This is featured post 1 title
NoPicture
This is featured post 2 title
Suasana dalam Kabah Baitullah-Cinta Karena Allah
Tuesday, 12 March 2019
Guru Sekumpul Yang Kami Cinta Kasih Sayang Karena Allah
Alhamdulillah, Terima Kasih Guru kerinduan kami terobati berkat duduk dalam majelis il'm yang kini dipimpin Muhammad Amin Badali didampingi Ahmad Hafi Badali pada Haulan ke-14 yang padat di hadiri jutaan umat muslim. Tepat di bulan Rajab, kendati hanya duduk di jalan sungguh nikmat Alhamdulillah merdu terdengar lantunan syair yang dikumandangkan.
Seiring itu pula Ikhwal seakan diakhirat sontak kami takut (khauf) pada Allah. Instrospeksi diri di bulan Rajab ini, Yaa Allah kami takut sekali padaMu dan sesali diri atas khilaf dan lalai di diri. Tobat Yaa Allah Yaa Ghafurahim Yaa Rahman Rahim.
Yaa Allah beri petunjuk Hidayah dan Inayahmu pada diri kami, jadikanlah diri kami tempat persinggahan Mu selalu bahwa Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad Utusan Allah. Tiada yang lebih kami cinta selain Allah dan Rasulullah yang kami cinta kasih sayang karena Allah.
Sunday, 10 March 2019
Menyerah Pada Rabbaniyatul Hukum Allah Dengan Prinsip Rabbaniyatul Ilmu
Subhanallah majelis il'm mu Abah Guru Sekumpul sungguh barokah. Masya Allah berkah sholat, untaian tasbih dan shalawat hingga puasa di bulan Rajab sangat terasa dan berguna bagi para jamaah yang cinta kasih dan sayang semata-mata karena Allah.
Mereka setelah terkena macet dijalan dapat istirahat di rest area Abah guru sekumpul kendati peluh keringat di tubuh. Alhamdulillah Yaa Allah semoga engkau dekatkan Abah Guru sekumpul yang kami cinta kasih dan sayang karena Allah selalu dekat dengan Rasulullah.Saw.
Yaa Allah bentangilah curahan asuhan cinta kasih dan sayang Mu kepada diri kami, orang tua kami, anak istri kami, yang ada disekitar kami, guru-guru kami, dan para pemimpin kami yang kami cinta kasih dan sayang semata-mata karena Allah. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad Utusan Allah, tiada yang lebih kami cinta kasih dan sayang karena Allah selain Allah dan Rasulullah.Saw. Yaa Allah engkaulah maksud kami ridhomu lah tujuan hidup kami. Yaa Allah bentangilah maghfirah mu pada diri kami dan hamba menyerah pada rabbaniyatul hukum Mu dengan prinsip rabbaniyatul il'm yang engkau anugerah kan pada diri kami. Yaa Allah tolonglah hamba mu dengan hidayah dan inayah Mu dapat melaksanakan Hak Mu atas diri kami.
Yaa Allah Yaa Hayyu Yaa Qayum Birahmatika Astagitsu lindungilah dan naungilah kami Yaa Allah yang saling mencintai dan menyayangi semata-mata karena Allah. yaa Allah Bimbinglah kami disisa hidup kami.
Thursday, 7 March 2019
Bulan Rajab Bulannya Allah, Syaban Bulan Rasulullah, Ramadhan Bulan Umat Rasulullah
RANTAU.BM,- Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam) kita sudah memasuki bulan Rajab.Mulai dari sekarang kita persiapkan kualitas amal ibadah kita kepada Allah.SWT melalui segala kebaikan yang dianjurkan Rasulullah.SAW dan menjauhi segala apa yang dilarang Beliau.
Ketahuilah, segala amal ibadah yang kita lakukan adalah semata-mata anugerah dari Allahu ta'ala guna mengasah kualitas Keimanan dan tingkat Ketaqwaan kita kepada Allah.
“Jika kamu bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah memberi kepadamu pengertian untuk membedakan antara yang baik dengan yang buruk, dan menutupi kesalahan - kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosa mu dan Allah Maha Besar Karunia Nya”. (Al-Anfaal 29).
Alhamdulillah, selagi kita masih diberi kesempatan menjalani sisa hidup di dunia yang sementara dan kebaikan serta Rahmat dan Hidayah dari Allah. Kesempatan di bulan Rajab inilah bersiap merasakan halikhwal Allah pada keutamaan bulan-bulan yang dimuliakan Allah, dari mulai bulan Rajab, Syaban, dan Ramadhan.
Sebagaimana Rasulullah Saw menyatakan Rajab bulannya Allah, Syaban Bulan Rasulullah, dan Ramadhan bulan umatku.
Teringat pesan tausyiah Abah Guru Sekumpul, “Kita selaku umat Rasulullah Nabi Muhammad.Saw hendaknya memuliakan bulan Rajab, "katanya.
Barang siapa yang memuliakan Bulan Rajab niscaya Allah akan memuliakan kamu dengan seribu kemuliaan di akhirat. Selain itu diampunkan dosa orang-orang yang meminta maghfirah ampunan Allah dengan meniti maqamat Tobat kepada Nya.
Barang siapa yang memuliakan Bulan Rajab niscaya Allah akan memuliakan kamu dengan seribu kemuliaan di akhirat. Selain itu diampunkan dosa orang-orang yang meminta maghfirah ampunan Allah dengan meniti maqamat Tobat kepada Nya.
Yaa Allah semoga engkau anugerah kan pada kami maghfirah ampunan mu atas segala kesalahan karena kejahilan, kekhilafan, dan kelalaian kami terhadap Mu. Bentangilah curahan asuhan cinta, kasih, dan sayang Mu terhadap diri kami. Bimbinglah diri kami dengan petunjuk hidayah dan Inayah Mu. Permudahkan lah hidup kami selama di dunia hingga akhirat nanti. Amin.
27 Rajab,
Peringatan Isra Mir’aj Nabi Muhammad.SAW patut kita percaya selaku umat muslim. Wajib bagi tiap orang-orang yang berakal mengitikad serta meyakini dengan hati dengan seyakin-yakin-nya bahwa Rasulullah.SAW berjumpa langsung dengan Allah.SWT dalam satu malam, dimulai dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga mengunjungi langit singasana Allah.SWT, dan barang siapa tidak mempercayai Isra Mir’aj maka dirinya tak mempercayai keutamaan Ayat Suci Al-Qur’an yang didalamnya memberikan pedoman hidup bagi manusia di dunia.
“Maha Suci Allah yang menjalankan HambaNya pada suatu malam dari Masjidil Haram di Mekkah hingga ke Masjidil Aqsa di Palestina”.
“Maha Suci Allah yang menjalankan HambaNya pada suatu malam dari Masjidil Haram di Mekkah hingga ke Masjidil Aqsa di Palestina”.
Nabi Muhammad.SAW di Isra dan Mir’aj oleh Allah pada sebagian malam. Kenapa dipilih waktu malam, karena malam lebih utama dibandingkan siang. Terjadi pada diri Rasulullah pada waktu malam yaitu terbelahnya bulan, dimana mendekati hari kiamat bulan sudah terbelah. Pada waktu malam itu juga terjadi Abu Jahal beserta kafir lainnya yang tak mempercayai Nabi.SAW saling beradu argumentasi antara kalangan umat yang tak percaya dan umat muslim Nabi Muhammad.SAW.
Karena itu pula Nabi menjadikan malam terutama seperempat malamnya sebagai waktu tafakur untuk bertaqarub atau mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Karena pada waktu malam Allah menganugerahkan Maghfirah berupa ampunannya kepada orang-orang yang melakukan tobat.
Hadist Buchary Muslim:
Abu Musa Al-Asj’ary r..a: berkata: Bersabda Nabi Muhammad.SAW: Sesungguhnya Allah membentangkan tangan rahmatNya pada waktu malam supaya bertobat orang yang telah melanggar pada siang hari, juga mengulurkan tangan kemurahanNya pada waktu siang, supaya bertobat orang yang berdosa pada waktu malam. Keadaan itu tetap terus hingga matahari terbit dari barat. (Muslim)
Karena itu pula Nabi menjadikan malam terutama seperempat malamnya sebagai waktu tafakur untuk bertaqarub atau mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Karena pada waktu malam Allah menganugerahkan Maghfirah berupa ampunannya kepada orang-orang yang melakukan tobat.
Hadist Buchary Muslim:
Abu Musa Al-Asj’ary r..a: berkata: Bersabda Nabi Muhammad.SAW: Sesungguhnya Allah membentangkan tangan rahmatNya pada waktu malam supaya bertobat orang yang telah melanggar pada siang hari, juga mengulurkan tangan kemurahanNya pada waktu siang, supaya bertobat orang yang berdosa pada waktu malam. Keadaan itu tetap terus hingga matahari terbit dari barat. (Muslim)
Pada waktu malam perjalanan Isra Mir’aj Nabi Muhammad.SAW, mendapatkan perintah Allah kepada Umat Nabi Muhammad.SAW untuk melakukan Sembahyang Lima Waktu. Dimana pada waktu itu diperjuangkan Rasulullah untuk umat beliau berupa keringanan ibadah sembahyang dari jumlahnya tadinya puluhan kali, berkat beliau sembahyang dilakukan 5 kali sehari. Subhanallah.
Keutamaan Ibadah Sembahyang.
Firman Allah: Sesungguhnya sembahyang itu mencegah dari semua kekejian dan mungkar. (Al-Ankabut 45).
Hadist Buchary Muslim:
Abu Hurairah R.a. Berkata: Saya telah mendengar Rasulullah.SAW. Bersabda:Bagaimanakah pendapat kamu kalau sebuah sungai di muka pintu salah satu kamu, dan ia mandi daripadanya tiap hari lima kali, apakah masih ada tertinggal kotorannya? Jawab Sahabat: Tidak. Maka demikianlah sembahyang lima waktu, Allah menghapus dengannya dosa-dosa. (Buchary, Muslim)
Djabir R.a berkata: Rasulullah.SAW. Bersabda:Perumpamaan sembahyang lima waktu itu bagaikan sungai yang penuh air mengalir di muka pintu salah satu kamu, maka ia mandi daripadanya tiap hari lima kali. (Muslim)
Nasrullah
Wednesday, 6 March 2019
Pasal KEUTAMAAN Menangis Karena Takut Kepada Allah dan Rindu Kepada Allah.
Oleh Nasrullah
Firman Allah Al-Qur’an: Dan sujudlah mereka sambil menangis, dan bertambah khusyu. (Isra 109)
Firman Allah Al-Qur’an: Apakah karena keterangan ini kamu heran, lalu tertawa dan tidak menangis ? (An Naz’m 59-60)
Abu Hurairah R.A berkata: Bersabda Rasulullah SAW: Tidak akan masuk ke dalam neraka seorang yang pernah menangis karena takut kepada Allah, hingga dapat kembali air susu ke dalam tetek. Dan tidak akan berkumpul debu dalam jihad fisabilillah dengan asap neraka jahanam. (Artamidzy)
Ibn Mas’ud RA berkata: Rasulullah SAW bersabda kepadaku: Bacakan kepadaku Al-Qur’an. Saya berkata: Ya Rasulullah, bagaimana saya akan membacakan kepadamu, padahal kepadamulah Qur’an telah diturunkan. Bersabda Nabi:Aku suka mendengar dari lain orang. Maka saya baca surat Annisa hingga ayat: Fakaifa Idza Ji’na Min Kulli Ummatin Bisyahidin, wa ji’na bika ala haa’ulla’i syahida. (Bagaimanakah bila Kami telah mendatangkan kau sebagai saksi atas semua mereka itu). Bersabda Nabi:Cukuplah, Ibnu Mas’ud berkata:Maka saya menoleh kepadanya, tiba-tiba kedua mata Nabi berlinang-linang air mata. (Buchary, Muslim)
Allahumma Sholialla Sayidina Muhammadin Wa Alaihi Wasalim, Yaa Allah Yaa Hayuu Yaa Qayum Birahmatika Astagitsu. Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah Tuhan Seru Sekalian Alam) Terima Kasih Yaa Allah atas bentangan curahan asuhan kasih sayangMu berupa rahmat kepada kami di sini malam tadi dalam bentuk cucuran air mata yang menangis takut dan rindu kepada Allah seraya berzikir, bershalawat, sujud, dan sholat tahajud malam tadi. Yaa Allah satukanlah khauf kami terhadapMu dengan bentangan curahan rahmat kasih sayangMu selalu. Yaa Allah Engkaulah Maksud Kami dan RidhoMulah tujuan hidup kami.
Shalawat dan Salam semoga selalu tercurah kepada Nabi Muhammad.SAW beserta seluruh keluarga para sahabat beliau yang kami Cinta Kasih Sayang semata-mata karena Allah dan pengikut beliau hingga akhir zaman nanti. Ampunilah kami dan bentangilah MaghfirahMu kepada kami yang berdosa dan jahil ini. Yaa Allah, ampunillah kesalahan orang tua (ibu Bapak Kami). Yaa Allah berilah kami yang rindu terhadapMu berupa Taufik Hidayah dan InayahMu untuk terus selalu melaksanakan hakMu atas diriku secara ikhlash semata-mata karena Allah. Sesungguhnya tiada daya dan upaya diri kami untuk melaksanakan hak Allah melainkan atas pertolongan Allah.SWT.
Monday, 4 March 2019
Bangun WC Portabel yang bisa dipindah-pindah
Keterangan Foto :Bekerja bangun WC portabel untuk jamaah haulan
Sumber foto : Istimewa
RANTAU,-Tim TRC,Satgas PUSDALOPS-PB melakukan pembangunan WC umum Portabel di daerah Binuang.Senin (4/3). Pembangunan WC portabel ini guna untuk para jemaah Haul Abah Guru sekumpul ke 14 pada 9-11 Maret 2019.
Sufian Anggota BPBD Tapin mengatakan WC portabel yang kita kerjakan hari ini berjumlah 9 buah, sementara 1 buahnya rusak. “Pembangunan WC ini menjelang haulan Abah Guru sekumpul dengan tujuan membantu jamaah haulan nanti, mengingat WC di SPBU Binuang itu tidak mencukupi sehingga ditambah lah WC ini, dan setelah haulan selesai WC itu bisa kita bongkar lagi,”katanya kepada Badalmaya.
Tujuan pembangunan WC portabel ini kita sekedar membantu saja dengan harapan berguna sehingga jamaah haulan terlayani dengan baik. Selain itu ini kan acara haul Abah guru sekumpul tentu berkah dan manfaat nya banyak.
Apa itu WC portabel ? Menurut catatan Wikipedia, Pada mulanya, Toilet portable dikembangkan dan dipantentkan pertama kali di Amerika Serikat tahun 1950-an oleh Harvey Heather pendiri perusahaan JW dan toilet portable pada jaman itu disebut "Kotak Kuat". Lalu pada tahun 1960-an, toilet portable kedua dipatentkan oleh George Harding, yang merupakan salah satu pendiri dari PolyJohn Corporation den. Dan kini WC tersebut mulai dikembangkan di Indonesia.
Lalu apa yang membedakan antara toilet portable dengan toilet biasa ialah "bentuknya" , kalau toilet biasa itu berbentuk ruangan yang disekat dengan tembok, sedangkan toilet portable sesuai dengan namanya "portable" yaitu bentuknya yang ramping dan mudah dipindah-pindahkan.
Umumnya toilet portable terbuat dari material fiberglass dan hdpe jadi memiliki berat yang ringan sehingga dapat diangkat dan diletakan dimana saja dengan mudah.
Karena kemudahan dalam proses pemindahannya, toilet portable saat ini telah banyak digunakan di Proyek-proyek pembangunan, event-event, wisata alam, tempat rekreasi, ataupun tempat lainnya yang belum tersedia fasilitas toilet.
Fasilitas yang ada pada toilet portable juga cukup lengkap seperti kran air, bak air, gantungan baju, kunci pintu, lampu, stop kontak lampu, jet spray serta closet duduk maupun jongkok.
Desain yang menarik serta fasilitas yang cukup lengkap menjadikan toilet portable semakin banyak diminati. Terlebih ToiletToilet Portable ini juga dilengkapi toren air dan septic tank sebagai perlengkapan standarnya. Toren air tepat terletak di bagian atas yang menyatu dengan langit-langit toilet sedangkan septic tanknya berada tepat dibagian bawah closet, jadi limbah domestik yang masuk melalui closet akan mengalir kebagian bawah toilet.
Sunday, 3 March 2019
Warga Liang Sawa Siapkan Rest Area Jamaah Haul Abah Guru Sekumpul
RANTAU,-Warga Desa Liang Sawa Bitahan Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin seputar kawasan Masjid Baitul Mardiah yang terletak tepat dipinggir jalan nasional sepanjang jalan Akhmad Yani lintasan Banua Enam-Banjarmasin terlihat sudah melakukan persiapan akan menjamu para jamaah Abah Guru Sekumpul pada tanggal 9-11 Maret 2019 nanti.
Amat Ketua RT.10 Desa Liang Sawa Bitahan mengatakan warga bersama panitia masjid Baitul Mardiah telah melakukan persiapan diantaranya menghias jalan di seputar masjid dengan memasang bendera dan spanduk tulisan selamat melaksanakan ibadah haulan guru sekumpul.Selain itu juga mempersiapkan warung gratis bagi para jamaah haulan guru yang mampir disini baik sebelum maupun sesudah haulan dilaksanakan selama tiga hari.(Rest Area Jamaah Haul)
“Di warung ini, para jamaah akan disajikan hidangan lokal baik makanan dan minuman tanpa harus mengeluarkan uang alias gratis,”katanya.
Menurut Amat, Daerah lain sepanjang jalan Akhmad Yani di daerah Tapin juga sudah bersiap seperti Binderang dan Lokpaikat.Mereka sudah menghias kawasannya sebagai Rest Area Jamaah sebagaimana Liang Sawa Bitahan ini. Karena kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tiap tahunnya pada bulan Rajab seiring Haulan Guru Sekumpul Martapura. Tahun lalu kita menampung puluhan buah bus dari Samarinda yang mengangkut jamaah dari sana dalam perjalanan nya dan bermalam di masjid Baitul Mardiah ini. Seperti biasa menyambut tamu ini salah satu perbuatan mulia sunah rasulullah diantara nya dengan menyajikan hidangan makanan dan minuman untuk para jamaah haulan.
Haulan tahun ini panitia masjid berkumpul dengan warga untuk mempersiapkan konsumsi. Sebagaimana Acil Aluh Pedagang Ketupat didampingi masjid ini bahwa panitia sudah menyiapkan satu ekor sapi untuk disembelih lalu dimasak khusus haulan tadi.Selain itu juga sudah memesan ribuan roti, berkarung-karung beras untuk ditanam jadi nasi, berdus-dus minuman aqua gelas.
“Pada hari H pelaksanaan kami tak berdagang, karena ikut partisipasi dalam pengawahan masakan di acara haulan tepat dibelakang masjid khusus untuk memirik lombok dijadikan sambal yang nanti disajikan bagi para tamu jamaah haulan,”katanya.
Reporter :Nasrullah
Friday, 15 February 2019
Hulu Sungai Selatan Bershalawat Dalam Formasi Bintang
Puluhan ribu jamaah yang hadir dan cinta
Rasulullah karena Allah diantaranya mengibarkan bendera dan berbagai atribut khas
terikat di kopiah menyambut Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf dari Solo.
Jamaah terdiri dari anak-anak, remaja, dan dewasa duduk berampar lapik tikar hingga berdiri di lapangan sampai di jalan, jembatan, taman dan perkantoran untuk menghayati bacaan shalawat. Bahkan ada diantaranya yang meneteskan air mata di lokasi tanda mendapatkan sasaran rahmat Allahu ta’ala.
Jamaah terdiri dari anak-anak, remaja, dan dewasa duduk berampar lapik tikar hingga berdiri di lapangan sampai di jalan, jembatan, taman dan perkantoran untuk menghayati bacaan shalawat. Bahkan ada diantaranya yang meneteskan air mata di lokasi tanda mendapatkan sasaran rahmat Allahu ta’ala.
Hulu Sungai Selatan
bershalawat juga dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan Kalsel H.Akhmad Fikry beserta Istri, Wakil Bupati
H.Syamsuri Arsyad beserta Istri, Ketua DPRD HSS Akhmad Fahmi beserta Istri.
Selain itu, juga
dihadiri Ketua MUI HSS KH.Muhammad Ridwan atau yang akrab disapa Guru Kapuh Kandangan, juga Pimpinan Ponpes Dalam Pagar Kandangan KH.Akhmad
Syairazi, dan Para Habaib serta
Alim Ulama se-Kalsel.
Habib Syech Bin Abdul
Assegaf diawal acara menyapa seluruh jamaah yang hadir dimana beliau menyatakan dirinya
yakin seluruh jamaah yang hadir disini karena rindu dengan Rasulullah.SAW yang kita cinta,
kasih, dan sayang semata-mata karena Allahu ta’ala. “Untuk itu mari kita sama-sama meluapkan hallikhwal
rindu kita terhadap Rasul melalui lantunan shalawat yang kita baca bersama-sama pada
malam hari ini dengan harapan sampai terhadap beliau dan mendapatkan syafaat dari beliau di dunia dan akhirat hingga ridho allah,
“katanya diamini puluhan ribu jamaah yang hadir.
Selanjutnya, beliau
juga mengapresiasi Bupati Hulu Sungai Selatan yang mampu menghidupkan kecintaan shalawat di
tengah-tengah umat. Selain itu beliau berdoa semoga Bupati mendapatkan kekuatan dan hidayah
dalam memangku kepemimpinan menjadi Bupati hingga dapat melaksanakan tugas
tanggung jawab untuk memegang amanah mengwujudkan Hulu Sungai Selatan Sejahtera dan
terlindungi dari bahaya. Secara arif, tidak hanya Bupati saja menjadi sasaran doa beliau ternyata para
jamaah yang hadir disini pulang dari majelis ini mendapatkan limpahan rezeki yang luas,
maghfirah Allahu ta’ala.
Bupati Hulu Sungai
Selatan, H.Akhmad Fikry sangat bersyukur kehadiran tokoh agama yang
dicintai masyarakat
Hulu Sungai Selatan hingga menjadi obat rindu kami yang ada disini. “Terima kasih kepada Guru
Syairazi yang telah membawa Habib Syech Bin Abdul Qadir ke Kandangan pada malam hari ini, “katanya. Nasrull apahabar.com
Subscribe to:
Posts (Atom)







