri kita Membaca....
يَا مُبْدِيْ ---> ×٢٩
"Yaa Mubdiy"---> Dibaca Sebanyak 29x Sehari Semalam.
Dan Jika Dibaca 1000x Sehari Semalam Maka Fadhilatnya adalah untuk menghilangkan bingung. Bingung dalam memilih.
5. Kata Abah Guru Sekumpul. Barang siapa yang melazimi membaca Do'a ini Insya Allah Bertemu Rasulullah SAW Dalam Keadaan Yaqozatan atau Mimpi.
Bacaannya.....
يَا النُّوْر يَا مُدَبِّرَ الْاُمُوْر
"Yannuur Yaa Mudabbiral Umur"--->Dibaca 100x Sebelum tidur setiap malam.
6. Kata Abah Guru Sekumpul. Amalkan Shalawat Qotadah yang Fadhilatnya Insya Allah Mata kita selalu terang sampai Akhir Umur dan Tidak terkena penyakit Mata.
Bacaannya....
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰي مَنْ عَلٰي كَفَّيْهِ عَيْنُ قَتَادَةَ ---> ×١٠
"Allahumma Sholli 'Alaa Man 'Alaa Kaffayhi 'Ainu Qotaadah".
Dibaca 10x Setiap Pagi.
Caranya Angkat kedua ibu jari hanya kedua ibu jari didepan Mulut sambil membaca Shalawat itu. Setelah dibaca 10x Maka tiupkan di kedua ibu jari tadi kemudian kedua ibu jari tadi usapkan kedua Mata.
Inilah beberapa Amalan dan Wirid yang langsung dari Abah Guru Di Sekumpul.
Dan Beliau berpesan jangan ditinggal Wirid sesudah Shalat Shubuh itu kalau kita tidak dalam keadaan Sakit.
Mudah-mudahan kita bisa Mengamalkannya...
Mudah mudahan kita semua diampuni Dosa Dzohir Bathin seumur hidup,Qobul segala Hajat selamat Dunia Akhirat,Husnul Khatimah 'Indal Maut,Masuk Surga Bighoiri Hisaab,terkumpul didalam Surga Bersama Rasulullah SAW,Para Waliyullah dan Orang-orang Sholeh...
Berkat Rasulullah SAW
Berkat Datu Kalampayan
Berkat Guru Bangil
Berkat Guru Semman Mulya
Wabil Khusus Berkat Abah Guru Sekumpul. Aamiin Ya Allah... Al-fatihah...
Syaikhona KH. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani Al Banjari. (Abah Guru Sekumpul).
Saturday, 4 May 2019
Marhaban Ya Ramadhan.
Alhamdulillah segala puji bagi Allah yang telah menemukan kami dengan bulan mulia yang didalamnya memiliki banyak keutamaan. Bulan Ramadhan adalah bulan umat Rasulullah yang mewajibkan seluruh umat muslim untuk berpuasa (menahan haus dan lapar) dan malam harinya beribadah memohon maghfirah Allahu ta’ala.
Yaa Allah shalawat dan salam semoga selalu tercurah atas Baginda Rasulullah.Saw yang kami cinta kasih dan sayang semata-mata karena Allah.
Yaa Allah bentangilah maghfirah ampunanMu pada diri kami dan terimalah tobat kami. Yaa Allah bentangilah curahan asuhan cinta kasih dan sayangMu selalu pada diri kami, lindungilah diri kami dari kebencian hingga kemurkaanMu. Yaa Allah anugerahilah kami Taufik hidayah dan InayahMu pada diri kami di bulan Ramadhan ini untuk dapat melaksanakan kewajibanMu menunaikan ibadah puasa sebulan penuh, serta ingat PadaMu dan melaksanakan HakMu pada diri kami Bahwa Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad Utusan Allah. Tolonglah kami yang tiada daya dan upaya ini melainkan hanya dengan pertolongan Mu. Illahi Anta Maksudi Wa Ridhoka Matlubi Attini Mahabahtaka wa Marifataka.
Subscribe to:
Posts (Atom)



